By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Mengenal Perbedaan Wagashi vs Yogashi Kue Khas Jepang
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Mengenal Perbedaan Wagashi vs Yogashi Kue Khas Jepang

Nisrina
Last updated: 2024/03/13 at 9:59 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Mengenal Perbedaan Wagashi vs Yogashi Kue Khas Jepang
Credit: Pinterest/enjoytokyo
SHARE

Mengenal perbedaan wagashi vs yogashi ini merupakan kue khas dari Jepang yang menarik untuk kita tahu. Apakah kamu menyukai kuliner manis khas Jepang? Pasti akrab dengan berbagai macam kue tradisional seperti dango, dorayaki, Japanese cheese cakes, strawberry short cake, taiyaki, dan sebagainya. Kuliner manis Jepang biasanya tersaji sebagai camilan yang menyertai saat menikmati teh hijau. Penggunaan kue manis Jepang sebagai pendamping teh hijau terpilih dengan sengaja karena teh hijau memiliki cita rasa yang agak pahit. Sehingga lebih nikmat ketika menyajikan bersama camilan yang manis. Berbagai jenis kue manis Jepang telah menjadi populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Keanekaragaman ini membuat kita selalu penasaran untuk mencoba berbagai varian rasa kue khas Jepang yang ditawarkan.

Contents
Mengenal Perbedaan Wagashi vs Yogashi Kue Khas JepangDari Segi Asal-usulDari Segi Bahan PembuatanDari Segi Tampilan, Rasa, dan Tekstur

Namun, tahukah kamu bahwa kuliner manis khas Jepang umumnya dapat terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu wagashi dan yogashi? Meskipun kedua istilah ini terdengar serupa, namun sebenarnya terdapat perbedaan signifikan di antara keduanya. Untuk lebih memahami perbedaan antara wagashi dan yogashi, mari simak penjelasannya di bawah ini!

Mengenal Perbedaan Wagashi vs Yogashi Kue Khas Jepang

Dari Segi Asal-usul

Jika melihat dari asal-usulnya, wagashi dan yogashi memiliki sejarah yang sangat berbeda. Wagashi sudah ada jauh sejak zaman Edo, atau tepatnya sudah ada pada abad ke-16. Wagashi adalah kue tradisional asli dari masyarakat Jepang yang terbuat tanpa adaptasi atau campur tangan dari kuliner luar negeri lainnya. Jadi, wagashi merupakan produk yang murni dari Jepang. Di sisi lain, yogashi muncul pada akhir zaman Edo atau awal zaman Meiji, sekitar abad ke-18. Pada zaman Meiji tersebut, budaya Eropa sudah masuk ke Jepang dengan mudah sehingga tidak hanya mempengaruhi gaya berbusana masyarakat Jepang, tetapi juga kulinernya. Jika menurut sejarahnya, wagashi lebih dulu ada daripada yogashi. Inilah alasannya mengapa yogashi adalah perpaduan antara kue tradisional khas Jepang dan kue asal Barat.

Wagashi

Dari Segi Bahan Pembuatan

Perbedaan antara wagashi dan yogashi juga bisa terlihat dari bahan baku yang digunakan dalam pembuatannya. Wagashi yang merupakan kue tradisional asli khas Jepang ini umumnya terbuat dari tepung beras dan ketan yang bercampur dengan buah-buahan kering serta kacang-kacangan untuk memperkaya tekstur dan rasa. Sementara itu, yogashi yang merupakan adaptasi kuliner Barat sudah pasti menggunakan tiga bahan utama, yaitu telur, tepung terigu, dan gula pasir. Ketiga bahan ini menjadi bahan utama yang wajib digunakan meski nantinya bisa diberi bahan tambahan lainnya seperti buah-buahan, susu, dan sebagainya.

Mengenal Perbedaan Wagashi vs Yogashi Kue Khas Jepang
Yogashi

Dari Segi Tampilan, Rasa, dan Tekstur

Perbedaan terakhir antara wagashi dan yogashi terletak pada tampilan, rasa, dan teksturnya. Berbeda dengan wagashi yang menggunakan rasa manis alami dari buah-buahan, yogashi cenderung memiliki rasa yang lebih manis karena gula pasir menjadi salah satu bahan utamanya. Untuk teksturnya, wagashi umumnya bertekstur agak kenyal karena campuran tepung beras dan tepung ketan. Hampir semua wagashi memasaknya dengan cara mengukus. Sementara itu, tekstur yogashi lebih lembut dan mengembang karena menggunakan bahan dasar tepung terigu yang mengocoknya dengan telur dan gula pasir, kemudian memangangnya. Dalam hal tampilan, keduanya sama-sama memiliki penampilan yang cantik, tetapi wagashi memiliki tampilan yang cenderung lebih kompleks dibanding yogashi karena memiliki banyak detail yang dikerjakan secara khusus.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

Nisrina Maret 13, 2024 Maret 13, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article 7 Sambal Mentah yang Cocok dengan Nasi Hangat 7 Sambal Mentah yang Cocok dengan Nasi Hangat
Next Article Daftar Pemenang Piala Oscar 2024, Oppenheimer Borong Piala! Daftar Pemenang Piala Oscar 2024, Oppenheimer Borong Piala!
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?