By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Lebih Berbahaya dari Sianida, Ini Efek Keracunan Ikan Buntal
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Lebih Berbahaya dari Sianida, Ini Efek Keracunan Ikan Buntal

Nisrina
Last updated: 2024/03/08 at 11:01 AM
Nisrina
Share
2 Min Read
Lebih Berbahaya dari Sianida, Ini Efek Keracunan Ikan Buntal
Credit: Pinteerst/MOOSHROOM
SHARE

Lebih berbahaya dari sianida ternyata efek keracunan ikan buntal ini memang sangat mematikan. Kandungan racun ikan buntal disebut lebih berbahaya dari sianida. Racun yang disebut tetrodotoxin ini bisa berakibat fatal. Baru-baru ini, seorang ibu dan dua anaknya tewas usai menyantap ikan buntal. Meski banyak digemari, namun faktanya ikan buntal memang mengandung racun berbahaya.

Ikan buntal (Tetraodontiformes) umumnya hidup di perairan karang. Nilai gizi ikan ini tinggi dan sangat orang Jepang sukai. Di sana, sajian ikan buntal bisa seharga 10.500 yen atau sekitar Rp1,1 juta. Hanya saja, orang patut mewaspadai kandungan racun ikan buntal. Mengutip riset dari IPB, ikan buntal mengandung racun yang menyebutnya tetrodotoxin (TTX). Racun merupakan neurotoksin yang hingga saat ini belum menemukan penawarnya.

Ikan buntal bisa saja mengandung tetrodotoxin kuat yang bisa menyebabkan penyakit parah dan kematian. Food and Drug Administration (FDA) bahkan menyebut, racun TTX lebih berbahaya dari sianida.

Lebih Berbahaya dari Sianida, Ini Efek Keracunan Ikan Buntal

Gejala keracunan ikan buntal mulai dalam waktu 20 menit hingga 2 jam setelah menyantapnya.

Gejala awal:

1. Sensasi kesemutan di bibir dan mulut
2. Pusing
3. Kesemutan pada anggota gerak
4. Gangguan bicara
5. Gangguan keseimbangan
6. Kelemahan dan kelumpuhan otot
7. Muntah
8. Diare

Dalam kasus yang parah, tetrodotoxin bisa mengakibatkan kelumpuhan pernapasan lalu kematian. Kandungan racun ikan buntal sebenarnya bisa membuangnya sebelum ikan menjadi santapan. Biasanya, racun terkandung pada hati, gonad (ovarium dan testis), usus, dan kulit. Racun tidak bisa hilang setelah memasakn atau membekukannya. Oleh karenanya, ikan perlu membersihkan dengan cara khusus agar racun pada area-area ini tidak mengontaminasi bagian ikan yang lain.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: CNN
Nisrina Maret 8, 2024 Maret 8, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Tips Menyimpan Sisa Alpukat Agar Rasa & Warna Tidak Berubah Tips Menyimpan Sisa Alpukat Agar Rasa & Warna Tidak Berubah
Next Article Deretan Gorengan yang Jadi Buruan untuk Buka Puasa Deretan Gorengan yang Jadi Buruan untuk Buka Puasa
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?