Kisah Hetty Green merupakan perempuan terkaya di AS yang terkenal paling pelit di dunia. Dengan beragam kekayaan yang ia miliki, setiap individu memiliki pendekatan yang unik terhadap kekayaannya. Ada yang memilih untuk hidup mewah sambil terus mengejar pertambahan harta, sementara ada yang membatasi gaya hidupnya untuk memastikan kekayaannya terus berkembang.
Sebagai contoh, Hetty Green, seorang perempuan asal Amerika Serikat, terkenal sebagai salah satu orang terkaya di AS. Namun, ia juga terkenal sebagai individu yang sangat hemat. Bagaimana kisah menarik di balik gaya hidupnya yang unik ini? Ayo, simak lebih lanjut!
Kisah Hetty Green, Perempuan Terkaya di AS Terkenal Paling Pelit!

Harriet “Hetty” Robinson lahir di Massachusetts, pada 1834. Ia terlahir dari keluarga kaya di New England, yang memperoleh kekayaan dari armada penangkapan ikan paus yang bebasis di pelabuhan New Bedford. Kabarnya, sejak kecil Hetty telah diajari untuk menjaga kekayaan yang dimilikinya. Sebab, satu-satunya saudara laki-lakinya meninggal dunia di usia usia muda.
Sehingga, sang ayah mempersiapkan Hetty jadi pewaris kekayaan keluarga.
“Saya diajari sejak saya berusia enam tahun bahwa saya harus menjaga properti saya,” ujarnya.
Setelah menjadi jadi pewaris kekayaan keluarga, sang kakek, Gideon Howland pun mendorong Hetty agar banyak membaca literasi keuangan serta mendiskusikannya.
Hetty Green Menikah, Suami Bangkrut Tapi Ia Tetap Kaya Raya!

Semakin bertumbuh, Hetty Green terus meningkatkan kekayaannya dengan berinvestasi di hipotek, real estat, dan kereta api. Kekayaan lain didapatkannya juga dari keluarganya yang kaya raya, yang memberikan uang cuma-cuma.
Pada 11 Juli 1867, ia menikah dengan Edward Henry Green dari Vermont. Ia dikenal sebagai pria kaya raya. Namun, saat itu Hetty meminta suaminya untuk pisah harta. Ternyata, langkah ini memang menyelamatkan Hetty. Edward sang suami yang dikenal boros ini bangkrut pada tahun 1885. Saat itu, ia menolak membayarkan segala hutangnya dan memilih untuk berpisah.
Gaya Hidup Hemat dan Kontroversi Hetty

Melansir All That’s Interesting, nama Hetty memang terkenal seantero AS sebagai orang terkaya. Meski demikian, gaya hidup pelitnya juga jadi sorotan. Ia mendapat julukan sebagai “Witch of Wall Street” setelah Hetty tampak mengenakan pakaian berkabung untuk mengingat kematian suaminya pada 1902. Setelahnya, ia tidak pernah terlihat pergi tanpa kerudung hitam yang tebal, menurut Boyden Sparkes dan Samuel Penyihir Wall Street karya Taylor Moore, Hetty Green.
Kisah kepelitan Hetty yang terkenal adalah ia yang tidak pernah menggunakan air panas, tinggal di sebuah apartemen kecil di Hokoben (New Jersey), suka pakai pakaian lusuh sederhana, sampai mencari perawatan medis di klinik amal.
Mengutip Investopedia, salah satu cerita kepelitannya yang paling terkenal adalah ia yang pernah menolak perawatan medis putranya setelah kecelakaan kereta luncur, hingga membuat kakinya teramputasi. Ramainya cerita ini, ternyata putranya memiliki pandangan tersendiri.
Dalam wawancaranya dengan New York Times saat enam hari setelah kematian Hetty, ia mengatakan jika kecelakaan yang terjadi saat ia berusia 7 tahun itu tidak serius. Sehingga tidak ada pertolongan medis yang ia cari, dan baru pada saat usia dewasa, perlu untuk mengamputasinya. Ia pun mengatakan jika banyak cerita tentang ibunya yang tidak benar. Seperti menganggap orang pelit, padahal tidak demikian.
“Banyak berita yang tidak benar tentang ibu saya. Dia tergambar sebagai orang yang pelit, tapi kenyataannya tidak demikian.”