5 makanan yang baik dan tidak mengonsumsinya saat cuaca panas ini penting bagi kita ketahui. Saat memasuki musim panas, penting untuk memilih makanan yang tepat agar tubuh tetap sehat. Berikut adalah lima makanan yang direkomendasikan dan yang sebaiknya dihindari selama musim panas.
Sebagian negara, termasuk Indonesia, mulai memasuki musim panas. Kadang-kadang, musim ini bisa menyertai dengan gelombang panas yang ekstrem, yang dapat berisiko bagi kesehatan tubuh. Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi dan meningkatkan risiko penyakit lainnya. Oleh karena itu, penting untuk memilih makanan yang tepat untuk menghindari masalah ini.
Pilihlah makanan yang dapat membantu menjaga tubuh terhidrasi dan memberikan nutrisi penting. Sebaliknya, hindarilah makanan yang dapat menyebabkan dehidrasi semakin parah.
Berdasarkan laporan dari india.com, berikut adalah daftar makanan yang baik dan sebaiknya kamu hindari selama cuaca panas.
5 Makanan yang Baik dan Tidak Saat Cuaca Panas
Makanan yang baik:
1. Semangka

Buah-buahan kaya akan air menjadi pilihan tepat untuk dikonsumsi saat cuaca panas. Salah satunya, semangka. Semangka kaya akan air, vitamin, mineral, dan antioksidan penting. Melansir Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), buah semangka mengandung 91,45 gram air pada setiap 100 gramnya. Kandungan air ini dapat menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.
Selain itu, kandungan vitamin C, vitamin A, hingga magnesium di dalamnya juga mampu menjadi penambah energi tubuh. Sedangkan kandungan air dan serat yang tinggi dapat mendorong pencernaan sehat.
2. Sayuran berdaun hijau

Sayuran berdaun hijau juga bagus dimakan saat musim panas. Konsumsi sayuran, seperti bayam, kangkung, hingga selada kaya akan kandungan air yang memberikan nutrisi penting, seperti vitamin A, C, dan K. Kandungan antioksidan pada jenis sayuran ini mampu menangkal radikal bebas. Jika dibantu dengan gaya hidup sehat, bisa membantu pencegahan penyakit kronis.
Kamu bisa mengonsumsi bayam yang mengandung 91 persen air di dalamnya. Kandungan air tersebut dapat memenuhi kebutuhan mineral dalam tubuh. Selain itu, selada juga bagus dikonsumsi karena mengandung serat dan mikronutrien yang tinggi.
3. Air kelapa

Air kelapa adalah minuman alami yang kaya elektrolit. Meminumnya dapat membantu mengisi kembali cairan dan mineral yang hilang karena berkeringat. Kandungan air yang tinggi di dalamnya juga bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan baik, sehingga menghindari diri dari dehidrasi.
Makanan yang sebaiknya kamu hindari:
4. Minuman berkafein

Minuman berkafein, seperti kopi atau teh memiliki efek diuretik. Efek ini dapat meningkatkan kehilangan cairan tubuh dan berpotensi menyebabkan dehidrasi. Diuretik merupakan zat yang mengakibatkan tubuh manusia memproduksi urin.
Kafein yang ada di dalamnya menyebabkan aliran darah naik melalui ginjal, sehingga seseorang lebih cepat buang air dan akhirnya dehidrasi. Meskipun ini tidak berlaku ke semua orang, tetapi lebih baik minuman kafein dihindari saat cuaca panas karena bisa menyebabkan rasa haus.
5. Makanan pedas

Makanan pedas dapat meningkatkan suhu tubuh dan membuat seseorang menjadi kepanasan dan berkeringat. Hasilnya, tenggorokan malah menjadi haus. Hal tersebut pun membuat kadar air dalam tubuh berkurang. Selain itu, makanan pedas bisa memicu diare pada beberapa orang dengan saluran pencernaan sensitif. Diare inilah yang bisa membuat dehidrasi karena tubuh kekurangan cairan.
