By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Film Dokumenter ‘Fyre Festival’ Ungkap Festival yang Gagal Total
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Film Dokumenter ‘Fyre Festival’ Ungkap Festival yang Gagal Total

Nisrina
Last updated: 2024/07/02 at 11:12 AM
Nisrina
Share
7 Min Read
Film Dokumenter 'Fyre Festival' Ungkap Festival yang Gagal Total
Credit: Pinterest
SHARE

Film dokumenter ‘Fyre Festival’ di Netflix ini mengungkapkan festival musik yang gagal total dan merugikan banyak orang. Konser musik di Tangerang yang berjudul Lentera Festival mengalami kericuhan pada Minggu (23/6) karena dua musisi yang tampil, Guyon Waton dan NDX A.K.A, batal naik panggung. Penyebabnya adalah penyelenggara festival belum melunasi pembayaran kepada mereka.

Contents
Film Dokumenter ‘Fyre Festival’ Ungkap Festival yang Gagal TotalPromosi yang Melibatkan SupermodelMasalah DatangFestival Musik yang Gagal Total

Lebih parah lagi, ketua penyelenggara melarikan diri membawa uang jutaan rupiah. Sehingga para penonton yang kecewa membakar sound system sebagai bentuk protes terhadap panitia yang tidak profesional dalam menangani acara tersebut.

Insiden seperti ini bukanlah yang pertama kali terjadi dalam festival musik, bahkan juga pernah terjadi di luar negeri. Salah satu contohnya adalah Fyre Festival, yang viral tujuh tahun lalu karena eksekusinya gagal total. Peristiwa yang mengejutkan dunia ini bahkan diangkat dalam film dokumenter oleh Netflix berjudul Fyre: The Greatest Party That Never Happened pada tahun 2019.

Bagaimana Fyre Festival bisa berakhir merugikan banyak orang? Simak rangkumannya di bawah ini, yuk!

Film Dokumenter ‘Fyre Festival’ Ungkap Festival yang Gagal Total

Promosi yang Melibatkan Supermodel

Festival Fyre tercetus dari sebuah perusahaan baru bernama Fyre Media yang dibentuk oleh Billy McFarland dan rapper Ja Rule. Perusahaan itu membuat sebuah aplikasi bernama Fyre yang sistemnya mirip dengan Tinder, pengguna dapat mengundang artis dengan cara swipe profile layaknya aplikasi kencan itu.

Rencana awalnya, Billy memutuskan untuk menyelenggarakan festival itu di sebuah pulau pribadi bernama Norman’s Cay, Bahama. Festival tersebut diadakan pada tanggal 28-30 April 2017 dan 5-7 Mei 2017.

Promosi besar-besaran telah ia lakukan melalui media sosial dengan menggandeng supermodel dunia. Beberapa di antaranya ada Bella Hadid, Kendall Jener, Hailey Bieber, dan Emily Ratajkowski yang ikut syuting langsung di Norman’s Cay.

Dengan promosi yang mewah dan berkat influencer yang digandengnya, 95 persen tiket terjual dalam 48 jam. Padahal harga tiket nggak bisa dibilang murah.

Harga tiket Fyre Festival bervariasi sesuai dengan paket yang dipilih. Menurut situs resminya yang dikutip oleh CNBC, salah satu paket tertera harga 49 ribu USD atau sekitar Rp802 juta dengan kurs saat ini, menawarkan beberapa hal: penerbangan bolak-balik dari Miami ke area festival dan sebaliknya, bermalam di Pulau VIP bersama artis, akses depan dan belakang panggung, dan makan malam dengan artis yang dihidangkan oleh koki terkenal.

DailyMail juga melaporkan bahwa pengunjung dapat menikmati kapal pesiar dengan menambah biaya sebesar 100 ribu USD yang setara dengan kurang lebih Rp1,6 miliar. Sedangkan, tiket masuk harian dipatok dengan harga mulai dari 450 USD atau Rp7,4 juta.

Daftar artis yang ditawarkan akan manggung pun sangat menggoda calon pengunjung. Bagaimana tidak, mereka janji mendatangkan Blink-182, Migos, Lil Yachty, Major Lazer, dan masih banyak lagi.

Masalah Datang

Film Dokumenter 'Fyre Festival' Ungkap Festival yang Gagal Total

Melalui film dokumenter itu, beberapa mantan karyawan telah memiliki firasat buruk mengenai festival ini. Kepada Netflix, Keith yang merupakan mantan ketua bagian logistik menyampaikan bahwa ide Billy kurang masuk akal, target pengunjung yang terlalu banyak dan kurangnya infrastruktur sanitasi yang memadai.

Untuk membuktikan itu, Keith rela bermalam di Norman’s Cay bersama istrinya dan mereka merasa tidak aman saat di malam hari. Ketika ia mengusulkan ide kepada atasannya itu, ia dikeluarkan dari tim.

Masalah yang datang timbul lagi dari tim internal. Pemilik dari Norman’s Cay memberi syarat kepada tim agar tidak menyebut nama Pablo Escobar untuk menumbuhkan kesan baru yang positif tentang pulau itu. Sebagai informasi, Pablo Escobar adalah mantan pemilik Norman’s Cay dan bandar narkoba terkenal di dunia yang menyelundupkan barang haram ke pulau tersebut.

Tim promosi melanggar syarat tersebut. Mereka langsung didepak dari pulau dan harus menemukan pulau baru lagi di saat festival akan digelar dua bulan kemudian.  Billy memutar otak dan menemukan sebuah pulau bernama Great Exuma yang berpenduduk. Pemerintah lokal menyewakan sebuah lahan kosong dan tim festival harus memulai pekerjaan dari nol.

Di saat karyawannya mengusulkan untuk mengundur jadwal festival, Billy menolaknya. Ia tetap ingin untuk mengadakan festival sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Promosi pun tetap gencar dilakukan tanpa adanya informasi yang lengkap mengenai lokasi baru Festival Fyre.

Untuk itu, ia memperkerjakan banyak warga lokal di pulau tersebut untuk membangun venue hingga tenda yang ia janjikan. Bukan tenda mewah, ia memakai tenda pengungsi yang tersisa dari bencana badai Matthew.

Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Sehari sebelum pengunjung datang, pulau itu diguyur hujan yang deras. Semua tenda dan kasur di dalamnya basah kuyup, tak layak untuk dijadikan sebagai tempat istirahat mewah seperti yang dijanjikan.

 

Festival Musik yang Gagal Total

Ribuan pengunjung yang telah datang ke Great Exuma terkejut dan kecewa berat dengan keadaan yang mereka lihat. Tempat istirahat dan makanan yang nggak sesuai ekspektasi serta detail pemindahan venue yang dirahasiakan.

Beberapa artis yang akan manggung pun mundur dari acara karena nggak yakin dengan sistem Fyre Festival. Tidak ada koki terkenal, supermodel, dan kapal pesiar mewah layaknya yang mereka promosikan di Instagram.

Setelah terjebak di pulau itu dengan kondisi yang menyeramkan, pemegang tiket mulai diterbangkan kembali ke Miami. Billy McFarland dituntut oleh pembeli tiket serta investor dan dinyatakan sebagai tersangka kasus penipuan buntut dari Festival Fyre yang gagal total.

Mengutip New York Post, Billy telah mendekam selama 4 tahun di penjara dari tuntutan selama 6 tahun. Di tahun 2022 lalu, ia telah bebas tetapi masih harus membayar ganti rugi sebesar 26 juta USD. Ia juga masih punya beban untuk membayar warga lokal Pulau Exuma sebesar 250 ribu USD, seperti yang dikatakan salah satu narasumber di dalam film dokumenter Fyre.

Alih-alih menyesal, ia mengumumkan akan kembali menggelar Fyre Festival 2 melalui akun Instagramnya. Masih dikutip dari New York Post, ia menilai bahwa festival musik kedua ini mampu melunasi semua hutangnya dan eksekusinya tidak akan gagal seperti tujuh tahun silam.

Itulah seputar film dokumenter ‘Fyre Festival’ yang sedang tayang di Netflix. Tertarik menontonnya?

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

Nisrina Juli 2, 2024 Juli 2, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article 5 Makanan yang Sebaiknya Tak Tersimpan di Dapur 5 Makanan yang Sebaiknya Tak Tersimpan di Dapur
Next Article Voice of Baceprot Band Indonesia Pertama Tampil di Glastonbury Voice of Baceprot Band Indonesia Pertama Tampil di Glastonbury
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?