9 tanda orang kecanduan judi online ini penting untuk kita ketahui bersama. Mirip dengan alkohol dan narkoba, judi online memiliki efek negatif yang dapat menyebabkan kecanduan. Sebuah fakta yang telah terbukti melalui berbagai penelitian. Banyak ahli bahkan telah memberikan label “gambling disorder” atau perjudian kompulsif kepada individu yang mengalami gangguan mental akibat praktik judi.
Kebiasaan berjudi online dapat menimbulkan dampak negatif, termasuk masalah keuangan, tingkat stres yang tinggi, gangguan dalam hubungan personal, serta risiko adiksi dan masalah kesehatan mental. Bagi individu yang mengalami kecanduan judi, kecenderungan untuk terus mengejar taruhan. Hal ini menyebabkan kerugian finansial, menghabiskan tabungan, dan bahkan mencari pinjaman atau utang. Bahkan lebih serius, kecanduan judi dapat mendorong seseorang untuk melakukan tindakan pencurian atau penipuan demi mendapatkan sumber dana untuk melanjutkan aktivitas perjudian mereka.
9 Tanda Orang Kecanduan Judi Online
1. Keasyikan dengan perjudian, seperti terus-menerus merencanakan aktivitas perjudian dan terus mencari cara agar mendapatkan lebih banyak uang dari judi.
2. Merasa perlu berjudi dengan jumlah uang yang semakin banyak untuk mendapatkan sensasi yang sama.
3. Mencoba mengendalikan, mengurangi, atau menghentikan perjudian, namun tidak berhasil.
4. Merasa gelisah atau mudah tersinggung ketika Anda mencoba mengurangi judi.
5. Berjudi untuk menghindari masalah atau menghilangkan perasaan sedih, bersalah, cemas atau depresi.
6. Mencoba mendapatkan kembali uang yang hilang dengan lebih banyak berjudi (mengejar kerugian).
7. Berbohong kepada anggota keluarga atau orang lain untuk menyembunyikan aktivitas perjudian.
8. Mempertaruhkan atau kehilangan hubungan penting, pekerjaan, atau pekerjaan karena perjudian.
9. Meminta orang lain untuk menyelamatkan Anda dari masalah keuangan karena Anda mempertaruhkan uang.
Efek kecanduan judi terhadap kesehatan
Para ahli saraf telah menemukan bahwa perjudian mengubah banyak sirkuit otak. Hal ini mirip seperti yang dialami para pecandu narkoba. Timothy W. Fong, profesor klinis Psikiatri di Institut Jane dan Terry Semel untuk Ilmu Saraf dan Perilaku Manusia di UCLA, memaparkan bagaimana perjudian dapat memengaruhi pikiran, tubuh, dan otak.
Dr. Fong mencatat bahwa penelitian menemukan ketika orang berjuang dengan gangguan perjudian, kemungkinan besar mereka akan memiliki masalah kesehatan terkait yang berasal dari stres, kurang tidur dan bahkan masalah jantung. Sebagian besar masalah kesehatan tersebut terkait dengan utang besar yang timbul akibat perjudian dan karena mengabaikan kesehatan diri.
