Mempertahankan kesehatan mental adalah hal yang sangat penting. Namun, terkadang, kita mungkin tidak dapat menghindari mengalami gangguan mental. Namun, penting untuk diingat bahwa mengalami gangguan mental bukan berarti kita harus menyerah dan merasa tidak ada jalan keluar.
Menghadapi gangguan mental bukanlah tanda bahwa seseorang gila atau lemah. Banyak orang mencari bantuan dari seorang psikolog atau terapis untuk mengatasi masalah kesehatan mental mereka. Pergi ke psikolog bukanlah sesuatu yang harus dipermalukan atau dirahasiakan, melainkan langkah penting menuju kesembuhan.
Gangguan mental dapat memengaruhi siapa pun, tanpa pandang usia atau latar belakang. Bahkan, beberapa selebriti juga menghadapi masalah ini dan secara terbuka berbicara tentang pengalaman mereka dengan gangguan mental. Mereka mencari konseling dan terapi, bahkan di luar negeri, untuk mengatasi perjuangan mereka dengan rasa sakit mental. Inilah kisah-kisah inspiratif dari artis-artis yang menghadapi gangguan mental dan terus berjuang untuk hidup dengan mengatasi rasa sakit yang mereka rasakan.
1. Marshanda

Sudah bukan rahasia publik lagi bahwa Marshanda mengidap gangguan mental berupa bipolar. Bipolar adalah gangguan mental yang berhubungan dengan perubahan suasana hati yang fluktuatif.
Gejala bipolar meliputi fase tinggi dan rendah. Saat fase tinggi (mania) penderita bipolar akan merasakan energi yang tinggi dan euforia. Sementara sebaliknya, pada fase rendah (depresif) perasaan seseorang akan cenderung tertekan hingga memiliki pemikiran untuk bunuh diri.
Diketahui pada tahun 2009, ibu anak satu ini didiagnosis mengidap bipolar. Bukan perkara mudah bagi Marshanda menerima hal ini. Namun, dia berusaha untuk menerima keadaan yang ada dan terus bangkit.
Marshanda pun telah melakukan pengobatan sebaik mungkin. Bahkan, dia mengambil pengobatan di Amerika Serikat. Dalam channel YouTube Maia ALELDUL TV, Marshanda mengaku obat yang dikonsumsi saat melakukan pengobatan di Negeri Paman Sam adalah ketamin atau obat kuda. Meskipun pada dasarnya obat untuk kuda, Amerika Serikat telah memberikan izin untuk menggunakan ketamin sebagai obat treatment orang yang memiliki depresi.
Jika mengikuti laman Instagramnya, Marshanda kerap membagikan konten inspiratif. Salah satunya, bagaimana kita harus bisa menerima diri dan terus mencintai diri dalam kondisi apapun.
2. Aliando Syarief

Siapa yang tidak mengenalnya, Aliando Syarief seorang pria yang sukses dikenal publik lewat sinetron ‘Ganteng-Ganteng Serigala‘. Jika mengikuti jejak kariernya, Aliando pernah vakum di industri hiburan selama kurang lebih 2 tahun.
Setelah ditelusuri, rupanya Aliando mengidap OCD (Obsessive Compulsive Disorder). Lewat YouTube Ricky Cuaca, pria kelahiran 1996 ini mengaku penyebab dirinya mengidap OCD ekstrem adalah adanya kasus internal yang tidak dibeberkan secara detail.
Pastinya, Aliando hanya menyebut kasus itu adalah adanya emotional abuse hingga domestic abuse yang dilakukan seseorang terhadapnya. Lantaran kasus itulah dia merasa mengalami tekanan yang berat dan berujung OCD.
Menjadi public figure dan kerap bertemu khalayak ramai, tentu menjadi PR Aliando saat dirinya masih berjuang melawan OCD-nya. Hingga saat ini, Aliando masih melakukan terapi dengan seorang psikolog.
Meski begitu, kini Aliando sudah kembali aktif di perfilman Indonesia. Film ‘Argantara‘ menjadi film comeback-nya dimana dia dipasangkan dengan Natasha Wilona.
3. Vidi Aldiano

Siapa sangka artis berjuluk ‘Duta Kondangan‘ oleh warganet ini memiliki gangguan mental anxiety attack, yakni semacam kecemasan yang berlebihan. Hal ini pun baru diketahui publik lewat channel YouTube Raditya Dika.
Puncak dari gangguan mental anxiety attack-nya, Vidi mengaku pernah pingsan sebelum manggung pada 2018 silam. Pelantun ‘nuansa bening‘ pun tidak menjalani perawatan khusus. Namun, dia rutin menjalani konsultasi untuk mengurangi rasa cemasnya.
Setelah menikah dengan Sheila Dara, kesehatan mental Vidi justru membaik. Vidi pun tak menampik bahwa salah satu obat dalam melawan anxiety attack-nya adalah istrinya.
4. Ariel Tatum

Perempuan cantik dalam film ‘Sayap-Sayap Patah‘ ini pernah mengejutkan publik lewat pengakuan tentang kesehatan mentalnya. Ariel Tatum mengaku memiliki gangguan mental Borderline Personality Disorder (BPD) sejak usia 13 tahun. Namun, baru terdiagnosis pada usia 18 tahun.
Gangguan Borderline Personality Disorder membuat Ariel mengalami ketidakstabilan emosi. Efeknya pun sangat dirasakan Ariel. Melalui kanal YouTube Trans7 Official, Ariel mengatakan pernah dalam fase self harm (menyakiti diri) hingga mencoba untuk mengakhiri hidup. Tak hanya itu, Ariel menjadi kesulitan dalam menjalin hubungan asmara lantaran tidak bisa menunjukkan sisi romantisnya.
Beberapa cara yang dilakukan Ariel dalam menghadapi kondisi mentalnya adalah meminta bantuan ke seseorang yang ahli dalam bidangnya dan meditasi. Ketika keduanya dilakukan, diri menjadi lebih terkontrol dalam segi psikis maupun fisik.
Itulah 4 kisah artis yang berjuang dengan gangguan mentalnya. Bergelimang kekayaan hingga popularitas nyatanya tidak membuat kehidupan seseorang bahagia selamanya. Dari mereka kita bisa belajar tentang keikhlasan, kesabaran, dan tetap mencintai diri atas apa yang telah terjadi.
