By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Kisah Wilhelmina, Ratu Belanda yang Tak Rela Indonesia Merdeka!
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Kisah Wilhelmina, Ratu Belanda yang Tak Rela Indonesia Merdeka!

Nisrina
Last updated: 2024/02/22 at 7:19 PM
Nisrina
Share
4 Min Read
Kisah Wilhelmina, Ratu Belanda yang Tak Rela Indonesia Merdeka!
Credit: Pinterest
SHARE

Kisah Wilhelmina seorang Ratu Belanda yag tak rela Indonesia merdeka ini menarik untuk kita ketahui. Setelah berabad-abad terjajah, Indonesia akhirnya meraih kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Meski kebahagiaan menyelimuti masyarakat Indonesia, ada seorang ratu yang tidak rela melepaskan status merdeka untuk Indonesia.

Contents
Kisah Wilhelmina, Ratu Belanda yang Tak Rela Indonesia Merdeka!Siapa Ratu Wilhelmina?Jatuh sakit dan kehilangan anakTurun takhta dan akhir masa penjajahan

Ratu Wilhelmina dari Belanda menjadi satu-satunya ratu di dunia yang tidak bersedia menerima kemerdekaan Indonesia. Baginya, Indonesia dianggap membawa banyak keuntungan bagi negaranya, terutama dalam hal ekonomi. Oleh karena itu, ia enggan untuk melepaskan tanah jajahannya. Proses pelepasan Indonesia dari kekuasaan Belanda memakan waktu yang cukup lama. Belanda akhirnya mengakui kemerdekaan Indonesia pada tanggal 29 Desember 1949, empat tahun setelah Proklamasi kemerdekaan.

Kisah Wilhelmina, Ratu Belanda yang Tak Rela Indonesia Merdeka!

Siapa Ratu Wilhelmina?

Ratu Wilhelmina

Ratu Wilhelmina adalah putri dari Willem III dan Ratu Emma. Ia lahir pada 31 Agustus 1880. Ayahnya meninggal dunia saat dirinya masih berusia 10 tahun, sedangkan ibunya menjabat sebagai bupati hingga ia dewasa. Di tahun 1890, ia telah menjadi seorang ratu, namun baru dilantik pada 6 September 1898 atas persetujuan masyarakat luas.

Tak rela melepas Indonesia merdeka, Ratu Belanda ini dikenal dengan kepribadiannya yang formal dan sangat tegas, menurut keterangan Rijks Museum. Di negaranya, ia termasuk orang berpengaruh. Ratu Wilhelmina dianggap sebagai simbol pertahanan Belanda terhadap okupasi Jerman pada masa Perang Dunia II.

Perempuan yang menikah dengan Duke Henry dari Mecklenburg-Schwerin ini sempat melarikan diri bersama pemerintah ke London, Inggris pada 1940. Di sana, ia berbicara kepada orang Belanda dengan bantuan Radio Orange. Ia berbicara dengan suara lantang, untuk membangkitkan semangat Belanda yang tengah diduduki oleh Jerman masa itu. Saat kembali ke Belanda, Ratu Wilhelmina disambut dengan antusias saat kekuasaan Jerman berakhir pada 1945. Namun, hidupnya tak serta-merta bahagia. Ia sempat mengalami nasib buruk dan merana.

Jatuh sakit dan kehilangan anak

Ratu Wilhelmina sempat mengalami keguguran usai menikah dengan Duke Henry. Setelah itu, ia kembali mengandung namun jatuh sakit karena demam tifoid. Melansir dari Hystory of Royal Women, Ratu Wilhelmina mengalami demam tinggi selama berhari-hari. Kondisinya sempat pulih, namun seorang ginekolog mengatakan bahwa tidak ada harapan untuknya. Ratu Wilhelmina sangat kesakitan hingga Duke Henry meninggalkan ruangan karena tak tahan melihat penderitaan sang istri.

“Wimmy yang malang sangat menderita; seluruh rumah menderita bersamanya,” tulis Duke Henry dalam suratnya.

Demam tersebut menyebabkan anak laki-laki Ratu Wilhelmina mengalami stillbirth atau bayi lahir mati. Namun dokter mengatakan bahwa sang Ratu masih bisa mengandung anak sehat di kemudian hari. Pada 30 April 1909, Ratu Wilhelmina akhirnya dikaruniai seorang putri bernama Juliana.

Turun takhta dan akhir masa penjajahan

Tak lama setelah Indonesia merdeka, kondisi kesehatan Ratu Wilhelmina mulai menurun. Ia akhirnya memutuskan untuk turun takhta. Pada 4 September 1948, Ratu Wilhelmina menyerahkan takhtanya kepada sang anak, Putri Juliana yang berkuasa hingga 1980. Hubungan bilateral antara Indonesia dan Belanda masih memburuk meski mereka telah mengakui kemerdekaan Indonesia.

Mengutip Dutch Culture, upaya Belanda untuk memperkuat pertahanan wilayah terakhirnya di Indonesia mendapatkan penolakan kuat dari masyarakat. Demonstrasi mahasiswa pecah di depan Kantor Komisaris Tinggi Belanda pada 6 Mei 1960.

Kala itu, ada sekitar 800 orang yang mengakibatkan hancurnya perabotan kantor hingga potret kenegaraan pemimpin Belanda. Potret Ratu Wilhelmina karya Sierk Schröder dan potret Ratu Juliana karya Henricus Pol dirobek dan dilepas dari tembok hingga rusak berat.

 

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: haibunda
Nisrina Februari 22, 2024 Februari 24, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Cara Menemukan Keunikan Diri dalam Kehidupan Sehari-hari Cara Menemukan Keunikan Diri dalam Kehidupan Sehari-hari
Next Article 4 Ide Menu Sarapan yang Baik untuk Penderita Kolesterol 4 Ide Menu Sarapan yang Baik untuk Penderita Kolesterol
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?