By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Penyebab Nyeri Sendi yang Sering Terabaikan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Penyebab Nyeri Sendi yang Sering Terabaikan

Nisrina
Last updated: 2024/02/05 at 9:32 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Penyebab Nyeri Sendi yang Sering Terabaikan
Credit: hingehealth
SHARE

Penyebab nyeri sendi yang sering terabaikan ini penting untuk kita ketahui. Sensasi tidak nyaman yang terjadi pada satu atau beberapa sendi dalam tubuh disebut sebagai nyeri sendi. Masalah ini seringkali muncul di area tangan, kaki, pinggul, lutut, atau tulang belakang. Nyeri sendi bisa bersifat kronis atau timbul secara periodik. Penderita kondisi ini mungkin merasakan kekakuan, nyeri, serta sensasi terbakar atau berdenyut pada area yang terkena.

Contents
Penyebab Nyeri Sendi yang Sering Terabaikan1. Cedera2. Infeksi virus3. Penyakit lupus4. Radang sendi5. Penyakit asam urat

Dampak nyeri sendi tidak hanya terasa pada tingkat ketidaknyamanan, tetapi juga dapat mempengaruhi fungsi sendi dan membatasi gerak tubuh. Untuk mencegah timbulnya gejala dan mengurangi risiko nyeri lebih lanjut, penting untuk memahami penyebabnya. Simak informasi lebih lanjut di bawah ini!

Penyebab Nyeri Sendi yang Sering Terabaikan

Gejala nyeri sendi yang diabaikan dapat berkembang menjadi gangguan yang lebih parah dan berdampak pada kesehatan secara keseluruhan. Beberapa penyebab yang perlu kamu waspadai, di antaranya:

1. Cedera

Cedera adalah penyebab umum nyeri sendi yang terjadi akibat penggunaan atau upaya berlebihan pada sendi. Masalah ini juga dapat dipicu akibat benturan yang menyebabkan patah tulang, keseleo, atau ketegangan. Contohnya, cedera lutut yang menyebabkan kerusakan pada anterior cruciate ligament (ACL). Kondisi ini rentan terjadi pada seseorang yang melakukan olahraga tertentu, seperti sepak bola atau bola basket.

2. Infeksi virus

Beberapa infeksi virus dapat menyebabkan komplikasi berupa nyeri sendi, misalnya virus hepatitis C (HCV). Virus ini memicu respons autoimun yang merusak sendi dan jaringan sekitarnya. Gejala nyeri sendi pada pengidap HCV dapat bervariasi, tentunya melibatkan berbagai persendian tubuh. Penting untuk mendeteksi dan mengelola kondisi ini dengan cepat untuk mengurangi risiko komplikasi lebih lanjut.

3. Penyakit lupus

Lupus menjadi salah satu penyakit autoimun kronis yang merupakan salah satu penyebab nyeri otot dan sendi. Nyeri sendi bahkan sering kali menjadi gejala pertama yang muncul pada lebih dari separuh pengidap lupus. Lupus adalah kondisi saat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat, termasuk sendi dan organ tubuh lainnya. Selain nyeri, pengidapnya juga mungkin mengalami pembengkakan, kemerahan, dan kekakuan pada sendi.

4. Radang sendi

Radang sendi atau arthritis menyebabkan nyeri sendi karena adanya peradangan di dalam atau sekitar persendian tersebut. Ketika terjadi peradangan, sistem kekebalan tubuh melepaskan zat-zat kimia, seperti sitokin dan prostaglandin yang merangsang respons peradangan. Respons peradangan menghasilkan peningkatan aliran darah ke area sendi yang terkena. Hal ini yang pada akhirnya menyebabkan pembengkakan, kemerahan, dan peningkatan suhu di sekitar sendi. Selain itu, peradangan juga merusak lapisan pelindung di dalam sendi, yang disebut membran sinovial. Akibatnya, saraf di sekitar sendi menerima sinyal nyeri dan pengidap mengalami sensasi nyeri sendi.

5. Penyakit asam urat

Asam urat menyebabkan penumpukan kristal asam urat di dalam persendian. Ketika kadarnya terlalu tinggi, kristal tersebut akan mengendap di persendian, terutama pada sendi jari kaki, lutut, pergelangan kaki, dan sendi lainnya. Kristal-kristal asam urat tersebut kemudian merangsang respon peradangan dari sistem kekebalan tubuh. Hal ini yang mengakibatkan pembengkakan, kemerahan, dan rasa nyeri pada sendi yang terkena.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina Februari 5, 2024 Februari 5, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Waspada Komplikasi Campak yang Perlu Diperhatikan Waspada Komplikasi Campak yang Perlu Diperhatikan
Next Article 5 Buah Jadi Pantangan Bagi Penderita Batu Ginjal 5 Buah Jadi Pantangan Bagi Penderita Batu Ginjal
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?