7 bahasa tubuh orang berbohong kepada kamu ini sudah ada penelitiannya oleh para ahli. Sebagian besar orang tidak secara alami menjadi pembohong. Karenanya, saat seseorang berbohong, ada banyak tanda yang mungkin mengungkapkannya. Tanda-tanda tersebut seringkali terlihat dalam interaksi langsung dengan orang tersebut.
Meskipun agak sulit untuk mengidentifikasinya, kita bisa memperhatikan sejumlah bahasa tubuh yang menunjukkan bahwa seseorang mungkin sedang berbohong. Jadi, ketika kita berbicara tentang hal penting dan kita ingin kejujuran. Perhatikan 7 bahasa tubuh yang mungkin ditunjukkan oleh lawan bicaramu.
7 Bahasa Tubuh Orang Berbohong Menurut Ahli
1. Gerak Tangan

Traci Brown, salah satu peserta program pelatihan penipuan bersama anggota FBI, mengatakan kepada Time jika orang yang sedang berbohong lebih sering menggunakan gestur tangan setelah berbicara, dibandingkan sebelum dan saat percakapan berlangsung. “When people are being dishonest, they also tend to face their palms away from you,” kata Brown, lalu memberi contoh orang tersebut akan memasukan tangan dalam kantong atau menyembunyikannya di bawah meja. Ini merupakan pertanda mereka menyembunyikan sesuatu, baik sebuah informasi ataupun emosi.
Seorang yang berbohong juga cenderung menggunakan kedua tangan untuk beri gestur dibandingkan mereka yang berkata jujur, sesuai dengan temuan studi tahun 2015 yang dilakukan University of Michigan.
2. Gerak Mata

Bahasa tubuh yang terlihat dari mata seorang yang sedang berbohong masih jadi perdebatan. Penelitian yang dilakukan UCLA mengungkap orang yang sedang berbohong akan mengalihkan pandangan sebentar saat momen-momen krusial, tapi studi tahun 2015 oleh University of Michigan yang menunjukkan kalau orang yang berbohong justru akan menatap orang yang dibohongi.
3. Gestur Mulut

Sejumlah ahli setuju bahwa orang berbohong akan mengerucutkan bibir saat ditanya informasi sensitif. Menurut Traci Brown, dan ahli bahasa tubuh Vanessa Van Edwards dalam tulisannya di CNBC Make It, gestur mulut ini menandakan orang tersebut sedang menahan informasi. Sementara penelitian dari UCLA menyimpulkan gestur mengerucutkan bibir menunjukkan orang tersebut tidak ingin bercakap-cakap.
4. Berkeringat atau Rasa Kering

Dr. Lillian Glass, penulis buku The Body Language of Liars, juga menyebutkan ada dampak yang dihasilkan dari tubuh saat seseorang berbohong. Ketika bohong, nervous system akan bekerja sehingga orang tersebut akan berkeringat––biasanya di atas mulut, kening, dagu, atau sekitar mulut. Orang yang berbohong juga akan merasakan kering di bagian mulut dan mata sehingga mereka cenderung sering menelan ludah.
5. Nada Suara dan Bahasa

Bahasa tubuh orang berbohong berikutnya bisa mengetahui lewat nada suara dan bahasa yang diucapkan. Ketika orang merasa grogi, otot pada pita suara mereka bisa jadi lebih tegang sehingga suara pun meninggi. Orang yang berbohong juga lebih sering menggunakan kata filler seperti ‘um’, ‘uh’, serta menghindari kalimat dengan subjek “Saya”. Saat berbohong, tidak menutup kemungkinan orang tersebut akan salah bicara dan mengoreksi bicaranya.
6. Tiba-tiba Menjauh

Edwards juga menyebutkan orang yang sedang berbohong akan menjauhkan tubuhnya dari lawan bicara. Misalnya, ia mendadak mundur selangkah. Ini menandakan dirinya tidak nyaman berbohong.
7. Perhatikan 3 Tanda yang Muncul Sebelum Menentukan Orang Bohong

Edwards juga mengingatkan agar tidak langsung menuduh orang berbohong hanya dengan melihat satu tanda bahasa tubuh. Ia menyarankan untuk melihat setidaknya 3 tanda yang ditunjukkan sebelum yakin orang itu berbohong. Sebagai contoh, jika tubuh orang itu menjauh darimu saat berbincang, nada bicara tinggi, dan muncul keringat di wajah, ada kemungkinan dia sedang berbohong.
