Posisi tidur terbaik untuk mengatasi masalah kesehatan ini penting bagi kita ketahui. Pernahkah kamu merasa tidak nyaman saat bangun tidur karena posisi tidur yang tidak tepat? Pertanyaan sederhana ini sebenarnya mengarah pada sesuatu yang cukup penting: posisi tidur favoritmu.
Apakah kqmu lebih suka tidur tengkurap, terlentang, atau menghadap ke salah satu sisi? Meskipun mungkin terasa sangat pribadi, pilihan posisi tidur sebenarnya dapat memiliki dampak signifikan pada kesehatan.
Penelitian menunjukkan bahwa cara tidur selama 7 hingga 8 jam setiap malam dapat memiliki dampak yang berkelanjutan pada kesehatan sepanjang hari. Para ahli tidur telah mempelajari berbagai posisi tidur dan potensi manfaat yang terkait dengan masing-masing posisi tersebut.
Posisi Tidur Terbaik untuk Mengatasi Masalah Kesehatan
1. Terlentang
Dapat mengurangi nyeri punggung, leher, dan bahu
“Posisi ini membantu menjaga punggung dan leher tetap sejajar,” kata Devin Burke, pendiri Sleep Science Academy di Delray Beach, Florida, dan penulis The Sleep Advantage: Optimize Your Night to Win Your Day. Untuk meredakan nyeri punggung tambahan, coba letakkan bantal di bawah lutut agar lebih nyaman.
Dapat menenangkan mata kering
Sebuah studi kecil tahun 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Cornea menemukan bahwa mereka yang menderita mata kering lebih cenderung tidur miring atau tengkurap daripada telentang. Salah satu penjelasan yang mungkin adalah ketika kita berbaring telentang, mata kita menekan bantal, sehingga dapat menekan kelenjar yang menghasilkan air mata alami.
Bisa membantu mencegah keriput
Kamu pernah mendengar bahwa tidur bermanfaat bagi kulit(itulah mengapa mereka menyebutnya istirahat kecantikan), tetapi jika menyangkut kulit , cara kamu tidur juga penting. Saat kita berbaring telentang, gravitasi adalah sahabatmu, dan menjadikan kulit kita bagus dan halus. Tidur menyamping dan tengkurap dapat menyebabkan tekanan yang dapat menyebabkan kerutan dan kita tidak hanya berbicara tentang bekas lipatan pada sarung bantalmu.
2. Di sisi samping
Dapat memperbaiki apnea tidur
Tidur menyamping membantu menjaga saluran udara tetap terbuka dan memudahkan pernapasan; Sebaliknya, tidur terlentang membuat otot-otot di tenggorokan bagian atas menjadi rileks, sehingga menyulitkan oksigen untuk mencapai paru-paru dan memperburuk apnea tidur obstruktif (bersama dengan mendengkur yang biasa ), kata Abhinav Singh, direktur dari Indiana Sleep Center dan pakar tinjauan medis untuk Sleep Foundation.org.
Dapat meringankan masalah pencernaan dan mulas
Menurut sebuah penelitian kecil yang baru-baru ini diterbitkan dalam The American Journal of Gastroenterology,tidur miring ke kiri memungkinkan kamu membuang kelebihan asam lambung dengan lebih efisien dibandingkan posisi lain, sehingga mengurangi nyeri maag.
Mungkin bisa mencegah Alzheimer
Mengutip Real Simple, meskipun diperlukan lebih banyak penelitian,sebuah studi tahun 2015 di Stony Brook University di New York menunjukkan bahwa tidur menyamping paling efektif menghilangkan ‘limbah’ dari otak, yang berkontribusi terhadap penyakit Alzheimer.
3. Tengkurap
Dapat mengurangi dengkuran dan apnea
Itu kabar baiknya. Kabar buruknya bagi orang yang tidur tengkurap adalah posisi tersebut juga dapat menyebabkan ketegangan pada leher dan punggung. Sesuatu yang perlu kamu ingat jika itu adalah cara favorit untuk tidur sebentar.