By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Anak Tak Nafsu Makan, Bisa Jadi Gejala Cacingan!
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Space iklan tersedia di Ruangriang
Ad imageAd image

Anak Tak Nafsu Makan, Bisa Jadi Gejala Cacingan!

Nisrina
Last updated: 2024/02/26 at 10:06 AM
Nisrina
Share
5 Min Read
Anak Tak Nafsu Makan, Bisa Jadi Gejala Cacingan!
Credit: Pinterest
SHARE

Anak tak nafsu makan bisa jadi merupakan salah satu gejala mengalami cacingan. Infeksi yang disebabkan oleh cacing merupakan salah satu kondisi kesehatan paling umum yang sering ditemui pada anak-anak. Kejadian ini lebih cenderung menimpa anak-anak yang tinggal dalam kondisi kemiskinan ekstrem, terutama di negara-negara berkembang.

Contents
Anak Tak Nafsu Makan, Bisa Jadi Gejala Cacingan!Berbagai Penyebab Cacingan pada AnakCara Mencegah Cacingan pada Anak1. Ajarkan anak menjaga kebersihan2. Rutin mengganti pakaiannya3. Potong kuku anak secara berkala4. Langkah pencegahan lainnya

Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk dapat mengenali ciri-ciri anak yang mungkin terinfeksi cacing. Infeksi cacing pada anak-anak menjadi ancaman serius terhadap kesehatan secara global, terutama di lingkungan anak-anak. Infeksi dapat terjadi ketika anak memiliki kontak langsung dengan telur cacing melalui makanan, minuman, atau benda-benda sekitar. Bahkan, kurangnya kebiasaan mencuci tangan dapat menjadi faktor penyebaran infeksi, bahkan ke orang lain di sekitarnya.

Anak Tak Nafsu Makan, Bisa Jadi Gejala Cacingan!

Sebagian besar kasus anak yang mengalami cacingan tidak menunjukkan gejala yang serius dan berbahaya. Bahkan, orang tua bisa tidak menyadari gejalanya karena mirip masalah kesehatan lainnya. Namun, orang tua tetap perlu tahu apa saja ciri-ciri anak cacingan. Gejala yang paling khas adalah anak mengalami penurunan nafsu makan.

Selain itu, ciri-ciri anak cacingan lainnya termasuk:

  • Mengalami penurunan berat badan.
  • Sulit konsentrasi.
  • Kurang bersemangat (lemah, letih, lesu).
  • Tidur menjadi tidak nyenyak.
  • Perut terasa kembung, keras, dan nyeri.
  • Pantat terasa gatal, dapat memerah dan meradang karena anak sering menggaruknya.
  • Terdapat cacing pada feses saat anak buang air besar.
  • Mengeluarkan bunyi saat bernapas.
  • Mudah tersinggung.

Berbagai Penyebab Cacingan pada Anak

Ada berbagai faktor yang dapat memicu infeksi cacing pada anak. Misalnya, tidak cuci tangan sebelum makan, kebiasaan menggigit kuku, jajan sembarangan, kontak dengan orang terinfeksi, dan mengonsumsi buah atau sayuran yang belum dicuci bersih, atau mengonsumsi makanan yang tidak higienis atau tidak matang sempurna, bahkan dapat tertular dari hewan peliharaan, tidak memakai alas kaki saat bermain di luar.

Cacing bisa masuk ke dalam tubuh melalui berbagai cara. Contohnya, dari makanan atau sentuhan seperti ketika tangan bersentuhan dengan tanah atau tinja yang mengandung telur cacing. Kemudian, telur cacing tersebut tersebut masuk ke dalam mulut ketika anak makan tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

Ketika sudah berada di dalam, telur cacing akan menetas pada usus kecil dan bergerak menuju anus. Nah, cacing yang sudah menetas bisa tertinggal di dalam usus. Tampilan fisiknya tampak seperti benang berwarna putih. Panjangnya berkisar satu sentimeter dan hidup pada usus bagian bawah. Satu ekor cacing betina dapat bertelur hingga 16 ribu butir.

Telur ini juga menjadi penyebab infeksi. Penyebaran terjadi ketika anak menggaruk pantat (karena gatal) dan tidak langsung mencuci tangan. Hal ini menyebabkan telur-telur cacing tersangkut pada kuku. Cacing yang tersangkut pada kuku ini yang menjadi penyebab penyebaran penyakit ke orang lain. Guna menekan penyebarannya, ibu bisa mengajarinya bagaimana langkah menjaga kebersihan dengan baik.

Cara Mencegah Cacingan pada Anak

Infeksi cacingan bisa memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Inilah sebabnya, setelah mengetahui ciri-ciri cacingan pada anak, ibu juga perlu mengetahui bagaimana cara pencegahan infeksi parasit satu ini. Pastikan untuk melakukan hal-hal berikut ini:

1. Ajarkan anak menjaga kebersihan

Ibu bisa melakukannya dengan mengajari cara mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Ajak juga Si Kecil melakukan aktivitas ini setelah bermain, sebelum makan, dan setelah menggunakan kamar mandi.

2. Rutin mengganti pakaiannya

Ibu perlu mengajari anak mengganti pakaian setiap hari, terutama setelah ia bermain di luar ruangan. Jangan lupa mandi terlebih dulu supaya kotoran dan telur cacing yang menempel di tubuh hilang.

3. Potong kuku anak secara berkala

Telur cacing bisa tinggal dan menetap di bawah kuku anak. Jadi, ibu perlu memotong kukunya secara berkala. Apalagi jika anak sering bermain tanah atau pasir di luar ruangan.

4. Langkah pencegahan lainnya

  • Ganti dan cuci seprai setidaknya setiap seminggu sekali.
  • Mencuci sayuran dan buah dengan air mengalir sampai bersih.
  • Memasak daging dan ikan sampai matang sebelum mengonsumsinya.
  • Minum obat cacing secara rutin 2x setahun untuk seluruh anggota keluarga.

Anak yang terinfeksi cacing sering mengalami gangguan dalam penyerapan nutrisi, yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan mereka. Itu sebabnya, jangan abaikan kondisi ini dan segera mendapatkan pengobatan yang tepat.

You Might Also Like

7 Aturan Bagasi Kereta Api dari KAI Biar Gak Boncos, Yuk Catat!

Resep QQ Ball Viral ala Taiwan, Kenyal dan Gampang! Yuk Catat!

5 Aturan Paylater Terbaru dari OJK Sebelum 11.11, Biar Gak Boncos!

IVE Rilis Looks Can Kill Hari Ini, Sudah Dengerin Belum?

7 Ide Outfit Cuaca Panas Biar Tetap Adem dan Kece, Yuk Catat!

SOURCES: halodoc
Nisrina Februari 26, 2024 Februari 26, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Penyebab Mengikat Rambut Bikin Sakit Kepala Penyebab Mengikat Rambut Bikin Sakit Kepala
Next Article 5 Kebiasaan Pemicu Penyakit Asam Lambung Kambuh 5 Kebiasaan Pemicu Penyakit Asam Lambung Kambuh
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
Space iklan tersedia di Ruangriang
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Aturan bagasi kereta api: koper oranye, koper kecil ungu, dan tote bag di dalam kabin kereta dengan kursi pink dan jendela berpemandangan bukit hijau
7 Aturan Bagasi Kereta Api dari KAI Biar Gak Boncos, Yuk Catat!
Travel Oktober 20, 2026
Resep QQ ball ala Taiwan: segelas susu dingin dengan bola ubi warna oranye, ungu, dan kuning, sirup gula aren, es batu, semangkuk QQ ball, dan ubi jalar di meja .
Resep QQ Ball Viral ala Taiwan, Kenyal dan Gampang! Yuk Catat!
Food Oktober 19, 2026
Ilustrasi aturan paylater: ponsel berisi checklist cicilan, tas belanja, kartu pembayaran, celengan, koin, dan kalender pengingat jatuh tempo dengan nuansa pink
5 Aturan Paylater Terbaru dari OJK Sebelum 11.11, Biar Gak Boncos!
Finance Oktober 19, 2026
Ilustrasi editorial IVE Looks Can Kill: siluet group girl-hero di panggung neon ungu-pink tanpa wajah identifiable
IVE Rilis Looks Can Kill Hari Ini, Sudah Dengerin Belum?
Hiburan Oktober 19, 2026

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?