By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Fosil Megalodon Ditemukan di Sukabumi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Space iklan tersedia di Ruangriang
Ad imageAd image

Fosil Megalodon Ditemukan di Sukabumi

Nisrina
Last updated: 2023/09/01 at 3:16 PM
Nisrina
Share
3 Min Read
SHARE

Fosil megalodon ini, yang oleh masyarakat setempat disebut “Huntu Gelap” atau “Gigi Petir” dalam bahasa Sunda, pertama kali ditemukan pada Maret 2020 saat sejumlah warga melakukan pemetaan lahan kosong di daerah tersebut.

Fosil yang ditemukan adalah gigi hiu putih dari spesies Megalodon, yang pernah mendiami bumi sekitar 23 hingga 2,6 juta tahun yang lalu. Megalodon diakui sebagai predator laut terbesar yang pernah ada, dengan panjang tubuh mencapai 18 meter dan kekuatan gigitan mencapai 110.000 hingga 180.000 N, atau sekitar 30 kali lebih kuat dari gigitan hiu terkuat yang ada saat ini.

Hasil penelitian Geologi dan Paleontologi oleh para peneliti dari Institut Teknologi Bandung dan Museum Geologi Bandung mengungkapkan bahwa wilayah Sukabumi memiliki kekayaan fosil hewan laut purba yang sangat signifikan. Paling tidak, ditemukan lima titik lokasi penemuan fosil hewan purba di Desa Gunung Sungging dan Kecamatan Surade di Kabupaten Sukabumi.

Selain itu, Kecamatan Jampang dan Ciracap juga sering ditemukan fosil hewan purba lainnya. Penelitian menunjukkan bahwa pada era Eosen, Kecamatan Jampang dan Sukabumi adalah daratan. Namun pada 35 juta tahun lalu tenggelam di dasar lautan. Baru sekitar 5 juta tahun lalu jadi daratan lagi. Perubahan iklim membuatnya menjadi seperti sekarang ini.

- Advertisement -
Space iklan tersedia di RuangriangSpace iklan tersedia di Ruangriang

Penggalian di Sukabumi berhasil menemukan sejumlah fosil hewan laut purba, di antara moluska yang berbentuk mirip kerang berumur 13 juta atau 12 juta tahun lalu. Ditemukan juga fosil tulang belakang paus purba yang hidup sekitar 8 juta hingga 5 juta tahun lalu. Paling fenomenal, gigi Megalodon yang merupakan predator terkuat di lautan yang pernah ada.

Kenapa Hanya Fosil Hewan Laut?

Penemuan fosil Megalodon di Sukabumi menyisakan tanya, kenapa hanya hewan laut yang ada di Indonesia? Apakah dahulu dinosaurus tidak hidup di wilayah kepulauan Indonesia?

Jawabannya, ketika dinosaurus mendominasi bumi, kepulauan Indonesia belum terbentuk. Berdasarkan penelitian para ahli, diketahui kepulauan Indonesia terberbentuk sekitar 30 juta tahun lalu. Sedangkan dinosaurus punah pada 65 juta tahun lalu. Ketika masa pembentukan benua di Kala Mesozoikum, wilayah daratan Indonesia masih tenggelam di dasar lautan.

ichttyosaurus

Daratan Indonesia adalah tanah muda. Sebagian besar fosil hewan purba yang ditemukan hidup di laut. Salah satunya Ichttyosaurus ceramenis di Pulau Seram dan Mixosaurus timorensis di NTT. Keduanya hidup di waktu yang sama dengan dinosaurus. Indonesia, terutama Pulau Jawa di periode berikutnya menjadi tempat tinggal berbagai spesies manusia purba.

Hanya Kalimantan yang sudah muncul ke permukaan di masa dinosaurus hidup. Ketika itu, Kalimantan masih bersatu dengan Eurasia membentuk Benua Gondwana. Meskipun demikian, konon dinosaurus sangat menjauhi tempat ini karena berada di ekuator atau khatulistiwa dengan suhu tinggi dan kering. Belum lagi kandungan karbon dioksida yang tinggi di udara.

You Might Also Like

7 Aturan Bagasi Kereta Api dari KAI Biar Gak Boncos, Yuk Catat!

Resep QQ Ball Viral ala Taiwan, Kenyal dan Gampang! Yuk Catat!

5 Aturan Paylater Terbaru dari OJK Sebelum 11.11, Biar Gak Boncos!

IVE Rilis Looks Can Kill Hari Ini, Sudah Dengerin Belum?

7 Ide Outfit Cuaca Panas Biar Tetap Adem dan Kece, Yuk Catat!

Nisrina September 1, 2023 September 1, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article 8 Jenis Cuti untuk Karyawan Seusai Undang-undang
Next Article Alasan Ratusan Mayat di Gunung Everest Tidak Dievakuasi
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
Space iklan tersedia di Ruangriang
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Aturan bagasi kereta api: koper oranye, koper kecil ungu, dan tote bag di dalam kabin kereta dengan kursi pink dan jendela berpemandangan bukit hijau
7 Aturan Bagasi Kereta Api dari KAI Biar Gak Boncos, Yuk Catat!
Travel Oktober 20, 2026
Resep QQ ball ala Taiwan: segelas susu dingin dengan bola ubi warna oranye, ungu, dan kuning, sirup gula aren, es batu, semangkuk QQ ball, dan ubi jalar di meja .
Resep QQ Ball Viral ala Taiwan, Kenyal dan Gampang! Yuk Catat!
Food Oktober 19, 2026
Ilustrasi aturan paylater: ponsel berisi checklist cicilan, tas belanja, kartu pembayaran, celengan, koin, dan kalender pengingat jatuh tempo dengan nuansa pink
5 Aturan Paylater Terbaru dari OJK Sebelum 11.11, Biar Gak Boncos!
Finance Oktober 19, 2026
Ilustrasi editorial IVE Looks Can Kill: siluet group girl-hero di panggung neon ungu-pink tanpa wajah identifiable
IVE Rilis Looks Can Kill Hari Ini, Sudah Dengerin Belum?
Hiburan Oktober 19, 2026

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?