By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: 5 Fakta Dangke, Keju Lokal Sulawesi Selatan yang Mendunia
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

5 Fakta Dangke, Keju Lokal Sulawesi Selatan yang Mendunia

Nisrina
Last updated: 2024/05/21 at 10:20 AM
Nisrina
Share
5 Min Read
5 Fakta Dangke, Keju Lokal Sulawesi Selatan yang Mendunia
Credit: Pinterest
SHARE

5 fakta dangke yang merupakan keju lokal Sulawesi Selatan yang mendunia menarik untuk kita tahu. Keju adalah produk olahan susu yang ternikmati di seluruh dunia, termasuk sangat populer di Indonesia. Namun, sebagian besar keju yang terjual di Indonesia adalah keju impor, biasanya berasal dari negara seperti New Zealand, Prancis, Belanda, atau Italia.

Contents
5 Fakta Dangke, Keju Lokal Sulawesi Selatan yang Mendunia1. Asal Mula Nama Dangke2. Dangke Makanan Para Bangsawan3. Kandungan Nutrisi Dangke4. Proses Pembuatan Dangke5. Kepopuleran Dangke Meluas ke Negara Tetangga

Namun, Indonesia memiliki keju tradisional yang juga patut memperhitungkannya, yaitu keju dangke. Dangke adalah keju tradisional yang berasal dari Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Keju dangke terbuat dari susu kerbau atau susu sapi yang diolah secara tradisional. Awalnya, dangke tersaji sebagai pelengkap lauk, tetapi sekarang seringkali menjadi camilan.

Keju ini memiliki warna putih cerah, tekstur kenyal seperti tahu, dan memiliki rasa gurih yang khas. Meskipun berasal dari daerah, kelezatan keju dangke dari Enrekang telah mendapat pengakuan hingga di luar negeri.

Apakah kamu penasaran dengan fakta menarik di balik keju khas Sulawesi ini? Ayo simak!

5 Fakta Dangke, Keju Lokal Sulawesi Selatan yang Mendunia

1. Asal Mula Nama Dangke

Konon, nama dangke sendiri diberikan pada tahun 1900-an. Melansir detikSulsel, pada masa itu, warga Enrekang menyuguhkan makanan tersebut kepada kolonial Belanda, dan ia mengucapkan terima kasih dalam bahasa Belanda yakni ‘dank u (wel)’. Sejak saat itu, masyarakat menyebut makanan mirip keju itu dengan nama dangke, yang diambil dari bahasa Belanda, ‘dank u’. Seiring dengan perkembangan zaman, kuliner dangke kini bisa dikonsumsi oleh berbagai kalangan, dan menjadi salah satu oleh-oleh khas Enrekang.

2. Dangke Makanan Para Bangsawan

5 Fakta Dangke, Keju Lokal Sulawesi Selatan yang Mendunia

Mungkin kamu baru tahu ada kuliner yang bernama dangke. Tapi, ternyata dangke telah ada sejak ratusan tahun lalu. Dahulu, dangke hanya disajikan untuk para bangsawan karena masyarakat sangat jarang memiliki kerbau atau sapi. Oleh karena itu, dangke menjadi makanan spesial yang hanya menghidangkannya pada para raja-raja dan bangsawan.

Lain dengan keju di negara Barat yang umumnya disantap bersama roti, pasta, atau sejenisnya, dangke sering menjadi lauk makan nasi, dimakan apa adanya, maupun diolah kembali menjadi dangke bakar, dangke goreng, isian bakso, atau sup.

3. Kandungan Nutrisi Dangke

Berdasarkan penelitian yang terbit dalam IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (2019), dangke mengandung air, abu, protein, lemak, dan karbohidrat. Sebagai produk olahan susu, dangke juga tinggi akan kandungan betakaroten dari susu sapi yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit dan mata, serta hipotiosianit dari kandungan asam laktatnya yang bersifat antimikroba untuk membunuh bakteri, jamur, dan virus dalam tubuh.

 

4. Proses Pembuatan Dangke

5 Fakta Dangke, Keju Lokal Sulawesi Selatan yang Mendunia

Dangke dan keju segar memiliki perbedaan dari cara pembuatannya. Dangke terbuat dengan memanfaatkan enzim papain yang berasal dari getah buah pepaya untuk mengentalkan susu. Sedangkan, keju segar menggunakan kultur sarter berupa enzim rennet dan/atau asam seperti air lemon atau cuka.

Proses pembuatan dangke dilakukan secara tradisional. Dijelaskan dalam artikel di situs web Fakultas Kedokteran Universitas Dipenogoro, susu murni dipanaskan, kemudian ditambahkan sedikit getah buah pepaya untuk menggumpalkan dadih. Gumpalan-gumpalan dadih kemudian disaring dan dibuang airnya menggunakan batok kelapa yang sekaligus sebagai cetakan.

Dangke yang telah siap selanjutnya dikemas dalam daun pisang yang dibentuk mengerucut, sehingga membuat aromanya semakin menggugah selera. Dangke bisa bertahan selama kurang lebih satu bulan di kulkas, dan dua hari di suhu ruang.

Melihat dari proses pengolahannya, dangke tergolong ke dalam keju segar. Dikutip dari Times of India, keju segar (fresh cheese) adalah jenis keju muda yang belum melewati proses penuaan dalam waktu terlalu lama dan mengandung kadar air tinggi. Keju tipe ini menghasilkan rasa yang ringan, lembut, dan menyegarkan di mulut. Contohnya seperti keju mozzarella, feta, ricotta, dan mascarpone.

 

5. Kepopuleran Dangke Meluas ke Negara Tetangga

Keju dangke tersedia hampir di seluruh tempat makan atau restoran di Kabupaten Enrekang. Penikmat kuliner ini tak hanya kalangan masyarakat Enrekang saja, melainkan banyak juga orang dari luar wilayah bahkan mancanegara yang menyukai dangke.

Oleh sebab itu, dangke sukses menjadi komoditas ekspor ke berbagai negara, mulai dari Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Prancis, sampai Amerika Serikat. Bagaimana Beauties, tertarik ingin mencicipi dangke?

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: beautinesia
Nisrina Mei 21, 2024 Mei 21, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article 4 Jenis Ikan Tinggi Kandungan Purin, Musuh Penderita Asam Urat! 4 Jenis Ikan Tinggi Kandungan Purin, Musuh Penderita Asam Urat!
Next Article Cara Potong Sandwich Bentuk 'Y' Agar Sama Besar Cara Potong Sandwich Bentuk ‘Y’ Agar Sama Besar
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?