By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: 7 Cara Negosiasi Gaji Biar Gak Undervalued, Wajib Kamu Tahu!
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Space iklan tersedia di Ruangriang
Ad imageAd image
Work and Money

7 Cara Negosiasi Gaji Biar Gak Undervalued, Wajib Kamu Tahu!

Fajar Nugroho
Last updated: 2026/10/19 at 6:31 PM
Fajar Nugroho
Share
6 Min Read
Ilustrasi cara negosiasi gaji: perempuan muda memegang offer letter di meja kafe dengan laptop berisi grafik naik, kopi, dan tumpukan koin
Siapkan riset dan angka yang jelas sebelum membalas offer letter. (Ilustrasi: Ruangriang)
SHARE

Bayangin, kamu baru selesai interview terakhir di startup impian di Jakarta, lalu HR tiba-tiba nanya, “Ekspektasi gajimu berapa?” Deg! Mau jawab tinggi takut dicoret, mau jawab rendah nanti nyesel tiap tanggal gajian. Tenang, kamu gak sendirian kok. Makanya kali ini aku mau ngobrolin cara negosiasi gaji yang santai tapi tetap berani, baik saat dapat offer kerja pertama maupun saat kamu mau minta naik gaji di kantor sekarang.

Contents
Kenapa Cara Negosiasi Gaji Wajib Kamu Kuasai?7 Cara Negosiasi Gaji Biar Kamu Gak Undervalued1. Riset Kisaran Gaji Dulu, Jangan Asal Tebak2. Tentukan Angka Ideal dan Batas Minimummu3. Jawab “Ekspektasi Gajimu Berapa?” dengan Rentang yang Beralasan4. Minta Waktu dan Hitung Take-Home Pay-nya5. Negosiasikan Paketnya, Bukan Cuma Angka6. Tetap Sopan, Percaya Diri, dan Hindari Ultimatum7. Minta Kenaikan Gaji dengan Data PencapaianKamu Layak Dihargai, Jadi Yuk Berani Ngomong!

Banyak dari kita, apalagi fresh graduate, merasa “udah syukur diterima” sampai lupa kalau tawaran kerja itu sebenarnya undangan buat berdiskusi. Negosiasi bukan berarti kamu matre atau gak tahu diri, ya. Ini cara kamu menghargai skill, waktu, dan energi yang bakal kamu kasih ke perusahaan.

Kenapa Cara Negosiasi Gaji Wajib Kamu Kuasai?

Menurut Program on Negotiation di Harvard Law School, perekrut sering kali memang sudah menduga kandidat akan bernegosiasi. Karena itu, tawaran pertama kerap dipasang sedikit di bawah angka yang sebenarnya sanggup dibayar perusahaan. Jadi kalau kamu langsung bilang “oke” tanpa diskusi, bisa jadi ada ruang yang terlewat begitu aja.

Kabar baiknya, negosiasi itu skill, bukan bakat. Semakin sering dilatih, semakin luwes juga kamu ngomongnya. Yuk, kita bahas satu per satu!

- Advertisement -
Space iklan tersedia di RuangriangSpace iklan tersedia di Ruangriang
Infografis 7 cara negosiasi gaji: riset kisaran gaji, tentukan dua angka, jawab dengan rentang, hitung take-home pay, nego paket, sopan, dan naik gaji pakai data
Ringkasan 7 cara negosiasi gaji. Sumber: Program on Negotiation Harvard Law School, UU Cipta Kerja, UU No. 24 Tahun 2011. (Infografis: Ruangriang)

7 Cara Negosiasi Gaji Biar Kamu Gak Undervalued

1. Riset Kisaran Gaji Dulu, Jangan Asal Tebak

Sebelum menyebut angka, cari tahu dulu kisaran gaji untuk posisi, kota, industri, dan level pengalamanmu. Kamu bisa intip situs info gaji seperti Jobstreet Salary Guide, Glassdoor, atau LinkedIn Salary, lalu bandingkan dengan cerita kakak tingkat atau mentor di bidang yang sama. Jangan lupa cek juga UMP atau UMK di kota tempatmu bekerja. Menurut UU Cipta Kerja, pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum, jadi angka itu adalah batas bawah, bukan patokan ideal.

2. Tentukan Angka Ideal dan Batas Minimummu

Setelah riset, tulis dua angka: angka ideal yang ambisius tapi masuk akal, dan batas minimum yang masih bikin kebutuhanmu aman. Hitung biaya kos, transportasi, makan, tabungan, sampai dana darurat. Dengan dua angka ini, kamu gak gampang goyah saat obrolan mulai alot.

3. Jawab “Ekspektasi Gajimu Berapa?” dengan Rentang yang Beralasan

Saat ditanya, sebutkan rentang yang batas bawahnya sudah dekat dengan angka idealmu, lalu kasih alasannya. Contohnya, “Berdasarkan riset aku untuk posisi ini di Jakarta dan pengalaman magangku di bidang yang sama, aku berharap di kisaran X sampai Y.” Kalimatnya tenang, ada datanya, dan gak terdengar menuntut. Biar makin siap, latih juga jawaban lain lewat persiapan sebelum dan sesudah interview kerja.

4. Minta Waktu dan Hitung Take-Home Pay-nya

Dapat offer letter? Ucapkan terima kasih, lalu minta waktu untuk mempelajarinya. Cek apakah angka yang tertulis itu gaji kotor atau bersih, karena gaji yang masuk rekening biasanya sudah dipotong pajak dan iuran BPJS. Biar gak kaget, pelajari dulu jumlah potongan gaji karyawan supaya kamu tahu berapa take-home pay yang realistis.

5. Negosiasikan Paketnya, Bukan Cuma Angka

Kalau gaji pokok mentok, masih ada hal lain yang bisa dibahas: bonus, tunjangan transportasi atau makan, opsi kerja hybrid, jatah cuti, sampai biaya pelatihan dan sertifikasi. Satu catatan penting, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan bukan bonus, ya. Berdasarkan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS, pemberi kerja wajib mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta. Cek juga hal yang perlu jadi pertimbangan sebelum menerima pekerjaan supaya keputusanmu makin mantap.

6. Tetap Sopan, Percaya Diri, dan Hindari Ultimatum

Kamu gak perlu nanya, “Boleh nego gak, Kak?” Para ahli negosiasi di Harvard justru menyarankan langsung ajukan tawaran balik dengan alasan yang jelas, misalnya data pasar atau skill khusus yang kamu bawa. Hindari ancaman seperti “kalau gak segini aku mundur”, dan jangan jadikan cicilan atau masalah pribadi sebagai alasan. Fokus ke nilai yang kamu berikan, dan tutup obrolan dengan nada positif.

7. Minta Kenaikan Gaji dengan Data Pencapaian

Sudah setahun kerja dan tanggung jawabmu makin banyak? Saatnya bicara. Kumpulkan bukti yang terukur, misalnya proyek yang kamu pegang, target yang terlampaui, atau proses kerja yang jadi lebih efisien berkat kamu. Minta waktu ngobrol empat mata dengan atasan, idealnya menjelang penilaian kinerja. Kalau jawabannya belum bisa sekarang, tanyakan apa saja yang perlu kamu capai dan kapan bisa dibahas lagi, lalu minta kesepakatannya dicatat.

Baca juga: 5 Keahlian Bergaji Tinggi yang Paling Dibutuhkan

Kamu Layak Dihargai, Jadi Yuk Berani Ngomong!

Negosiasi gaji memang bikin deg-degan, apalagi buat yang baru pertama kali. Tapi ingat, perusahaan merekrut kamu karena mereka butuh kemampuanmu. Selama kamu datang dengan riset, angka yang jelas, dan sikap yang hangat, obrolan soal gaji gak harus jadi drama. Paling buruk, jawabannya “belum bisa”, dan kamu tetap pulang dengan pengalaman berharga.

Sekarang aku penasaran, kamu pernah nego gaji belum? Kalau pernah, bagian mana yang paling bikin grogi? Kalau belum, coba deh mulai siapkan rentang angkamu dari sekarang. Kamu pasti bisa!

You Might Also Like

Mengenal 3 Bentuk Investasi Diri Sendiri, Bukan Hanya Finansial!

Gen Z di Jepang Rela Menyewa “Job-Leaving Agent” untuk Resign!

5 Bahasa Tubuh Ala Perempuan Sukses, Tampil Percaya Diri!

4 Hal yang Bisa Membuat Kamu Jadi Komunikator Hebat

3 Pola Pikir Tanda Kamu Udah Siap Jadi Orang Sukses

TAGGED: Fresh Graduate, Kenaikan Gaji, Negosiasi Gaji, Offer Letter, Tips Karier
Fajar Nugroho Oktober 19, 2026 Oktober 19, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Sifat zodiak Scorpio: kalung liontin kalajengking perak di atas kain beludru merah marun dengan lilin, kristal, dan cermin langit berbintang 7 Sifat Zodiak Scorpio yang Bikin Penasaran, Kamu Salah Satunya?
Next Article Ilustrasi JoongDunk dan AouBoom resmi pisah: dua kursi sutradara kosong berwarna pink dan biru di bawah lampu sorot panggung dengan taburan confetti hati JoongDunk dan AouBoom Resmi Pisah sebagai Pasangan, Ini Kata GMMTV!
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
Space iklan tersedia di Ruangriang
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Aturan bagasi kereta api: koper oranye, koper kecil ungu, dan tote bag di dalam kabin kereta dengan kursi pink dan jendela berpemandangan bukit hijau
7 Aturan Bagasi Kereta Api dari KAI Biar Gak Boncos, Yuk Catat!
Travel Oktober 20, 2026
Resep QQ ball ala Taiwan: segelas susu dingin dengan bola ubi warna oranye, ungu, dan kuning, sirup gula aren, es batu, semangkuk QQ ball, dan ubi jalar di meja .
Resep QQ Ball Viral ala Taiwan, Kenyal dan Gampang! Yuk Catat!
Food Oktober 19, 2026
Ilustrasi aturan paylater: ponsel berisi checklist cicilan, tas belanja, kartu pembayaran, celengan, koin, dan kalender pengingat jatuh tempo dengan nuansa pink
5 Aturan Paylater Terbaru dari OJK Sebelum 11.11, Biar Gak Boncos!
Finance Oktober 19, 2026
Ilustrasi editorial IVE Looks Can Kill: siluet group girl-hero di panggung neon ungu-pink tanpa wajah identifiable
IVE Rilis Looks Can Kill Hari Ini, Sudah Dengerin Belum?
Hiburan Oktober 19, 2026

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?