Dokumenter “The Devil on Trial” mengungkap kisah kasus pembunuhan yang menjadi viral dan mengilhami berbagai adaptasi, termasuk film “The Conjuring 3.” Kasus ini dikenal dengan sebutan “The Devil Made Me Do It.” Peristiwa tersebut berkaitan dengan pembunuhan Alan Bono yang dilakukan oleh Arne Johnson beberapa dekade yang lalu. Saat menghadapi persidangan, tim hukum Arne Johnson menggunakan pembelaan bahwa perbuatan kliennya dipengaruhi oleh kerasukan.
Mereka berargumen bahwa Arne adalah tidak bersalah karena peristiwa tragis yang mengakibatkan kematian Alan Bono disebabkan oleh pengaruh setan yang merasuki tubuhnya. Kasus ini bermula beberapa bulan sebelumnya ketika David Glatzel, adik dari pacar Arne Johnson, juga mengalami pengalaman kerasukan dan menjalani proses eksorsisme.
“The Devil on Trial” menggali lebih dalam mengenai penggunaan pembelaan kerasukan sebagai bagian resmi dalam persidangan pembunuhan di Amerika Serikat beberapa dekade lalu. Dokumenter ini menyajikan kronologi peristiwa yang memicu tragedi pembunuhan Alan Bono, detail persidangan, serta dampaknya, dengan mengandalkan kesaksian langsung dari individu yang terlibat, termasuk Arne Johnson.
Berikut 5 hal dibeberkan dalam dokumenter The Devil on Trial.
1. Cerita keluarga Glatzel
Dalam babak pertama dokumenter ini, para anggota Glatzel buka suara mengenai insiden yang terjadi lebih dari empat dekade lalu. Ketiga kakak buka suara mengenai situasi yang dihadapi David Glatzel kala itu. Alan dan Carl selaku abang David menyampaikan pandangan masing-masing dari kejadian yang menimpa adiknya tersebut dari awal, seperti saat David berlari keluar rumah baru Arne dan Debbie saat sedang membersihkan ruangan atas sendirian. Mereka juga menceritakan kedekatan Arne Johnson dengan keluarga karena menjalin hubungan dengan Debbie dan kala itu merencanakan pernikahan.
Debbie, sang kakak perempuan David, juga memberikan kesaksian tentang momen adik laki-lakinya itu kerasukan hingga keyakinan penuh bahwa Arne tak bersalah dalam kasus kematian Alan Bono. Bagian Debbie ditampilkan melalui rekaman video wawancara beberapa tahun lalu sebelum ia meninggal dunia. Tak hanya itu, foto-foto, rekaman suara, hingga pemberitaan mengenai David Glatzel dan Arne Johnson juga disajikan dalam dokumenter ini.
2. Pengakuan David Glatzel
David Glatzel dewasa buka suara dan menceritakan kejadian yang ia alami saat berusia 11 tahun. Ia pun mengaku tak mengingat begitu jelas dari semua yang dilakukan karena pengaruh kuasa gelap di dalamnya. Namun, ia mengingat kejadian awal di rumah baru kakak dan calon kakak iparnya itu. David bercerita seperti melihat sosok amat menyeramkan dari rumah itu dan belakangan mulai mengancam keselamatannya.
3. Pandangan Arne Johnson
Arne Johnson juga buka suara mengenai situasi beberapa dekade lalu. Mulai dari situasi David hingga keberanian yang muncul dari dalam dirinya untuk membantu calon adik iparnya itu. Ia mengaku menantang entitas apa pun yang ada dalam David karena tak percaya dengan hal-hal gaib. Namun, semua berubah setelah itu terlebih lagi saat berseteru dengan Alan Bono yang juga bos Debbie Glatzel. Ia mengaku sama sekali tak sadar ketika menyiksa bahkan menusuk Alan Bono berulang kali hingga meninggal. Dalam dokumenter itu, ia juga menceritakan hubungannya dengan Debbie, terutama setelah tak bisa bebas secara utuh hanya dengan alasan kerasukan.
4. Kisah Ed dan Lorraine Warren
Ed dan Lorraine Warren mendapatkan porsi dan sorotan cukup banyak dalam dokumenter ini. Mereka ditampilkan lewat cuplikan-cuplikan wawancara di masa lampau, pandangan dari cucu, hingga penilaian keluarga Glatzel. Awalnya, Ed dan Lorraine Warren ditampilkan sebagai sosok penyelamat David Glatzel dan dinilai bisa memberikan kesaksian untuk memengaruhi hasil putusan persidangan Arne Johnson. Kendati demikian, Carl Glatzel selaku kakak David menuding mereka memiliki agenda sendiri dengan keluarganya, terlebih lagi di saat kasus Arne menarik perhatian banyak orang dan pasangan Warren juga tengah di puncak ketenaran usai kasus Amityville.
5. Peran ibu David Glatzel
Jelang akhir dokumenter, ada bagian tentang obat Sominex yang digunakan Judy, ibu dari David Glatzel dan saudara-saudaranya. Carl Glatzel selaku anak tertua dari empat bersaudara itu belakangan mencurigai semua keanehan yang dialami keluarganya, termasuk Arne Johnson, karena Sominex yang diam-diam diberikan Judy kepada mereka.
Carl sejak awal menyatakan tak pernah percaya dengan situasi supranatural yang dialami keluarganya itu. Ia pun semakin yakin dengan pandangannya ketika membersihkan barang-barang peninggalan ibunya dan menemukan obat tidur bernama Sominex. Ia mulai menyambungkan semua hal yang terjadi belakangan dan menyadari Judy tidak pernah mengonsumsi makanan yang sama dengan suami, para anak, dan juga Arne. Itu membuatnya curiga Judy mencampurkan obat tidur dalam makanan yang ia masak.
Dari sana pula, Carl meyakini perubahan kelakuan David bukan karena kerasukan, melainkan efek mengonsumsi obat tidur sejak kecil dan dosis tertentu sehingga membuatnya berhalusinasi. Kendati demikian, David membantah semua dugaan Carl. Ia menegaskan ibu mereka tak mungkin melakukan hal tersebut.
Kelima hal di atas bisa disaksikan lebih lanjut dalam The Devil on Trial di Netflix.