By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Menarche atau Haid Pertama Perempuan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Menarche atau Haid Pertama Perempuan

Nisrina
Last updated: 2023/09/25 at 9:06 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
SHARE

Dalam waktu yang relatif singkat, setiap remaja perempuan akan menghadapi momen yang disebut sebagai menarche. Menarche menandai titik puncak dari perkembangan pubertas perempuan.

Contents
Faktor yang Memengaruhi Menarche1. Keturunan2. Hormon3. Jumlah lemak dalam tubuh4. Kondisi kesehatan5. Latihan fisik

Meskipun usia rata-rata menarche berkisar antara 11 hingga 14 tahun, faktor-faktor tertentu dapat memengaruhi saat menarche terjadi. Beberapa remaja mungkin mengalami menarche lebih awal atau lebih lambat dari usia tersebut.

Selanjutnya, mari kita telaah berbagai faktor apa yang mungkin memengaruhi timing dari menarche ini.

Faktor yang Memengaruhi Menarche

Perempuan akan mengalami menarche ketika tubuh mereka sudah cukup matang untuk mendukung siklus menstruasi. Nah, berikut ini faktor yang mempengaruhi menarche:

1. Keturunan

Keturunan merupakan faktor utama yang mempengaruhi remaja perempuan mengalami menstruasi pertamanya. Umumnya jika ibu atau saudara kandung mengalami menarche dengan cepat atau lambat, maka kemungkinan besar anak juga akan mengalami menarche di waktu yang bersamaan seperti ibu atau saudara kandungnya.

Faktor ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang berjudul Comparison of menarche age between two generations (2016). Berdasarkan penelitian ini ibu dan anak yang memiliki perbedaan jarak 25 tahun, menunjukkan bahwa rata-rata usia menarch antara ibu dan anak adalah kurang lebih 13 tahun 2 bulan dan 13 tahun 6 bulan. Hal ini menunjukan bahwa faktor genetik berperan dalam menentukan usia menarch pada anak.

2. Hormon

Faktor selanjutnya yaitu hormon, hormon juga berperan dalam memicu menarche pada perempuan. Hormon di otak dan organ reproduksi berperan dalam mengatur siklus menstruasi dan juga dalam terjadinya menarche.

Selain itu terpapar hormone seks, misalnya bersentuhan dengan krim atau salep estrogen atau zat lain yang mengandung hormon ini, juga dapat memicu menarche terjadi lebih dini pada perempuan.

3. Jumlah lemak dalam tubuh

Untuk memicu terjadinya menstruasi pertama, tubuh memerlukan lemak dalam jumlah yang cukup. Hal ini yang menyebabkan anak dengan berat badan yang cenderung kurus, biasanya mengalami menarche lebih lama daripada usia rata-rata.

Sementara itu anak dengan tubuh berisi, cenderung mengalami menarche lebih cepat atau normal sesuai dengan usia rata-rata.

4. Kondisi kesehatan

Cepat atau lambatnya menarche sangat bergantung pada kondisi kesehatan anak. Pada anak yang sehat, menarche mungkin akan datang sesuai dengan usia rata-rata.

Namun, beberapa kondisi tertentu, dapat menghambat atau mempercepat menarche. Misalnya, menarche bisa datang lebih cepat pada anak yang mengidap sindrom genetik langka, abnormalitas sistem saraf pusat, gangguan kelenjar adrenal, tumor otak, tumor ovarium, dan obesitas.

Sementara itu, anak yang mengidap anemia, penyakit radang usus, gangguan autoimun, dan diabetes melitus, memiliki kecenderungan untuk mengalami menarche lebih lama.

5. Latihan fisik

Olahraga adalah aktivitas yang sangat dianjurkan untuk siapa pun termasuk remaja perempuan. Sayangnya, bagi anak perempuan yang terlalu aktif dalam olahraga, atau anak yang sudah menjadi atlet sejak kecil, mereka cenderung mengalami menarche tertunda.

Hal ini karena efek dari latihan intens dapat menyebabkan berkurangnya hormone gonadotropin, yaitu hormon yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan seksual.

Jika ini terjadi akibatnya produksi hormon estrogen menjadi lebih rendah, sehingga menunda pubertas dan menarche.

Namun, tenang saja meskipun menarche tertunda kamu pasti tetap akan mengalami menstruasi. Ingat, jangan menjadikan faktor ini sebagai alasan untuk kamu tidak berolahraga ya.

 

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina September 25, 2023 September 25, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Perkembangan Fisik Remaja yang Wajib Orang Tua Ketahui
Next Article Wajib Tahu! Ini 5 Faktor yang Mempengaruhi Psikologi Remaja
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?