By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: 5 Dampak Kekurangan Asam Folat pada Janin
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

5 Dampak Kekurangan Asam Folat pada Janin

Nisrina
Last updated: 2024/02/05 at 9:14 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
5 Dampak Kekurangan Asam Folat pada Janin
Credit: Kimberly Snyder
SHARE

5 dampak kekurangan asam folat pada janin ini penting bagi para calon ibu ketahui agar lebih memperhatikan calon bayi. Kebutuhan asam folat sangat penting sebelum dan selama kehamilan untuk mendukung kesehatan dan pertumbuhan bayi. Sumber alami asam folat dapat menemukannya dalam sayuran berdaun hijau, kacang kering, kacang polong. Serta beberapa buah seperti jeruk, pisang, melon, dan berbagai jenis buah beri.

Contents
5 Dampak Kekurangan Asam Folat pada Janin1. Cacat tabung saraf2. Risiko bibir sumbing3. Anemia megaloblastik4. Bayi lahir prematur5. Risiko leukemia anak

Selain mendapatkan asam folat dari sumber alami, konsumsi suplemen yang mengandung asam folat juga menjadi langkah penting untuk memastikan asupan yang optimal. Ini penyebabnya oleh peran krusial asam folat dalam pembentukan sel-sel baru untuk perkembangan janin, serta dalam proses pembentukan DNA dan RNA. Asam folat juga berperan signifikan dalam produksi sel darah merah dan asam amino. Dengan manfaat yang begitu beragam, apa yang terjadi jika janin tidak mendapatkan asam folat yang cukup? Mari simak penjelasannya di bawah ini.

5 Dampak Kekurangan Asam Folat pada Janin

Berikut dampak kurangnya asam folat bagi janin:

1. Cacat tabung saraf

Salah satu struktur yang terbentuk paling awal pada pertumbuhan janin adalah tabung sarat. Bentuknya saat muncul adalah datar, tapi dalam jangka waktu sebulan, bentuknya berubah menjadi tabung untuk membentuk otak dan sumsum tulang belakang. Tanpa asam folat yang cukup, sel di tabung saraf tidak dapat berfungsi dan tumbuh dengan baik. Selain itu, salurannya tidak dapat tertutup. Hal inilah yang menyebabkan kondisi kelainan terbuka atau tertutup di tulang belakang, tengkorak, dan otak.

Ada dua jenis cacat tabung saraf, spina bifida dan anencephaly. Spina bifida merupakan kondisi saat sebagian sumsum tulang belakang tumbuh ke luar, bukan di dalam tubuh. Sementara anencephaly, adalah kondisi otak dan tengkorak tidak terbentuk dengan baik lalu menyebabkan hilangnya sebagian otak.

2. Risiko bibir sumbing

Bibir sumbing adalah kondisi saat jaringan wajah dan mulut bayi tidak menyatu sehingga menimbulkan bukaan di bibir bagian atas dan langit-langit mulut. Sebuah penelitian yang dirilis  National Institutes of Health pada tahun 2007 menunjukkan, bahwa kurangnya asam folat berpotensi menyebabkan sumbing pada bibir dan langit-langit mulut janin. Bayi yang lahir dengan kondisi ini bisa mengalami kesulitan makan, kesulitan bicara, dan infeksi telinga.

3. Anemia megaloblastik

Ini adalah jenis anemia yang terjadi karena kepingan sel darah merah bentuknya abnormal dan ukurannya besar. Karena bentuknya yang tidak berkembang dengan sempurna, jumlah sel darah merah yang sehat tidak cukup. Penyebab utamanya adalah karena tubuh kekurangan vitamin B12 dan asam folat. Kasus bayi yang terkena kondisi ini memang jarang, tapi saat terjadi, yang menyebabkannya adalah ASI dari ibu yang vegetarian dan kurang mengkonsumsi asam folat.

4. Bayi lahir prematur

Bayi bisa lahir sebelum waktunya karena banyak kondisi, salah satunya adalah abruptio plasenta. Ini adalah kasus di mana plasenta lepas dari dinding lahir sebelum waktunya. Kekurangan asam folat adalah salah satu penyebab abrupsio plasenta, dan salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan melakukan persalinan dini.

5. Risiko leukemia anak

Kekurangan asam folat bisa mendorong perkembangan banyak penyakit. Salah satu contoh khususnya adalah kerusakan DNA. DNA yang rusak bisa mengakibatkan kelainan kromosom, yang merupakan ciri dari kanker dan leukimia. Maka dari itu, asupan asam folat yang cukup selama kehamilan bisa melindungi bayi dari risiko terkena leukimia.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina Februari 5, 2024 Februari 5, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article 5 Kebiasaan Bisa Memicu Nyeri Gigi yang Wajib Diketahui 5 Kebiasaan Bisa Memicu Nyeri Gigi yang Wajib Diketahui
Next Article Waspada Komplikasi Campak yang Perlu Diperhatikan Waspada Komplikasi Campak yang Perlu Diperhatikan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?