By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Mengenal Tanda ‘Inner Child’ Kamu Masih Butuh Perhatian
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Mengenal Tanda ‘Inner Child’ Kamu Masih Butuh Perhatian

Nisrina
Last updated: 2024/05/17 at 10:16 AM
Nisrina
Share
6 Min Read
Mengenal Tanda 'Inner Child' Kamu Masih Butuh Perhatian
Credit: Pinterest/mindbodygreen
SHARE

Mengenal tanda ‘inner child’ masih butuh perhatian menarik untuk kita ketahui. Tidak semua orang memiliki masa kecil yang bahagia, karena banyak yang mengalami trauma pada masa itu. Trauma tersebut bisa karena berbagai hal, seperti sering melihat orang tua bertengkar, sering oleh orang tua marahi, menjadi korban bullying, dan banyak lagi peristiwa yang bisa melukai batin.

Contents
Mengenal Tanda ‘Inner Child’ Kamu Masih Butuh Perhatian1. Marah Terhadap Hal-Hal Kecil2. Takut Melangkah3. Langkah Negatif4. Bermasalah dalam Hubungan Cinta5. Hubungan yang Rumit dengan Orang Tua

Sering kali kita tidak menyadari bahwa inner child kita sebenarnya sudah terluka. Ketika pikiran dan jiwa kita terluka sejak kecil, hal ini sangat berpengaruh pada pembentukan karakter di usia dewasa. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda bahwa inner child kita masih membutuhkan perhatian.

Mengenal Tanda ‘Inner Child’ Kamu Masih Butuh Perhatian

1. Marah Terhadap Hal-Hal Kecil

Saat kita berbicara dengan teman dan kamu marah saat dia tampak kurang antusias mendengar ceritamu, itu tandanya ada yang salah dengan dirimu. Hal ini menandakan bahwa kamu sangat kurang diperhatikan di masa kecil. Bisa jadi kamu tidak pernah mendapatkan apresiasi apapun dari orang tua.

Kondisi emosional dan mental yang terbentuk saat kita dewasa merupakan sebab akibat dari kehidupan kita di masa kecil. Cobalah untuk mengingat kembali, apakah kamu sudah cukup perhatian di masa kecil? Atau kamu adalah anak kecil yang berusaha keras mendapatkan perhatian tetapi tidak berhasil mendapatkannya? Dari sinilah kita bisa mulai memperbaiki diri dan berusaha berdamai dengan masa lalu.

 

2. Takut Melangkah

Mengenal Tanda 'Inner Child' Kamu Masih Butuh Perhatian

Pernahkah kamu merasa ragu saat ingin memulai hal baru dan berujung tidak melakukan apapun? Seberapa sering kamu ragu atas kemampuanmu, padahal kamu merasa pandai dalam hal tersebut? Jika memang benar seperti itu, maka bisa jadi kamu memiliki trauma di masa kecil. Bisa jadi saat kecil kamu terlalu sering direndahkan, dipatahkan semangatnya, atau tidak memiliki kebebasan dalam menentukan pendapat.

Perilaku takut melangkah ini juga memiliki istilah lain, yaitu menyabotase diri. Saat kita takut untuk melangkah, berarti kita menghancurkan peluang dan mematahkan semangat melalui diri kita sendiri. Saat perasaan ini muncul, kemungkinan besar nasehat dari orang hebat sekalipun tidak akan bisa kita cerna. Karena itu kita perlu sadar setiap saat ketika perasaan ini muncul, agar kita bisa berpikir jernih dan meminimalisir perasaan takut tersebut.

3. Langkah Negatif

Saat kita benar-benar tidak dapat menanggulangi luka di masa lalu, maka pikiran-pikiran negatif pun bermunculan. Hal yang paling sering terjadi adalah menganggap diri sendiri tidak berguna dan tidak ada manfaatnya untuk orang lain. Pikiran ini sungguh berbahaya, karena kita bisa memutuskan untuk melangkah ke arah yang negatif.

Jika kita terus menerus menganggap hidup ini tak ada gunanya, maka keputusasaan akan terus menghantui pikiran kita. Bisa jadi kita terjerumus dalam circle orang-orang pecandu obat-obatan terlarang, pesta di club malam, hingga yang paling parah adalah berniat mengakhiri hidup.

Tenangkan dirimu, karena setiap orang pasti memiliki tujuan hidup masing-masing. Terus melatih emosi, menenangkan diri, pergi ke tempat terapi bila perlu, serta mempelajari ilmu agama bisa membuat mental kita pulih kembali.

 

4. Bermasalah dalam Hubungan Cinta

Mengenal Tanda 'Inner Child' Kamu Masih Butuh Perhatian

Saat kamu merasa hubungan cintamu selalu bermasalah atau selalu berusaha mengejar cinta meski tahu hanya berjuang sendiri, artinya ada sesuatu yang hilang dari dirimu. Biasanya mereka yang tidak pernah berhasil dalam hubungan cinta memiliki luka batin di masa kecil.

Anak kecil yang seharusnya mendapatkan perhatian penuh dari orang tuanya, batinnya akan sangat terluka saat dia tidak mendapatkan perhatian cukup. Hal ini akan berpengaruh saat dia menginjak usia remaja dan mulai mengenal cinta. Perhatikan, jika kamu merasa ada yang aneh dalam hubungan asmaramu, mungkin kamu memiliki masa lalu yang belum bisa kamu terima dan memaafkannya.

 

5. Hubungan yang Rumit dengan Orang Tua

Orang tua merupakan dua insan yang bersatu hingga kita bisa lahir di dunia ini. Seharusnya orang tua bisa menjadi sosok pelindung kita di dunia dan orang yang paling dekat dengan kita. Tetapi, saat orang terdekat sudah menggoreskan luka batin, sangat sulit kita akan menerima mereka dalam hidup.

Ketika batin kita terluka karena orang tua, maka hubungan dengan orang tua pun akan sangat renggang. Dari sinilah muncul rasa iri dengan keluarga lain dan mencari kesenangan semu yang belum tentu baik.

Jika kamu masih susah untuk memaafkan mereka, cobalah melihat kehidupanmu yang sekarang. Lihatlah hal-hal positif yang terjadi dalam dirimu, mulai dari makanan paling enak yang pernah kamu makan, sahabat yang menyayangimu, atau hasil perjuangan yang telah kamu capai. Karena kamu tidak akan merasakan kebaikan-kebaikan itu jika ibumu tidak melahirkanmu di dunia.

Luka di masa kecil memang sangat berpengaruh dalam kehidupan dewasa kita. Tetapi, semakin kita dewasa semakin matang pikiran kita. Bersyukur jika kita sudah berhasil melalui masa-masa remaja yang penuh dengan gejolak, artinya kita sudah terbentuk menjadi jiwa-jiwa yang kuat. Pilihan hidup, kita sendiri yang menentukan.

Apakah kamu akan tetap menyerah pada dunia ini, atau berjuang menjadi orang yang lebih baik lagi? Mari kita renungkan dan jadikan masa lalu sebagai pelajaran yang berharga.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: beautinesia
Nisrina Mei 17, 2024 Mei 17, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Ciri Kepribadian Pasangan yang Mudah Marah Menurut Psikolog Ciri Kepribadian Pasangan yang Mudah Marah Menurut Psikolog
Next Article Cara Ampuh Mengatasi Diare saat Menstruasi Cara Ampuh Mengatasi Diare saat Menstruasi
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?