By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Tidak Peduli dengan Orang Lain Merupakan Antisosial?
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Tidak Peduli dengan Orang Lain Merupakan Antisosial?

Nisrina
Last updated: 2023/10/16 at 9:29 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Credit: Introvertdear
SHARE

Pernahkah Anda melihat seseorang yang tampak enggan untuk bersosialisasi dengan orang lain? Orang-orang dengan karakteristik seperti ini seringkali disebut sebagai “ansos” atau antisosial. Namun, sayangnya, istilah “ansos” dalam masyarakat seringkali memiliki makna yang berubah-ubah. Dalam banyak konteks, istilah “ansos” yang sering kita dengar tidak selalu merujuk pada gangguan perilaku antisosial.

Contents
Begitu Kompleks, Buka Cuma Enggan BergaulDari Genetik sampai Lingkungan

Saat ini, istilah “ansos” sering digunakan untuk menggambarkan individu yang lebih suka menjalani kehidupan yang lebih soliter, memiliki sedikit teman, atau mungkin kurang aktif dalam pergaulan sosial. Penting untuk diingat bahwa gangguan perilaku antisosial jauh lebih kompleks daripada sekadar kurang bersosialisasi.

Lalu, bagaimana gejala sebenarnya dari gangguan perilaku antisosial? Apakah ketidakpedulian terhadap perasaan orang lain bisa menjadi tanda-tanda gangguan ini?

Begitu Kompleks, Buka Cuma Enggan Bergaul

Antisosial merupakan gangguan kepribadian ketika terjadinya penyimpangan perilaku dari norma-norma. Kondisi ini terus dilakukan pengidapnya dari waktu ke waktu dan mengarah pada perbuatan yang berpotensi membahayakan dirinya ataupun orang lain.

Pengidap gangguan kepribadian tak peduli akan perasaan orang lain, dan mengacuhkan perilaku yang benar dan tidak benar. Tak cuma itu saja, mereka yang mengalami gangguan ini umumnya tak memiliki rasa empati dan cenderung memanipulasi orang-orang di sekitarnya. Itulah sebabnya gangguan kepribadian antisosial sering kali dikaitkan dengan psikopat atau sosiopat.

Nah, berikut beberapa gejala gangguan kepribadian antisosial yang bisa muncul pada pengidapnya.

  • Mengeksploitasi, memanipulasi, atau melanggar hak orang lain.
  • Kurang perhatian atau penyesalan tentang kesusahan orang lain
  • Berperilaku tidak bertanggung jawab dan menunjukkan pengabaian terhadap perilaku sosial yang normal.
  • Mengalami kesulitan mempertahankan hubungan jangka panjang
  • Tidak bisa mengendalikan amarah mereka
  • Sulit menerima perasaan bersalah atau tidak belajar dari kesalahan mereka.
  • Menyalahkan orang lain atas masalah dalam hidup mereka
  • Berulang kali melanggar hukum.
  • Menunjukkan perilaku mengganggu atau agresif.
  • Tidak mawas diri.
  • Merasa hebat dari orang lain.

Nah, tak sesederhana “ansos” yang sering kali kita dengar, bukan? Singkat kata, gangguan kepribadian antisosial begitu kompleks, bukan cuma menyoal enggan bergaul atau suka menyendiri saja. Boleh dibilang “ansos” yang sering kita dengar lebih berkaitan dengan kepribadian “introvert”.

Introvert lebih mengenai cara seseorang merespon stimulasi, termasuk stimulasi sosial. Bila ekstrovert benar-benar mengharapkan banyak sekali stimulasi, sedangkan introvert justru sebaliknya. Mereka merasa paling nyaman, hidup, dan bersemangat, ketika berada di lingkungan yang sepi dan tenang. Memang tidak setiap saat dan tidak mutlak, tetapi kebanyakan orang introvert sering menginginkan kondisi tersebut.

Dari Genetik sampai Lingkungan

Faktanya, tak mudah untuk menentukan seseorang mengalami gangguan ini atau tidak. Butuh berbagai pemeriksaan dan serangkaian tes untuk mendiagnosis gangguan kepribadian antisosial. Lantas, apa sih hal yang bisa memicu kondisi ini?

Menurut para pakar, ada beragam faktor yang bisa memicu terjadinya gangguan kepribadian antisosial. Contohnya, pola asuh yang keliru, faktor genetik, hingga interaksi dalam lingkungan. Selain itu, adanya kelainan pada fungsi otak di bagian tertentu juga diduga dapat memicu gangguan ini.

Selain hal-hal di atas, ada pula beberapa faktor lainnya yang berperan dalam pembentukan kepribadian antisosial.

  • Pernah mengalami korban tindakan kekerasan.
  • Berada di lingkungan keluarga yang tidak harmonis.
  • Ditelantarkan atau dieksploitasi saat masa kanak-kanak.
  • Memiliki riwayat gangguan perilaku di masa kecilnya.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina Oktober 16, 2023 Oktober 16, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article 5 Sikap Agar Tetap Bahagia saat Orang Membencimu
Next Article Ini Cara Mencegah Gangguan Kepribadian Antisosial
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?