By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: 4 Penyakit Kronis Akibat Paparan BPA, Wajib Diwasapdai!
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Health

4 Penyakit Kronis Akibat Paparan BPA, Wajib Diwasapdai!

Nisrina
Last updated: 2026/08/12 at 8:50 AM
Nisrina
Share
5 Min Read
4 Penyakit Kronis Akibat Paparan BPA, Wajib Diwasapdai!
Credit: AARP
SHARE

4 penyakit kronis akibat paparan BPA ini wajib untuk kita tahu dan waspadai. Paparan senyawa bisphenol A (BPA) yang terdapat dalam kemasan makanan dan minuman masih menjadi topik hangat di masyarakat. BPA umumnya ditemukan pada wadah makanan dan minuman plastik berbasis polikarbonat. Ketika terpapar dalam tubuh, BPA dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.

Contents
4 Penyakit Kronis Akibat Paparan BPA1. Diabetes Melitus 2. Gagal Jantung3. Penyakit Ginjal4. Kanker

BPA dan senyawa serupa dapat mengganggu sistem endokrin tubuh dan mempengaruhi berbagai fungsi biologis. Sebuah studi literatur oleh Regenerative Medicine Division, Université Laval Research Center, Canada (2021) mengidentifikasi BPA sebagai senyawa kimia pengganggu endokrin yang dapat mempengaruhi jalur sinyal hormon dan fungsi biologis lainnya. Jika paparan ini terbiarkan, senyawa ini dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis.

4 Penyakit Kronis Akibat Paparan BPA

1. Diabetes Melitus

Diabetes melitus merupakan penyakit yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti genetik, lingkungan, dan gaya hidup. Melansir jurnal pada situs resmi Science Direct, BPA sebagai salah satu bahan kimia pengganggu endokrin mempunyai implikasi kuat dalam perkembangan diabetes melitus tipe 2.

Dalam hal ini, paparan BPA dikaitkan dengan kerusakan organ dapat memperburuk perkembangan beberapa komplikasi kronis diabetes melitus. Adapun BPA disebut dapat meningkatkan stres metabolik akibat glukosa yang tinggi, mempercepat penuaan sel dan apoptosis, yang pada gilirannya mendorong perkembangan diabetes melitus.

2. Gagal Jantung

4 Penyakit Kronis Akibat Paparan BPA, Wajib Diwasapdai!

Paparan senyawa BPA disebut-sebut juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Sebuah studi oleh Department of Science and Education, The Second Affiliated Hospital of Xiamen Medical College, Chin. Menemukan kadar BPA berkorelasi positif dengan gagal jantung kongestif, penyakit jantung koroner, serangan jantung, hingga stroke.

Sebuah jurnal milik Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Cincinnati yang dirilis pada situs resmi National Library of Medicine menyebutkan studi eksperimental menunjukkan bahwa paparan BPA akut dan kronis dapat mempengaruhi fungsi fisiologis sistem kardiovaskular dan meningkatkan aktivitas kardiovaskular abnormal seperti aritmia, remodeling jantung, aterosklerosis, dan perubahan tekanan darah.

 

3. Penyakit Ginjal

Studi menunjukkan terdapat korelasi konsentrasi tinggi BPA dalam darah dengan kecenderungan lebih besar untuk menimbulkan penyakit ginjal. Terutama dalam kondisi patologis seperti diabetes dan darah tinggi. Studi lain menunjukkan BPA dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit ginjal kronis (Bosch-Panadero, et al., 2017).

Sebuah studi yang dilakukan Universidad de Alcalá, Department of Biological Systems/Physiology Spain (2021) melihat adanya hubungannya paparan BPA terhadap penyakit kronis ginjal. Studi tersebut menunjukkan konsentrasi tinggi BPA dalam darah berisiko lebih besar untuk menimbulkan penyakit ginjal, terutama pada orang yang memiliki kondisi patologis seperti diabetes dan darah tinggi.

Di sisi lain, studi dari Renal, Vascular and Diabetes Research Laboratory, Spain (2018) menunjukkan BPA menyebabkan cedera mitokondria, stres oksidatif, dan kematian apoptosis pada sel tubulus. Hasilnya, BPA dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit ginjal kronis.

 

4. Kanker

4 Penyakit Kronis Akibat Paparan BPA, Wajib Diwasapdai!

Sejumlah penelitian mengungkapkan hubungan antara paparan BPA dan kanker terkait hormon, termasuk kanker payudara, prostat, dan ovarium. Sebuah studi Andalusian School of Public Health, Campus Universitario de Cartuja, Spain (2021) melakukan penelitian terhadap 4.812 peserta yang terdiri 547 kasus kanker payudara, 575 kasus kanker prostat, dan 3.690 peserta sub-kohort (sekelompok orang yang memiliki karakteristik yang sama. Hasilnya, menemukan paparan BPA risiko yang lebih tinggi pada kanker prostat akibat peningkatan BPA dalam serum darah.

Selanjutnya, sebuah studi literatur oleh Department of Obstetrics and Gynecology, University of Medicine and Pharmacy, Romania (2020), menunjukkan BPA memiliki pengaruh negatif dalam berbagai gangguan sistem reproduksi wanita. BPA dapat memicu terjadinya modifikasi jinak pada ovarium manusia. Sehingga dapat terkatakan bahwa BPA berperan dalam munculnya kanker ovarium. Selain itu, beberapa studi in vivo pada sel manusia dan studi in vivo dengan menggunakan hewan uji menunjukkan adanya keterkaitan langsung antara paparan BPA dengan tingginya kasus insidensi kanker payudara (Dumitrascu, et al, 2020).

Paparan senyawa BPA hingga saat ini memang telah menjadi perhatian dunia. Berbagai negara di dunia pun telah melarang penggunaan BPA pada kemasan makanan dan minuman. Sebut saja Kanada, Amerika Serikat, Denmark, Malaysia, China dan negara lainnya. Sementara di Indonesia, perubahan aturan terkait label BPA masih terus Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) upayakan.

You Might Also Like

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

5 Tanda Jerawat Kamu Mau Sembuh, Jangan Sering Dipegang!

Pantangan Mencampur 3 Buah Ini dengan Susu, Berbahaya!

7 Makanan Laut Paling Sehat yang Wajib Kamu Konsumsi!

Batas Aman Waktu Penyimpanan Roti, Jangan Terlalu Lama!

SOURCES: detikhealth
Nisrina Agustus 12, 2026 Juli 30, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Cara Menjaga Kesehatan Otak agar Terhindar dari Demensia Cara Menjaga Kesehatan Otak agar Terhindar dari Demensia
Next Article Kesemutan Seperti Ini Bisa Jadi Tanda Saraf Kejepit Kesemutan Seperti Ini Bisa Jadi Tanda Saraf Kejepit
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?