By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: 5 Kebiasaan Jalan Kaki yang Salah, Yuk Mulai Hindari!
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

5 Kebiasaan Jalan Kaki yang Salah, Yuk Mulai Hindari!

Nisrina
Last updated: 2024/07/16 at 10:47 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
5 Kebiasaan Jalan Kaki yang Salah, Yuk Mulai Hindari!
Credit: SELF Magazine
SHARE

5 kebiasaan jalan kaki yang salah ini masih menjadi kebiasaan bagi sebagian orang. Jalan kaki mungkin adalah salah satu olahraga atau aktivitas fisik yang paling mudah. Namun, ada beberapa kebiasaan saat berjalan kaki yang sebenarnya salah menurut beberapa pakar. Umumnya, seseorang disarankan untuk berjalan kaki setidaknya 30 menit sehari. Jumlah ini teranggap cukup untuk mendukung kesehatan tubuh.

Contents
5 Kebiasaan Jalan Kaki yang Salah1. Membiarkan lengan berayun ke bawah2. Jalan kaki bareng pacar3. Berjalan dengan postur tubuh tidak tegak4. Mengambil langkah terlalu jauh5. Jalan kaki di kawasan ramai

Meskipun terlihat ringan, jalan kaki memiliki banyak manfaat. Misalnya, dalam menjaga kesehatan jantung. American Heart Association (AHA) bahkan menyebut bahwa jalan kaki sama efektifnya dengan berlari dalam mencegah penyakit jantung.

Selain itu, jalan kaki juga bisa meningkatkan suasana hati, terutama jika melakukannya di tengah rimbun pepohonan yang membuat hati tenang.

5 Kebiasaan Jalan Kaki yang Salah

Pada dasarnya, tak ada jalan kaki yang sempurna. Gaya berjalan individu akan berubah dari waktu ke waktu. Namun demikian, ada beberapa kebiasaan jalan kaki yang salah. Sayangnya, kebiasaan ini sering dilakukan banyak orang. Berikut di antaranya, melansir Eat This Not That.

1. Membiarkan lengan berayun ke bawah

Secara fisiologis, berjalan dengan membiarkan tangan berayun ke bawah sama dengan memperlambat gerakan. Sementara saat berlari, tangan pasti akan tertekuk. Sebuah penelitian yang terbit dalam The Journal of Experimental Biology menemukan, manusia cenderung membiarkan kedua tangan lurus ke bawah saat berjalan perlahan dan menekuknya saat berlari.

Kamu teranjurkan untuk tetap menekuk tangan seperti saat berlari. Lakukan ini saat Anda berjalan cepat. Dengan begitu, lengan akan bergerak maju mundur hingga energi yang keluar pun lebih banyak.

2. Jalan kaki bareng pacar

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Gait & Posture menemukan, kebiasaan berjalan kaki bersama pasangan akan berakhir pada gerak kaki yang melambat. Kecepatan akan semakin menurun jika Anda berjalan sambil bergandengan tangan.

“Jika kecepatan melambat saat berjalan kaki dengan orang lain, itu dapat meniadakan beberapa manfaat kesehatannya,” peneliti studi tersebut Libby Richards.

3. Berjalan dengan postur tubuh tidak tegak

Pelatih jalan cepat Bonnie Stein mengatakan, banyak kasus cedera disebabkan oleh postur tubuh yang tidak tegak saat berjalan kaki. Untuk memperbaikinya, tegakkan kepala hingga membentuk garis lurus dengan tulang belakang. Selalu memandang ke depan dan jaga bahu tetap rileks.

4. Mengambil langkah terlalu jauh

Sering kali seseorang memperpanjang langkah karena ingin meningkatkan kecepatan. Padahal, cara ini keliru dan bisa memicu rasa nyeri. Kaki depan yang melangkah jauh akan mendapat di depan pusat gravitasi tubuh. Hal ini menyebabkan guncangan.

Dalam posisi ini, lutut biasanya kurang mampu menyerap guncangan tersebut. Cepat atau lambat, rasa sakit pun akan muncul. Alih-alih mengambil langkah panjang, coba berjalan kaki cepat dengan langkah yang pendek.

“Langkah lebih pendek dan cepat adalah kunci untuk melangkah lebih baik,” ujar ahli kesehatan Leslie Bonci.

5. Jalan kaki di kawasan ramai

Jalan kaki memang harus dilakukan di luar ruang. Tapi, Anda juga harus pintar memilih lokasi. Jalan kaki di kawasan ramai yang dipenuhi kendaraan berpolusi akan menjadi sia-sia. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Lancet menemukan, berjalan kaki di kawasan yang tercemar polusi tak akan memberikan manfaat kardiovaskular. Studi menyebut, berjalan kaki di kawasan yang berpolusi dapat mencegah efek kardiopulmoner yang bermanfaat dari pejalan kaki.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: CNN Indonesia
Nisrina Juli 16, 2024 Juli 16, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Jumlah Kebutuhan Kalsium Harian Usia 50 Tahun ke Atas Jumlah Kebutuhan Kalsium Harian Usia 50 Tahun ke Atas
Next Article 3 Tanda 'Red Flag' Berat Badan Turun Terlalu Cepat, Yuk Pahami! 3 Tanda ‘Red Flag’ Berat Badan Turun Terlalu Cepat, Yuk Pahami!
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?