Resep membuat kue lumpur ini bisa kamu coba untuk sajian camilan di rumah. Kue lumpur merupakan salah satu jenis kue tradisional Indonesia yang berasal dari Sidoarjo. Kue ini terdiri dari campuran tepung beras, kelapa parut, gula, santan, dan bahan-bahan lainnya.
Tekstur kue lumpur khasnya adalah lembut dan kenyal, dengan cita rasa manis yang menggoda. Umumnya, kue ini memanggang atau mengukusnya sebelum penyajian. Jika tertarik untuk mencoba membuatnya sendiri, berikut adalah resep dan panduan cara pembuatannya yang bisa kamu ikuti!
Resep Membuat Kue Lumpur untuk Camilan di Rumah
Kue lumpur sering dihidangkan sebagai camilan atau makanan penutup di berbagai acara dan perayaan tradisional. Kamu bisa membuatnya dalam waktu 2 jam untuk 14 porsi.
Bahan-bahan:
- 500 gr labu kuning.
- 2 butir telur.
- 150 gr tepung terigu protein sedang.
- 140 gr gula pasir.
- 300 ml santan.
- 1 sdm ekstrak vanilla.
- 1 sdm susu kental manis.
- ¼ sdt garam.
- 100 gr mentega cair.
- Kismis untuk topping.
Cara membuat:
- Potong-potong labu dan kukus hingga matang.
- Rebus santan bersama gula, garam, susu kental manis, dan ekstrak vanilla.
- Masukkan labu yang sudah dikukus, telur, dan tepung, mix hingga tercampur rata.
- Tuangkan santan sedikit demi sedikit. Aduk rata.
- Tambahkan mentega cair, aduk dengan spatula hingga tercampur rata dengan adonan.
- Panaskan cetakan (teflon) dan olesi dengan minyak goreng atau margarin.
- Tuang adonan ke dalam cetakan yang sudah panas dengan api kecil.
- Taburkan kismis, tutup cetakan, dan biarkan selama 30 menit hingga matang
Alternatif Bahan agar Lebih Menyehatkan
Kamu dapat membuat kue lumpur lebih menyehatkan dengan mengganti beberapa bahan atau menambahkan bahan-bahan bernutrisi. Pertama, ganti tepung terigu dengan tepung gandum utuh. Kamu juga bisa mengganti gula pasir dengan gula kelapa atau pemanis alami seperti madu. Selanjutnya, gunakan santan murni dari perasan air kelapa. Jangan gunakan santan kemasan karena cenderung mengandung tinggi lemak jenuh.
Tambahkan biji-bijian, seperti chia seeds atau biji rami untuk menambah kandungan serat pada makanan. Terakhir, pilih gula yang lebih menyehatkan dan mengandung indeks glikemik rendah, seperti gula kelapa atau aren.
