By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Macam-macam Metode Melahirkan yang Perlu Ibu Ketahui
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Macam-macam Metode Melahirkan yang Perlu Ibu Ketahui

Nisrina
Last updated: 2023/11/15 at 9:47 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Macam-macam Metode Melahirkan yang Perlu Ibu Ketahui
Credit: Creative Market
SHARE

Macam-macam metode melahirkan memang perlu para calon ibu ketahui. Proses kelahiran merupakan momen berharga bagi pasangan yang telah lama menantikan kehadiran buah hati. Banyak dari mereka memilih untuk mengabadikan momen persalinan melalui foto atau video. Sejalan dengan kemajuan teknologi, tersedia berbagai metode persalinan bagi calon ibu untuk menyambut kedatangan sang bayi. Berikut beberapa metode melahirkan yang umum oleh ibu saat proses persalinan.

Contents
Macam-macam Metode Melahirkan1. Lotus Birth2. Water Birth3. Vaginal Birth4. Gentle Birth5. Caesar

Macam-macam Metode Melahirkan

1. Lotus Birth

Lotus birth adalah metode melahirkan dengan membiarkan tali pusat bayi tetap terhubung dengan plasenta. Metode ini dapat meningkatkan imun bayi secara natural. Bayi sudah terhubung dengan plasenta selama 9 bulan, melepas paksa hanya akan membuat bayi trauma. Sebaiknya biarkan plasenta terlepas sendiri, ini yang terbaik untuk masa transisi bayi dari dalam perut ibu kemudian pindah ke dunia luar. Namun sayangnya, pakar kelahiran dan dokter kandungan dari New York University Langone Medical Center berpendapat bayi yang tetap terhubung dengan jaringan mati (plasenta) berkemungkinan tertular infeksi.

2. Water Birth

Sesuai dengan namanya, water birth adalah melakukan proses melahirkan di dalam air. Cara ini dapat menghilangkan trauma bayi yang keluar dari ruang nyaman rahim ibu ke dunia luar. Melakukan prosesnya juga di dalam air, yang dapat memberikan kenyamanan dan meminimalisir rasa sakit ibu saat proses persalinan berlangsung.

Meski demikian, dari hasil penelitian yang dilakukan mengatakan, tetap saja ada kemungkinan 5 persen dimana proses persalinan ini terhambat. Hal tersebut dikarenakan bayi tanpa sengaja menghirup air ataupun tali pusar yang tak sengaja patah, sehingga bayi kehilangan oksigen.

3. Vaginal Birth

Vaginal birth, atau yang dikenal dengan istilah kelahiran normal adalah proses kelahiran melalui vagina ibu. Metode melahirkan yang satu ini memang paling sering disarankan, karena proses kesembuhan tidak membutuhkan waktu lama. Selain itu, metode melahirkan dengan vaginal birth juga minim komplikasi, ibu bisa langsung memegang bayi dan menyusuinya.

Walaupun begitu risiko untuk vaginal birth tetap saja ada. Terutama untuk wanita di atas 30 tahun yang melahirkan dengan metode ini. Usia yang bertambah membuat otot ligamen tidak lagi sefleksibel dulu, sehingga ada saja kemungkinan otot robek ketika mengejan.

4. Gentle Birth

Metode melahirkan ini meyakini kalau bayi bisa mencari jalan keluarnya sendiri. Bahkan, proses melahirkan tidak ubahnya seperti dorongan BAB atau buang air kecil yang bisa melakukannya tanpa bantuan medis. Peran ibu adalah membantu bayi menemukan jalan keluarnya tanpa perlu paksaan.

Proses melahirkan dengan metode gentle birth sejatinya sudah lama sejak manusia zaman purba. Di mana ibu hamil tidak harus melahirkan dengan cara tidur melainkan bisa berdiri, jongkok, ataupun setengah duduk, senyamannya ibu hamil. Bahkan, konsep ini tidak melawan gravitasi dan menghindari vagina robek secara berlebihan.

5. Caesar

Metode melahirkan tipe ini biasanya menjadi pilihan ketika terjadi komplikasi sehingga bayi tidak bisa keluar secara normal. Melakukan cara ini dengan menyayat bagian perut ibu sebagai jalan keluar untuk bayi. Maksimal melakukan caesar adalah tiga kali. Lebih dari angka tersebut akan berisiko pada ibu. Juga, wanita yang menjalani caesar tidak disarankan untuk menjalani kelahiran normal dengan alasan yang sama.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina November 15, 2023 November 15, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Kelebihan dan Kekurangan Persalinan dengan Vakum Kelebihan dan Kekurangan Persalinan dengan Vakum
Next Article Bolehkah Mengonsumsi Minuman Isotonik Setiap Hari? Bolehkah Mengonsumsi Minuman Isotonik Setiap Hari?
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?