By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Penyebab BAB Berwarna Hijau dan Cara Mengatasinya
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Penyebab BAB Berwarna Hijau dan Cara Mengatasinya

Nisrina
Last updated: 2024/02/12 at 8:14 AM
Nisrina
Share
3 Min Read
Penyebab BAB Berwarna Hijau dan Cara Mengatasinya
Credit: Pinterest
SHARE

Penyebab BAB berwarna hijau ini penting untuk kita ketahui dan bagaimana cara mengatasinya. Warna BAB memang dapat mencerminkan kondisi kesehatan seseorang. Secara umum, tinja yang normal memiliki warna cokelat dengan tekstur lembut dan padat. Perubahan warna tinja, terutama menjadi hijau, seringkali menimbulkan pertanyaan. Apa sebab dari perubahan warna BAB menjadi hijau?

Contents
Penyebab BAB Berwarna Hijau1. Pigmen Empedu2. Antibiotik3. Prosedur Medis Tertentu4. Parasit dan BakteriPenanganan BAB Berwarna Hijau1. Konsumsi Obat-Obatan2. Perawatan Rumah3. Operasi

Ada beberapa alasan mengapa tinja bisa berubah menjadi hijau. Beberapa penjelasannya termasuk konsumsi makanan tinggi klorofil, seperti bayam atau kangkung, penggunaan antibiotik, atau keberadaan infeksi bakteri dalam tubuh. Jika kamu  ingin mengetahui lebih lanjut mengenai penyebab BAB berwarna hijau, silakan baca selengkapnya di artikel ini!

Penyebab BAB Berwarna Hijau

Seperti yang disebutkan sebelumnya, umumnya kotoran berwarna cokelat. Namun, kadang-kadang juga BAB bisa berubah menjadi hijau, merah, hitam, kuning, atau warna apa pun.Banyak dari perubahan warna ini tidak menandakan kondisi medis, tetapi beberapa dapat menjadi tanda dari sesuatu yang lebih serius.

BAB berwarna hijau penyebabnya oleh konsumsi sejumlah besar sayuran berdaun hijau. Secara khusus, klorofil pada tumbuhan menghasilkan warna hijau. Selain dari jenis makanan, ada beberapa penyebab lain mengapa BAB berwarna hijau:

1. Pigmen Empedu

Kotoran mungkin berwarna hijau karena adanya pigmen empedu. Jika makanan bergerak terlalu cepat melalui usus, pigmen empedu tidak sempat terpecah sebagaimana mestinya. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab diare dan membuat BAB berwarna hijau.

2. Antibiotik

Antibiotik dapat mengubah jenis bakteri yang ada di usus. Bakteri dapat memengaruhi warna khas kotoran. Interaksi antibiotik dan bakteri sering kali dapat menyebabkan perubahan warna pada kotoran menjadi hijau.

3. Prosedur Medis Tertentu

Misalnya, seseorang yang tubuhnya menolak transplantasi sumsum tulang dapat mengembangkan penyakit graft-versus-host (GvHD). Diare dan tinja berwarna hijau adalah gejala dari kondisi ini.

4. Parasit dan Bakteri

Patogen tertentu dapat menyebabkan kotoran menjadi hijau, termasuk bakteri Salmonella, parasit berbasis air Giardia, dan norovirus. Parasit dan bakteri ini bisa berdampak pada perubahan warna feses. Orang yang mengira fesesnya berwarna hijau bukan hasil dari diet kaya sayuran atau pewarna makanan hijau harus segera memeriksakan dirinya ke dokter.

Penanganan BAB Berwarna Hijau

Jika BAB berwarna hijau disertai dengan gejala lain, kamu harus lakukan pemeriksaan ke dokter. Ini terutama bila ada gejala-gejala lain yang mengiringi seperti:

  • Perubahan warna kotoran yang tidak terkait dengan perubahan pola makan.
  • Diare yang berlangsung lama.
  • Kotoran hijau kronis (terjadi pada jangka waktu yang lama).
  • Memiliki gejala yang menyertai seperti kram perut yang parah.

Biasanya, perawatan untuk gangguan yang berhubungan dengan kotoran hijau meliputi:

1. Konsumsi Obat-Obatan

Untuk infeksi bakteri, dokter mungkin meresepkan antibiotik sesuai dengan kondisi gangguan yang menjadi penyebab.

2. Perawatan Rumah

Jika penyebab BAB berwarna hijau dikarenakan penyakit Celiac, kamu harus mengikuti diet bebas gluten. Dokter mungkin merujuk ke ahli gizi. Gangguan pencernaan lainnya, seperti penyakit Crohn dan kolitis ulserativa biasanya juga memerlukan perubahan pola makan.

3. Operasi

Pada beberapa kondisi, penyakit pada pencernaan seperti penyakit Crohn akan memerlukan pembedahan untuk mengatasinya.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina Februari 12, 2024 Februari 11, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article 5 Tradisi Imlek yang Kini Mulai Terlupakan 5 Tradisi Imlek yang Kini Mulai Terlupakan
Next Article Kebiasaan di Pagi Hari Ini Bisa Bikin Awet Muda Kebiasaan di Pagi Hari Ini Bisa Bikin Awet Muda
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?