By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Bisakah Gangguan Pendengaran Sembuh? Ini Penjelasannya!
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Space iklan tersedia di Ruangriang
Ad imageAd image

Bisakah Gangguan Pendengaran Sembuh? Ini Penjelasannya!

Nisrina
Last updated: 2023/12/18 at 9:08 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Bisakah Gangguan Pendengaran Sembuh? Ini Penjelasannya!
Credit: 30seconds
SHARE

Bisakah gangguan pendengaran sembuh dan kembali normal? Jangan meremehkan masalah gangguan pendengaran. Menurut perkiraan WHO, sekitar 360 juta orang di seluruh dunia mengalami gangguan pendengaran pada tahun 2012. Kawasan Asia Tenggara disebut-sebut sebagai daerah dengan tingkat kasus gangguan pendengaran dan ketulian tertinggi.

Contents
Bisakah Gangguan Pendengaran Sembuh?Penyebab Gangguan Pendengaran1. Gangguan Pendengaran (Tuli) Sensorineural2. Gangguan Pendengaran KonduktifPengobatan Gangguan Pendengaran

Oleh karena itu, WHO telah meluncurkan program Sound Hearing 2030 dengan tujuan agar setiap individu dapat mencapai kesehatan telinga dan pendengaran optimal pada tahun 2030. Risiko gangguan pendengaran meningkat seiring bertambahnya usia, namun juga dapat terjadi pada usia lebih muda akibat paparan suara berlebihan, seperti mendengarkan musik terlalu keras melalui headset. Penting untuk diketahui bahwa telinga manusia dapat menanggung tingkat kebisingan hingga 79 desibel.

Gangguan pendengaran terjadi ketika sinyal suara tidak dapat mencapai otak. Meskipun kondisi ini biasanya berkembang secara perlahan, namun kadang-kadang dapat terjadi secara mendadak.

Bisakah Gangguan Pendengaran Sembuh?

Penyebab Gangguan Pendengaran

Pengobatan untuk gangguan pendengaran sangat bergantung pada faktor penyebabnya. Karena itu, kamu perlu tahu dulu apa saja yang bisa menjadi penyebab gangguan pendengaran. Berikut beberapa hal yang bisa memicu terjadinya gangguan pendengaran:

- Advertisement -
Space iklan tersedia di RuangriangSpace iklan tersedia di Ruangriang
  • Usia
    Kebanyakan orang mulai mengalami gangguan pendengaran seiring bertambahnya usianya. Gangguan pendengaran yang terjadi akibat usia dikenal juga dengan nama presbikusis.
  • Suara yang keras
    Mendengar suara yang sangat keras, baik yang terjadi secara tiba-tiba, seperti suara ledakan, ataupun mendengar suara yang tidak sekeras ledakan, tapi terjadi menahun, misalnya suara musik atau suara pesawat terbang, bisa menyebabkan gangguan pendengaran.
  • Kotoran atau infeksi
    Kedua hal ini bisa menyumbat rongga telinga dan menyebabkan pendengaran terganggu.
  • Trauma
    Misalnya, retaknya tulang telinga atau pecahnya gendang telinga.
  • Konsumsi obat-obatan tertentu
    Obat-obatan seperti aspirin, antibiotik streptomycin, dan obat-obatan kemoterapi, contohnya cisplatin dan cyclophosphamide.
  • Penyakit
    Gangguan pendengaran biasanya juga terjadi sebagai dampak dari adanya penyakit tertentu, seperti hipertensi, penyakit jantung, dan diabetes yang bisa mengganggu aliran darah ke telinga.

Berdasarkan bagian telinga yang terganggu, gangguan pendengaran juga bisa dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

1. Gangguan Pendengaran (Tuli) Sensorineural

Kondisi ini terjadi akibat adanya kerusakan sel rambut sensitif di telinga bagian dalam atau kerusakan pada saraf pendengaran. Hal-hal yang bisa memicu terjadinya gangguan pendengaran sensorineural, di antaranya karena faktor keturunan, penuaan, cedera kepala, serangan stroke, obat-obatan, dan mendengar suara keras.

2. Gangguan Pendengaran Konduktif

Jenis gangguan pendengaran ini terjadi saat gelombang suara tidak bisa masuk ke telinga bagian dalam. Hal-hal yang bisa menyebabkan kondisi ini terjadi, di antaranya gendang telinga pecah atau berlubang, pembengkakan pada dinding atau disfungsi pada saluran atau tuba eustachius (saluran yang menghubungan rongga telinga dengan rongga hidung), kotoran telinga, infeksi, atau tumor jinak yang menyumbat, dan adanya benda asing di dalam telinga.

Pengobatan Gangguan Pendengaran

Nah, dengan mengetahui penyebab gangguan pendengaran, dokter bisa menyarankan tindakan pengobatan yang tepat. Untuk orang dengan gangguan pendengaran saraf yang bersifat keturunan, tindakan yang mungkin akan menyarankan penggunaan alat bantu dengar atau implan koklea yang menikuti proses rehabilitasi yang panjang. Namun, tindakan implan ini hanya melakukannya bila kondisi pengidap memungkinkan.

Bila gangguan pendengaran karena adanya penumpukan kotoran telinga, maka kotoran yang menyumbat telinga akan dibersihkan agar pendengarannya bisa pulih. Namun, bagi orang dengan infeksi telinga kronis yang mengalami telinga berair dengan tingkat keparahan ringan sampai sedang, maka pengobatannya tidak bisa sekadar membersihkan kotoran, melainkan menyarankan untuk melakukan operasi tympanoplasty. Tujuan utama operasi ini adalah untuk mengeringkan kondisi dalam telinga, sehingga bisa melakukan rekonstruksi untuk meningkatkan pendengarannya.

Namun, bila pengidap mengalami gangguan pendengaran berat atau sudah tuli sejak lahir, maka pengidap disarankan untuk mempelajari bahasa isyarat dan membaca bibir untuk mempermudah komunikasi dengan orang lain.

You Might Also Like

7 Aturan Bagasi Kereta Api dari KAI Biar Gak Boncos, Yuk Catat!

Resep QQ Ball Viral ala Taiwan, Kenyal dan Gampang! Yuk Catat!

5 Aturan Paylater Terbaru dari OJK Sebelum 11.11, Biar Gak Boncos!

IVE Rilis Looks Can Kill Hari Ini, Sudah Dengerin Belum?

7 Ide Outfit Cuaca Panas Biar Tetap Adem dan Kece, Yuk Catat!

SOURCES: halodoc
Nisrina Desember 18, 2023 Desember 18, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Gangguan Telinga yang Paling Umum Terjadi Gangguan Telinga yang Paling Umum Terjadi
Next Article Penyebab Jerawat Muncul Berulang di Bagian Dagu Penyebab Jerawat Muncul Berulang di Bagian Dagu
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
Space iklan tersedia di Ruangriang
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Aturan bagasi kereta api: koper oranye, koper kecil ungu, dan tote bag di dalam kabin kereta dengan kursi pink dan jendela berpemandangan bukit hijau
7 Aturan Bagasi Kereta Api dari KAI Biar Gak Boncos, Yuk Catat!
Travel Oktober 20, 2026
Resep QQ ball ala Taiwan: segelas susu dingin dengan bola ubi warna oranye, ungu, dan kuning, sirup gula aren, es batu, semangkuk QQ ball, dan ubi jalar di meja .
Resep QQ Ball Viral ala Taiwan, Kenyal dan Gampang! Yuk Catat!
Food Oktober 19, 2026
Ilustrasi aturan paylater: ponsel berisi checklist cicilan, tas belanja, kartu pembayaran, celengan, koin, dan kalender pengingat jatuh tempo dengan nuansa pink
5 Aturan Paylater Terbaru dari OJK Sebelum 11.11, Biar Gak Boncos!
Finance Oktober 19, 2026
Ilustrasi editorial IVE Looks Can Kill: siluet group girl-hero di panggung neon ungu-pink tanpa wajah identifiable
IVE Rilis Looks Can Kill Hari Ini, Sudah Dengerin Belum?
Hiburan Oktober 19, 2026

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?