By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Potensi Unsur dan Adegan Film Tak Lolos Sensor di Malaysia
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Potensi Unsur dan Adegan Film Tak Lolos Sensor di Malaysia

Nisrina
Last updated: 2024/01/15 at 10:09 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Potensi Unsur dan Adegan Film Tak Lolos Sensor di Malaysia
Credit: Dee Company
SHARE

Potensi unsur dan adegan film tak lolos sensor di Malaysia ini menyebabkan tidak bisa tayang. Siksa Neraka ramai disorot setelah dilarang tayang di bioskop Malaysia hingga Brunei Darussalam. Kabar pelarangan itu diumumkan Antenna Entertainments, distributor film Indonesia di Malaysia. Akun media sosial distributor itu mengunggah poster film Siksa Neraka dengan tulisan “banned” di tengah.

Contents
Potensi Unsur dan Adegan Film Tak Lolos Sensor di Malaysia1. Keamanan dan ketertiban masyarakat2. Keagamaan3. Sosial budaya4. Kedisiplinan

“Bagi kalian yang menantikan ini – Siksa Neraka dilarang tayang di Malaysia dan Brunei,” tulis Antenna Entertainments. Hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut terkait adegan atau alasan larangan tayang untuk Siksa Neraka.

Beberapa film sesunggguhnya sempat dilarang tayang, seperti The Raid 2: Berandal, seri film The Purge karena adegan kekerasan, tapi film-film itu pada akhirnya berhasil lolos sensor dan rilis lewat dari jadwal awal. Namun, Rumah Dara pada 2010 juga dilarang tayang di Malaysia karena adegan kekerasan, gore, dan kanibalisme di dalamnya. Belum ada informasi pula Siksa Neraka nantinya bisa tayang secara digital atau tidak di sana.

Aturan sensor tersebut tertuang dalam pedoman penyensoran film atau Garis Panduan Penapisan Filem yang terbit oleh Kementerian Dalam Negeri. Pedoman tersebut juga mengacu kepada undang-undang Akta Penapisan Filem 2002 (Akta 620) yang berlaku di Malaysia. Pedoman itu berisi aturan dan larangan soal muatan film yang muncul dalam cerita, visual, adegan, dialog, hingga tema.

Potensi Unsur dan Adegan Film Tak Lolos Sensor di Malaysia

1. Keamanan dan ketertiban masyarakat

Unsur keamanan dan ketertiban masyarakat ikut menjadi pertimbangan penyensoran. Beberapa muatan yang terlarang muncul dalam film di Malaysia, yakni anarkisme, kebencian atas pemerintah, termasuk gambaran ketika kejahatan menang atas hal-hal baik. Lembaga sensor juga melarang film dengan adegan keuntungan dari aksi kejahatan, penggunaan senjata secara kejam, hingga visual kekerasan dari jarak dekat secara bertubi-tubi.

Adegan penyiksaan manusia atau hewan juga turut masuk daftar larangan. Hal itu kemungkinan menjadi salah satu alasan Siksa Neraka tak lulus sensor karena menunjukkan adegan penyiksaan secara eksplisit.

2. Keagamaan

Keagamaan menjadi nilai yang tersorot ketat oleh lembaga sensor Malaysia. Muatan yang berpotensi terkena sensor, seperti kampanye anti-Tuhan, bertentangan dengan ajaran dan hukum Islam, hingga merendahkan ulama.

Dalam konteks Siksa Neraka, film tersebut menampilkan adegan eksplisit yang berkaitan dengan bunuh diri. Adegan itu pun melanggar salah satu poin larangan, yakni menunjukkan adegan bunuh diri dengan durasi panjang. Selain itu, aturan sensor di Malaysia juga melarang sebuah film menimbulkan keraguan serta kegelisahan masyarakat.

 

3. Sosial budaya

Sejumlah muatan yang berkaitan dengan sosial budaya juga berpotensi ikut kena sensor di Malaysia. Sebut saja muatan negatif terhadap adat Melayu, penindasan terhadap masyarakat, hingga mengagungkan golongan tertentu.
Aturan itu juga menyensor ketat perihal seks, mulai dari adegan seks eksplisit, pakaian terlalu minim, hingga isyarat atau simbol bernuansa erotis dan seksual. Aturan ini juga berkaitan dengan hubungan sesama jenis.

 

4. Kedisiplinan

Nilai kedisiplinan turut dipantau lembaga sensor film Malaysia, dengan alasan supaya tidak menimbulkan kontroversi. Beberapa larangan yang tercantum dalam aspek itu, yakni menampilkan adegan yang mendorong perbuatan jahat, kesenian yang kurang sopan, hingga dialog atau adegan yang penuh perbuatan tercela.

Adegan dan dialog dalam film di Malaysia juga melarang menampilkan bahasa kasar, terutama bernada kebencian. Lembaga sensor pun turut melarang laki-laki berperilaku seperti wanita, begitu pula sebaliknya.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: CNN
Nisrina Januari 15, 2024 Januari 15, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Robert Downey Jr. Menang Critics Choice Awards Robert Downey Jr. Menang Critics Choice Awards
Next Article Ancika: Dia yang Bersamaku 1995 7 Karakter Baru dan Perannya di Film Ancika
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?