By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Mengenal Pewarna Makanan Sehat dari Bahan Alami
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Mengenal Pewarna Makanan Sehat dari Bahan Alami

Nisrina
Last updated: 2023/12/04 at 10:07 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Mengenal Pewarna Makanan Sehat dari Bahan Alami
Credit: lacocinadejoseluis
SHARE

Mengenal pewarna makanan sehat dari bahan alami ini perlu kamu ketahui untuk lebih waspada. Mirip dengan peran kosmetik, pewarna makanan hadir untuk menambah unsur estetika pada makanan dengan harapan menarik minat konsumen. Meski tujuannya estetis, pertanyaan mendasar adalah sejauh mana penggunaannya aman?

Contents
Mengenal Pewarna Makanan Sehat dari Bahan Alami1. Karoten untuk Warna Merah Tua, Jingga, atau Kuning2. Klorofil untuk Warna Hijau3. Antosianin untuk Warna Biru dan UnguWaspada Pewarna Makanan Berbahaya1. Rhodamine B2. Kuning Metanil

Di Indonesia, penggunaan pewarna makanan teratur dan terawasi secara ketat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Kementerian Kesehatan. Aturan yang otoritas kesehatan keluargan untuk mengelompokkan pewarna makanan menjadi dua jenis, yakni alami dan buatan atau sintetis.

Namun, perlu waspada bahwa terkadang terjadi penyalahgunaan pewarna makanan dengan penggunaan pewarna tekstil. Hal ini bukan tanpa risiko, karena penggunaan bahan kimia pada makanan dapat menimbulkan dampak negatif pada kesehatan tubuh yang perlu kamu hindari.

Mengenal Pewarna Makanan Sehat dari Bahan Alami

BPOM menjelaskan bahwa pewarna alami merupakan bahan tambahan makanan yang terbuat dari proses isolasi, ekstraksi, atau derivatisasi yang disebut juga sintesis parsial dari hewan, tumbuhan, mineral, atau sumber alami lainnya. Pewarna makanan yang terbuat dari bahan alami bisa dikatakan sebagai “kosmetik” yang tertua karena telah lama digunakan.

Sampai sekarang, penggunaan pewarna makanan dari bahan alami ini masih dianggap lebih aman dan tidak menimbulkan banyak efek samping. Adapun jenis pewarna makanan dari bahan-bahan alami ini, yaitu:

1. Karoten untuk Warna Merah Tua, Jingga, atau Kuning

Bahan alami ini bisa dengan mudah kamu temukan pada sayur maupun buah yang memiliki warna yang sama, misalnya labu, ubi merah, dan wortel. Karoten sangat baik digunakan sebagai pewarna makanan sehat dan produk susu karena sifatnya yang mudah larut dalam lemak.

2. Klorofil untuk Warna Hijau

Bahan alami ini bisa kamu temukan pada semua sayuran atau tumbuhan yang memiliki warna daun hijau, termasuk daun mint dan bayam. Klorofil sendiri merupakan komponen yang penting bagi tanaman saat melakukan proses fotosintesis.

3. Antosianin untuk Warna Biru dan Ungu

Kamu bisa menggunakan buah anggur atau bluberi untuk mendapatkan warna ungu maupun biru secara alami. Oleh karena sifatnya yang larut di dalam air, bahan alami ini cocok untuk membuat sirup atau agar-agar.

Tidak hanya itu, BPOM juga menyebutkan pewarna makanan alami untuk membuat menu makanan sehat lain yang sudah siap menggunakannya dan tentunya telah memiliki izin edar, yaitu karamel, kurkumin, merah buah bit, riboflavin, dan titanium dioksida.

Waspada Pewarna Makanan Berbahaya

Lalu, pewarna makanan seperti apa yang berbahaya dan perlu kita waspadai?

1. Rhodamine B

Sebenarnya, jenis pewarna ini berguna untuk kayu, sabun, kulit, tekstil, dan kertas. Tidak hanya itu, rhodamine B juga banyak berguna untuk menguji bahan kimia yang menggunakan air raksa sebagai reagensia.

Bentuk dari rhodamine B berupa serbuk berwarna ungu kemerahan atau padatan berwarna hijau. Hasil sementara warna yang berupa merah kebiruan. Apabila zat ini masuk ke dalam tubuh manusia dampaknya, yaitu keracunan dan memicu sel kanker.

2. Kuning Metanil

Warna satu ini banyak berguna untuk cat dan tekstil serta biasa bermanfaat untuk indikator reaksi asam basa atau netralisasi. Terbuat dari kombinasi difenilamin dan asam metanilat yang sangat membahayakan jika masuk ke dalam tubuh. Reaksi mungkin tidak terjadi secara langsung, tetapi saat terjadi penumpukan akan memicu munculnya tumor pada kandung kemih, jaringan kulit, hati, hingga saluran pencernaan.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina Desember 4, 2023 Desember 4, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Resep Donat Kentang Praktis dan Lezat untuk Camilan Keluarga Resep Donat Kentang Praktis dan Lezat untuk Camilan Keluarga
Next Article Khasiat Sayuran dan Buah Berwarna yang Wajib Diketahui! Khasiat Sayuran dan Buah Berwarna yang Wajib Diketahui!
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?