By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Jenis Pastry dan Bedanya dengan Bakery
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Jenis Pastry dan Bedanya dengan Bakery

Nisrina
Last updated: 2023/11/30 at 9:34 AM
Nisrina
Share
9 Min Read
Jenis Pastry dan Bedanya dengan Bakery
Credit: Cooking Classy
SHARE

Jenis pastry dan bedanya dengan bakery ini banyak yang sering tertukar. Banyak orang umumnya mengacu pada pastry dengan sebutan kue atau roti. Selain istilah pastry, terdapat juga terminologi bakery yang mencakup kue, roti, dan berbagai makanan yang terbuat dari tepung. Meskipun demikian, tidak semua orang memiliki pemahaman mendalam tentang apa itu pastry dan jenis-jenisnya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui perbedaan antara pastry dan bakery agar tidak keliru dalam menggunakan istilah tersebut.

Contents
Apa Itu Pastry?Apa Itu Bakery?Jenis Pastry dan Bedanya dengan Bakery1. Tempat penjualan dan waktu menikmatinya2. Cara membuatnya3. Bahan-bahannya4. HargaJenis Pastry1. Flaky2. Shortcrust3. Puff4. Rough puff5. Choux6. Filo7. Croissant8. Danish9. Suet crust pastry

Apa Itu Pastry?

Jenis Pastry dan Bedanya dengan Bakery

Pastry adalah suatu istilah yang bisa menggambarkan banyak jenis makanan. Misalnya, istilah ini bisa mengarah pada jenis adonan yang khusus untuk membuat quiche, kue tar, atau pai. Selain itu, istilah ini juga bisa menjelaskan kelompok makanan panggang, sering kali untuk menu sarapan.

Secara garis besar, pastry adalah kue yang berasal dari adonan berlapis tipis atau laminated dough yang populer dengan nama puff. Kue ini terbuat dari adonan yang mirip dengan roti atau non-laminated dough. Kata pastry berasal dari bahasa Perancis “patisserie” yang artinya kue. Inilah sebabnya, istilah ini juga menjadi sebutan untuk bidang ilmu yang berfokus pada kue, baik jenis kue kontinental maupun oriental.

Kalori pastry berbeda-beda sesuai jenisnya. Berikut kalori beberapa jenis pastry:

  • Danish pastry dengan keju: 419 kalori.
  • Pastry dengan isian buah: 267 kalori.
  • Puff pastry reguler: 61 kalori.
  • Croissant coklat: 232 kalori.
  • Eclair: 640 kalori

Apa Itu Bakery?

Jenis Pastry dan Bedanya dengan Bakery

Sedangkan bakery adalah istilah untuk roti, kue, pai, cookies, atau makanan apapun yang berbahan dasar tepung yang diolah dengan cara dipanggang. Ini merupakan istilah yang luas, bahkan pastry pun termasuk dalam bakery. Istilah ini berawal pada masa kekaisaran Romawi, ketika toko roti menjadi sangat populer dengan makanan yang dipanggang bermunculan pada acara-acara perayaan khusus.

Menu toko roti menawarkan beragam pilihan makanan yang dipanggang. Namun, secara umum, bakery bisa dibagi ke dalam kategori: kue kering (cookies), kue, roti, kue mangkuk (cupcakes), pastry dan donat. Dari kategori tersebut, pembuat roti bisa membuat berbagai variasi bahan, warna, dan rasa sesuai musim.

Kalori bakery juga berbeda-beda tergantung jenisnya. Berikut kalori beberapa jenis bakery:

  • Roti pisang: 111 kalori.
  • Roti biasa: 98 kalori.
  • Sandwich: 14 kalori
  • Roti panggang: 66 kalori
  • Sandwich ham dan keju: 105 kalori.

Jenis Pastry dan Bedanya dengan Bakery

Tak sedikit orang yang menganggap bahwa jenis pastry dan bedanya dengan bakery adalah sama. Padahal, keduanya tentu berbeda. Sederhananya, pastry adalah istilah untuk mengelompokkan kue atau adonan kulit untuk membuat bermacam jenis kue, termasuk pie.

Sementara itu, bakery masuk dalam kelompok pastry yang khusus untuk membuat danish, roti, sponge cake, maupun kue lain yang melalui proses panggang. Ini bisa kamu lihat dari asal kata bakery, yaitu bake yang artinya memanggang. Selain itu, masih ada banyak perbedaan bakery dan pastry. Berikut perbedaannya:

1. Tempat penjualan dan waktu menikmatinya

Bakery bisa kamu temukan di mana-mana dan bisa kamu nikmati sepanjang hari.  Baik untuk sarapan, camilan, maupun makanan penutup. Sedangkan pastry biasanya dijual di hotel. dan lebih sering hadir di acara istimewa yang eksklusif.

2. Cara membuatnya

Proses pembuatan bakery lebih sederhana. Hanya memerlukan bahan dasar, seperti tepung terigu, gula pasir, mentega, dan telur. Tekniknya pun mencakup mencampur bahan, menguleni, pemeriksaan dan memanggang. Sedangkan cara membuat pastry lebih rumit, elegan, dan dipandang sebagai bentuk seni, baik dalam teknik maupun penampilan.

Pembuat makanan ini menaruh perhatian terhadap detail dan bahan-bahan berkualitas tinggi, sering kali mencakup buah-buahan eksotis, cokelat eksklusif, dan tepung khusus. Tekniknya meliputi tempering coklat, mendapatkan tekstur yang tepat untuk krim dan lapisan berikutnya, dan menciptakan dekorasi gula dan cokelat yang lembut untuk meningkatkan presentasi dan rasa makanan penutup.

3. Bahan-bahannya

Kamu juga bisa menemukan bahan khas untuk setiap adonan. Misalnya, ragi pada bakery berperan untuk membuat adonan mengembang, sedangkan pastry mengandung banyak lemak.  Jadi, pastry adalah jenis makanan yang terbuat dari bahan tepung, gula, shortening, dan air yang berasal dari Eropa. Teksturnya kering, berlapis, dan sedikit lembut. Lemak pada adonan ini berperan untuk menciptakan penampilan pada bagian lapisan kue.

Sementara itu, bakery memiliki bahan dasar ragi, garam, gula, dan terigu yang berasal dari Timur Tengah. Teksturnya berserat dan empuk dengan dukungan lemak guna menguatkan ikatan tepung dan menambah rasa. Perbedaan paling jelas antara kedua jenis adonan adalah pemakaian tepungnya. Pastry memiliki tepung dengan persentase gluten antara 8-9 persen, sedangkan tepung untuk bakery mengandung gluten 11-12 persen.

4. Harga

Dari segi harga, bakery lebih terjangkau dibandingkan pastry yang membuat makanan sehat ini menjadi favorit banyak orang. Sedangkan pastry dianggap sebagai makanan mewah karena bahan-bahan yang digunakan.

Jenis Pastry

Ada banyak jenis pastry yang umum sebagai bahan untuk membuat camilan atau hidangan penutup yang nikmat, yaitu:

1. Flaky

Pertama adalah flaky, jenis paling sederhana ketimbang lainnya. Adonan ini biasanya menjadi bahan untuk membuat sosis roff, turnovers, quice, dan pie yang manis serta gurih. Adonan ini terbilang paling rapuh, sehingga mengaduk terlalu banyak akan membuat kue menjadi rapuh dan keras, jenis yang pas untuk olahan pie.

2. Shortcrust

Lalu, ada lagi shortcrust, jenis adonan yang mudah membuatnya dan terbilang tahan banting meski kamu mengaduknya terlalu sering. Konsistensinya lebih kohesif daripada kue kering karena kerap menjadi lapisan paling dasar untuk membuat kue tar.

Jenis adonan shortcrust hadir dalam bentuk kudapan dengan potongan buah sebagai topping. Menariknya, kamu akan merasakan tekstur kering dan renyah pada bagian luar, tetapi lembut pada bagian dalamnya. Supaya bisa mendapatkan tekstur adonan ini, kamu perlu membuat adonan dari bahan tepung, lemak, air, garam, dan gula. Campurkan semua bahan sesuai dengan porsinya dan panggang pada suhu tertentu.

3. Puff

Kemudian, puff yang merupakan jenis pastry dengan ciri khas adanya udara dan lemak yang terperangkap dalam lapisan adonan. Tujuannya untuk mendapatkan hasil kue yang renyah, lembut, dan berlapis. Supaya bisa membuat jenis ini, umumnya bagian dasar adonan akan diberi olesan mentega, lalu kamu bisa melipat adonan berulang kali. Jadi, ketika kamu memasukkan dalam oven, adonan akan menjadi renyah dan berlapis.

4. Rough puff

Rough puff adalah hasil kombinasi antara puff dan kue kering. Meski cara membuatnya terbilang rumit, jenis pastry ini sangat pas untuk para pengusaha kue rumahan yang tidak ingin mengeluarkan modal lebih besar dalam membuat puff atau kue kering. Tekstur puff yang cenderung kasar bisa kamu dapat dari mentega dingin, beku, atau dadu yang bercampur air dingin, tepung, dan garam.

Air akan menyatukan tepung menjadi adonan yang teksturnya kaku dengan gumpalan mentega yang selanjutnya menjadi rough puff. Jenis ini umumnya menjadi bahan untuk membuat pasties dan sosis gulung.

5. Choux

Pâte choux, choux, atau populer dengan nama kue sus menjadi jenis pastry yang berasal dari campuran air, tepung, telur, dan mentega. Tekstur adonannya lengket dan kental.

6. Filo

Ciri khas dari filo adalah bentuknya yang setipis kertas, sangat populer untuk membuat kue khas mediterania. Secara tradisional, filo akan terbagi dan berlapis pada sekitar isian, lalu dioles mentega sebelum masuk dalam oven. Jenis ini biasanya terbuat dari campuran air, tepung, dan garam dengan sedikit minyak.

Filo terbilang serbaguna dan bisa kamu lipat, beri lapisan, gulung atau acak menjadi bentuk yang sesuai dengan kebutuhan. Melalui proses panggang, tekstur dari adonan ini akan berlapis tetapi tetap renyah. Sering kali, filo menjadi adonan dasar untuk membuat tiropita dan spanakopita yang rasanya gurih serta baklava yang rasanya manis.

7. Croissant

Selanjutnya, croissant yang sering kali menjadi camilan pendamping teh maupun kopi. Bahan utamanya adalah lemak dari minyak atau mentega dan tepung terigu dengan tambahan ragi. Biasanya, proses peragian memerlukan waktu kurang lebih selama 30 menit sehingga adonan dapat mengembang sempurna. Kamu akan sangat mudah mengenali croissant dari bentuknya yang memang khas, teksturnya yang renyah dan berlipat.

8. Danish

Ada pula danish, jenis pastry yang sekilas mirip dengan croissant, tetapi proses untuk membuatnya membutuhkan waktu sedikit lebih lama. Ini karena danish perlu waktu ekstra saat proses peragian agar adonan dapat sempurna mengembang, terlebih ketika sedang dipanggang.

9. Suet crust pastry

Terakhir, suet crust, kue tradisional untuk puding kukus maupun rebus, dumpling, atau puding roly-poly. Suet dalam hal ini berupa lemak putih daging yang mirip, seperti gajih atau tetelan. Inilah sebabnya kamu sering menjumpai pastry satu ini pada jenis makanan yang rasanya gurih.

Jadi, itu tadi jenis pastry dan bedanya dengan bakery.

 

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

Nisrina November 30, 2023 November 30, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Mengenal Istilah PMO dan Dampak Negatifnya Mengenal Istilah PMO dan Dampak Negatifnya
Next Article Jenis Makanan yang Cocok untuk Awal MPASI Jenis Makanan yang Cocok untuk Awal MPASI
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?