By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Ternyata Ini Alasan Tidak Dibangunnya Jembatan Penghubung Jawa dan Bali
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Space iklan tersedia di Ruangriang
Ad imageAd image

Ternyata Ini Alasan Tidak Dibangunnya Jembatan Penghubung Jawa dan Bali

Nisrina
Last updated: 2023/08/21 at 4:43 PM
Nisrina
Share
3 Min Read
SHARE

Pulau Jawa dan Bali, meskipun secara geografis berdekatan dan bahkan memiliki jarak yang hampir sama seperti antara Jawa dan Madura, belum memiliki jembatan yang menghubungkan keduanya. Padahal, pembangunan jembatan seperti Suramadu yang menghubungkan Jawa dengan Pulau Madura, memiliki nilai ekonomi dan aksesibilitas yang tinggi.

Namun, meski jarak antara Pulau Jawa dan Bali hanya sekitar 5 kilometer, proyek pembangunan jembatan antara keduanya belum terealisasi hingga saat ini. Banyak faktor yang mempengaruhi situasi ini, salah satunya terkait dengan mitologi Hindu Bali yang memiliki pandangan khusus terhadap penghubung darat antara pulau-pulau.

Pembangunan jembatan Jawa-Bali pertama kali digagas pada tahun 1960 oleh guru besar dari ITB, Sedyatmo. Konsep proyek ini dinamai Tri Nusa Bima­sakti, yang mengandung makna penghubungan tiga pulau: Sumatera, Jawa, dan Bali. Jembatan Selat Bali dipastikan lebih tinggi dari daratan dan perairan, hal ini untuk mengantisipasi dampak dari tingginya ombak selat.

Pada 2016, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Jembrana I Komang Arsana menolak usulan pembangunan jembatan. Menurutnya, dilihat dari sejarah Pulau Bali, yang mana dalam mitologi Dang Hyang Sidimantra sengaja memutus Pulau Bali dengan Pulau Jawa.

- Advertisement -
Space iklan tersedia di RuangriangSpace iklan tersedia di Ruangriang

Dari mitologi Hindu yang telah masuk dalam sejarah Bali itu, secara sekala dan niskala, Bali dengan Jawa sejak awal memang harus dibatasi laut yang merupakan salah satu filter sehingga hal-hal negatif dan pengaruh buruk dari luar Bali menjadi lebih mudah diawasi.

” Pembangunan jembatan Jawa-Bali akan sangat berpengaruh pada tatanan sosial budaya masyarakat. Akan ada pergeseran-pergeseran nilai di Bali,” ujar I Komang Arsana, dilansir dari merdeka.com.

Bupati Banyuwangi saat itu, Abdullah Azwar Anas kembali menggaungkan ide pembangunan jembatan. Usulan tersebut dituangkan Anas usai rapat koordinasi di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi.

Sementara itu, Ketua Wadah Antar Lembaga Umat Buddha Indonesia (Walubi) Kabupaten Jembrana saat itu, I Ketut Sujono juga menyampaikan sikap yang sama seperti Arsana. ” Lagi pula pembangunan jembatan tersebut tidak menjamin masyarakat Bali maupun Jawa lebih sejahtera,” ujarnya.

Terbaru, muncul juga isu rencana pembangunan tol kaca bawah laut yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali. Gubernur Bali Wayan Koster menolak kerasa adanya kabar itu. Penolakan Koster karena beredarnya di media sosial TikTok, sebuah video yang memperlihatkan desain tol bawah laut sepanjang dua kilometer yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali.

” Saya sudah cek ternyata itu bikinannya Kementerian,” kata Koster.

Selain itu, Koster juga menegaskan penolakan pembangunan jembatan yang menyambungkan Jawa dan Bali.

” Saya belum tahu. Tapi kalau jembatan Jawa-Bali tidak. Saya tolak. Cukup dengan kapal, alam menciptakan itu pakai kapal kalau tidak kapalnya tidak jalan. Tidak ada (jembatan),” ujarnya.

You Might Also Like

7 Aturan Bagasi Kereta Api dari KAI Biar Gak Boncos, Yuk Catat!

Resep QQ Ball Viral ala Taiwan, Kenyal dan Gampang! Yuk Catat!

5 Aturan Paylater Terbaru dari OJK Sebelum 11.11, Biar Gak Boncos!

IVE Rilis Looks Can Kill Hari Ini, Sudah Dengerin Belum?

7 Ide Outfit Cuaca Panas Biar Tetap Adem dan Kece, Yuk Catat!

SOURCES: dream
Nisrina Agustus 21, 2023 Agustus 21, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Cegah Pemborosan Makanan, Penumpang Emirates Bisa Pesan Menu 14 Hari Sebelum Penerbangan
Next Article Tips Traveling Hemat dan Ramah Lingkungan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
Space iklan tersedia di Ruangriang
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Aturan bagasi kereta api: koper oranye, koper kecil ungu, dan tote bag di dalam kabin kereta dengan kursi pink dan jendela berpemandangan bukit hijau
7 Aturan Bagasi Kereta Api dari KAI Biar Gak Boncos, Yuk Catat!
Travel Oktober 20, 2026
Resep QQ ball ala Taiwan: segelas susu dingin dengan bola ubi warna oranye, ungu, dan kuning, sirup gula aren, es batu, semangkuk QQ ball, dan ubi jalar di meja .
Resep QQ Ball Viral ala Taiwan, Kenyal dan Gampang! Yuk Catat!
Food Oktober 19, 2026
Ilustrasi aturan paylater: ponsel berisi checklist cicilan, tas belanja, kartu pembayaran, celengan, koin, dan kalender pengingat jatuh tempo dengan nuansa pink
5 Aturan Paylater Terbaru dari OJK Sebelum 11.11, Biar Gak Boncos!
Finance Oktober 19, 2026
Ilustrasi editorial IVE Looks Can Kill: siluet group girl-hero di panggung neon ungu-pink tanpa wajah identifiable
IVE Rilis Looks Can Kill Hari Ini, Sudah Dengerin Belum?
Hiburan Oktober 19, 2026

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?