Sabtu, 5 Juli 2025
Beranda blog Halaman 773

Doa Menyembelih Hewan Kurban

0

Doa berikut dapat digunakan untuk menyembelih hewan kurban, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.
Hewan kurban biasanya disembelih secara kolektif di masjid atau tempat lain.

Jika ada individu tertentu yang bertindak sebagai penyembelih, doa berikut ini digunakan saat menyembelih hewan kurban.

Doa Menyembelih Hewan Kurban

1. Doa Menyembelih Hewan Kurban Diri Sendiri

Menyembelih hewan kurban sendiri diperbolehkan. Bagi detikers yang ingin menyembelih hewan kurban diri sendiri, berikut ini doanya seperti dikutip dari situs Nahldatul Ulama (NU) Jombang.

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ
Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minni ya karim.

Artinya: “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Mu. Karenanya Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku”

2. Doa Menyembelih Hewan Kurban Orang Lain

Doa menyembelih hewan kurban orang lain berbeda dengan menyembelih hewan kurban diri sendiri. Pada doa menyembelih hewan kurban pribadi yang disebut diri sendiri. Sedangkan pada doa menyembelih hewan kurban orang lain, yang disebut adalah nama dari pemilik hewan kurban tersebut.

(….) بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَ إِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ

Bismillah wallahu akbar. Allahumma minka wa ilaika, fataqabbal min … (ucapkan nama pemilik hewan kurban)

Artinya:
Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar, Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untuk-Mu, terimalah kurban (nama pemilik hewan kurban).

Ada pula doa menyembelih hewan kurban berdasarkan hadis yang diriwayatkan Aisyah RA.

أَمَرَ بِكَبْشٍ أَقْرَنَ, يَطَأُ فِي سَوَادٍ, وَيَبْرُكُ فِي سَوَادٍ, وَيَنْظُرُ فِي سَوَادٍ; لِيُضَحِّيَ بِهِ, فَقَالَ: “اِشْحَذِي اَلْمُدْيَةَ” , ثُمَّ أَخَذَهَا, فَأَضْجَعَهُ, ثُمَّ ذَبَحَهُ, وَقَالَ: “بِسْمِ اَللَّهِ, اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ, وَمِنْ أُمّةِ مُحَمَّدٍ”

Artinya: Nabi pernah memerintahkan agar diambilkan gibas (domba jantan) bertanduk, kuku, dan perutnya hitam dan sekeliling matanya hitam. Lalu gibas tersebut dibawa ke hadapan Beliau shallallahu alaihi wassallam untuk dijadikan kurban. Beliau pun bersabda, ‘Asahlah dengan batu pengasah’. Kemudian Aisyah mengasahnya dan Nabi shallallahu alaihi wassallam membaringkan hewan tersebut lalu menyembelihnya. Saat menyembelih, Rasulullah mengucapkan ‘Bismillah, Allahumma taqobbal min Muhammad wa aali Muhammad, wa min ummati Muhammad (Dengan menyebut nama Allah, Ya Allah terimalah kurban ini dari Muhammad, keluarga Muhammad dan umat Muhammad)’. (HR Muslim Nomor 1967)

3. Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk 7 Orang

Biasanya, doa menyembelih hewan kurban untuk 7 orang dibaca saat akan menyembelih sapi atau kerbau. Berikut ini doanya.

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِن… يَا كَرِيْمُ
Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal min (ucapkan nama ke-7 pemilik hewan kurban) ya karim.

Artinya:
Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini kami bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Mu. Karenanya Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrub kami.

Selain doa di atas, ada satu lagi doa yang bisa dibaca. Doa ini merupakan penggalan QS. Al Baqarah ayat 127.

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Rabbanaa taqabbal minnaa, innaka antas-samii’ul ‘aliim.

Artinya:
Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Bolehkah Berkurban dengan Hewan Betina?

0

Jenis hewan yang harus dikurbankan harus diketahui menjelang Hari Raya Kurban. termasuk apakah hewan betina boleh dikurbankan.

Para ulama telah setuju bahwa berkurban hanya diperbolehkan dengan hewan ternak, yaitu unta, sapi (juga kerbau), domba (juga kambing), dan jenis hewan lainnya.

Hal ini dijelaskan oleh Wahbah az-Zuhaili dalam Kitab Fiqih Islam wa Adilathuhu Juz 4. Dikatakan pula bahwa kurban diperbolehkan baik jantan maupun betina serta yang dikebiri atau pejantan.

Dengan begitu, tidak boleh berkurban dengan selain hewan ternak seperti sapi liar, kijang, dan lainnya. Hal ini sesuai berdasar firman Allah SWT,

وَلِكُلِّ اُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِّيَذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ عَلٰى مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَنْعَامِۗ فَاِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ فَلَهٗٓ اَسْلِمُوْاۗ وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِيْنَ ۙ ٣٤

Artinya: “Bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban) agar mereka menyebut nama Allah atas binatang ternak yang dianugerahkan-Nya kepada mereka. Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa. Maka, berserah dirilah kepada-Nya. Sampaikanlah (Nabi Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang rendah hati lagi taat (kepada Allah).” (QS Al Hajj: 34)

Hewan Kurban Terbaik

Menurut Mazhab Syafi’i, unta jantan dan betina adalah hewan kurban yang paling penting, diikuti oleh sapi, domba, dan kambing, menurut kitab yang sama. Dengan mempertimbangkan sisi hewan yang paling banyak menghasilkan daging, ini lebih membantu orang miskin.

Menurut Mazhab Syafi’i, daging domba lebih enak daripada daging kambing, jadi kambing ditempatkan di urutan terakhir untuk kurban.

Kurban seekor sapi atau unta dari patungan tujuh orang adalah kurban berikutnya setelah kambing. Namun, seekor unta dengan lebih banyak daging daripada seekor domba lebih utama.

Menurut pendapat yang lebih dominan dari mazhab Syafi’i, berkurban dengan hewan jantan lebih penting daripada hewan betina karena dagingnya lebih enak.

Hukum Berkurban

Dalam Kitab Al-Wajiz fi Fiqh As-Sunnah Sayyid Sabiq, Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya al-Faifi juga membahas hukum berkurban.

Menurut Bukhari dan Muslim, Nabi Muhammad SAW berkurban dengan dua ekor kambing yang bertanduk dan gemuk, yang merupakan sunnah muakkadah (sangat dianjurkan), dan makruh bagi mereka yang tidak melakukannya.

Keutamaan berkurban juga diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dari Aisyah RA, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,

مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ إِنَّهَا لَتَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلَافِهَا وَأَنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِن الله بِمَكان قَبْلَ أَنْ يَقَعَ مِنْ الْأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا

Artinya: “Tidak ada amalan manusia pada Hari Raya Kurban yang dicintai Allah melebihi amalan mengalirkan darah (menyembelih hewan). Sesungguhnya hewan kurban itu akan datang pada Hari Kiamat beserta tanduk-tanduknya bulu-bulu, dan kuku-kukunya. Sungguh, sebelum darah kurban itu mengalir ke tanah pahalanya telah diterima di sisi Allah. Oleh sebab itu, tenangkanlah jiwa kalian dengan berkurban.”

5 Hal yang Harus Diketahui Agar Sah Saat Berkurban

0

Hewan kurban disembelih pada hari raya Idul Adha sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT. Namun, beberapa hewan tidak dapat dianggap sebagai hewan kurban yang sah karena beberapa karakteristiknya.

Umat muslim harus mempertimbangkan hal ini sebelum melakukan penyembelihan. Sebab, keutamaan yang diberikan akan dipengaruhi oleh sah atau tidaknya prosesi penyembelihan kurban.

Ciri Hewan Kurban yang Tidak Sah Disembelih

Berikut ini adalah lima tanda hewan kurban yang tidak sah disembelih  dari berbagai sumber:

1. Hewan yang Sakit

Hewan yang sakit atau terlalu lemah tidak boleh disembelih karena tidak memenuhi syarat kesehatan yang diperlukan untuk disembelih. Penyembelihan hewan yang sakit juga dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia jika dagingnya dikonsumsi.

Hewan yang akan dikorbankan harus sehat dan bugar, tidak cacat atau sakit, dan tidak tertular penyakit menular. Masing-masing mazhab memiliki perspektif yang berbeda tentang catat yang dimaksud.

Mazhab Syafi’i mengatakan bahwa berkurban dengan hewan yang cacat mengurangi daging, gajih, atau bagian lainnya yang dapat dimakan adalah tidak sah. Ini didasarkan pada buku Asmaji Muchtar “Dialog Lintas Mazhab: Fiqh Ibadah dan Muamalah”.

Hilang kemampuan untuk melihat adalah buta yang dimaksud. Selain itu, berkurban hewan yang dikebiri, sakit parah, tidak memiliki sumsum dalam tulangnya, atau memotong telinga atau pantatnya tidak sah. Namun, berkurban hewan yang telah dikebiri tetap sah.

2. Hewan yang Tidak Menerima Makan dan Minum yang Cukup

Hewan yang tidak menerima jumlah makanan dan minuman yang cukup juga tidak boleh disembelih sebagai hewan kurban karena mereka tidak memenuhi syarat kesehatan yang diperlukan untuk disembelih.

Selain itu, penyembelihan hewan yang tidak cukup diberi makan dan minum juga dapat berbahaya bagi kesehatan manusia. Hewan kurban harus sehat, bugar, dan menerima jumlah makanan dan air yang cukup, dan tidak kelaparan atau kehausan.

3. Hewan yang Diperoleh dengan Cara yang Tidak Halal

Hewan yang diperoleh dengan cara yang tidak halal tidak dapat disembelih sebagai kurban karena tidak memenuhi persyaratan halal untuk disembelih. Selain itu, penyembelihan hewan yang diperoleh dengan cara yang tidak halal dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia.

Oleh karena itu, hewan kurban harus diperoleh dengan cara yang halal, yaitu dengan membelinya dari pemiliknya atau dengan tukar-menukar sesuai kesepakatan, agar bermanfaat.

4. Usia Hewan Tidak Sesuai

Hewan yang terlalu muda atau terlalu tua tidak boleh disembelih karena tidak memenuhi syarat umur yang diperlukan untuk disembelih.

Riwayat yang mendasari hal ini diambil dari buku Ensiklopedi Muslim oleh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi. Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah kalian menyembelih hewan kurban kecuali dengan musinnah (kambing yang berusia setahun lebih), kecuali jika kalian mengalami kesulitan uang maka kalian menyembelih jadza’ah (kambing yang berusia enam bulan hingga satu tahun). Musinnah dari hewan ternak ialah tsaniyyah (kambing yang berusia setahun lebih).”

5. Disembelih Tidak Pada Waktunya

Menurut buku 33 Tanya Jawab Seputar Qurban: Panduan Ilmu Sebelum Beramal, yang ditulis oleh H. Abdul Somad, Lc, MA, penyembelihan kurban dapat dilakukan beberapa saat setelah terbitnya matahari pada hari Idul Adha. Waktu yang diperlukan untuk melakukan ini adalah sekitar dua rakaat sholat dan dua khutbah singkat.

Apabila hewan kurban disembelih sebelum waktu tersebut, maka sembelihan kurban tidak sah. Hal tersebut didukung oleh salah satu riwayat shahih Al Bukhari dan Muslim,

إنْ أَوَّلَ مَا تَبْدَأُ فِي يَوْمِنَا هَذَا أَنْ نُصَلّى ، ثُمَّ نَرْجِعَ فَتَنْحَرَ ، فَمَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَقَدْ أَصَابَ سُتَنَا ، وَمَنْ إِنَّ نَحرَ قَبْلَ الصَّلاَةِ فَإِنَّمَا هُوَ لَحْمٌ قَدَّمَهُ لأَهْلِهِ ، لَيْسَ مِنَ النُّسَكِ فِي شَيْءٍ

Artinya: “Sesungguhnya awal kami memulai (sembelihan kurban) pada hari kami ini adalah; bahwa kami melaksanakan sholat (Idul Adha), kemudian kami kembali, kemudian kami menyembelih hewan kurban. Siapa yang melaksanakan itu, maka sungguh ia telah melaksanakan sunnah dan siapa yang menyembelih kurban sebelum sholat (Idul Adha), maka itu hanyalah menjadi daging yang ia persembahkan untuk keluarganya, tidak termasuk ibadah (kurban) walau sedikitpun.”

Menurut hadits tersebut, hewan yang disembelih tetap sah secara hukum, tetapi bukan sebagai hewan kurban melainkan sebagai sedekah biasa. Meskipun demikian, tindakan itu masih memiliki nilai dan pahala di sisi Allah, tetapi tidak mendapatkan keutamaan pahala berkurban.

Kita dapat mengambil kesimpulan bahwa, berdasarkan beberapa karakteristik hewan kurban yang tidak sah yang disebutkan di atas, hewan kurban harus memenuhi syarat kesehatan, kehalalan, umur, telah diperiksa oleh ahli sembelih, dan harus disembelih pada waktu yang tepat.

Tujuannya adalah untuk memenuhi syarat-syarat agama Islam dan menjaga kesehatan dan keselamatan manusia. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan ciri-ciri hewan kurban yang sah untuk disembelih sebelum melakukannya. Semoga bermanfaat.

Hal-hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menyembelih Hewan Kurban

0

Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah atau 29 Juni 2023. Setelah salat Idul Adha, hari raya ini identik dengan penyembelihan hewan kurban. Menyembelih adalah membunuh ruh seseorang dengan memotong leher, tenggorokan, dan dua urat nadi dengan alat yang tajam.

Ada prosedur berkurban yang harus diikuti sesuai dengan syariat Islam untuk menyembelih hewan kurban. Bagaimana aturan hukum Islam mengenai penyembelihan hewan kurban? Lihat prosedurnya dalam artikel berikut:

Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban

Menurut Bimas Islam Kementerian Agama RI, ada beberapa tata cara untuk menyembelih hewan kurban, sebagai berikut:

1. Hewan yang akan disembelih direbahkan terlebih dahulu, kemudian kakinya diikat dan dihadapkan ke sebelah rusuknya yang kiri untuk memudahkan penyembelihan.

2. Hewan kurban dan hewan yang akan disembelih dihadapkan ke arah kiblat.

3. Potong urat nadi dan kerongkongan di kiri dan kanan leher sampai putus agar lekas mati. Urat-urat ini berfungsi sebagai saluran makanan, jadi harus putus.

4. Membaca “Bismillahi wallahuakbar”, yang berarti “Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar”, saat menyembelih hewan.

5. Sembelih hewan dengan leher yang agak panjang di pangkal leher atas.

6. Hewan yang lehernya tidak dapat disembelih karena liar atau karena jatuh ke dalam lubang sehingga tidak dapat disembelih, harus disembelih di mana saja dari badanya, asal kematiannya disebabkan oleh sembelihan, bukan karena hal lain, dengan menyebut nama Allah.

7. Hewan hanya boleh dikuliti setelah dia benar-benar mati.

Hal-hal yang Makruh dalam Menyembelih Hewan Kurban

Ada beberapa hewan yang dianggap makruh untuk disembelih sebagai kurban. Untuk mereka yang tidak tahu, “makruh” berarti perbuatan yang dianjurkan untuk ditinggalkan tetapi tidak berdosa jika dilakukan. Di antaranya:

1. Menyembelih hewan sampai lehernya patah

2. Menyembelih dengan alat tumpul

3. Memotong-motong atau menguliti hewan sebelum nyawanya hilang.

Sunnah Sewaktu Menyembelih Hewan Kurban

1. Untuk memudahkan penyembelihan, gunakan pemotong yang tajam.

2. Hewan yang disembelih hendaknya menghadap ke arah kiblat

3. Memotong dua urat yang ada di kiri dan kanan leher agar lekas mati

4. Membaca doa saat menyembelih hewan kurban.

Demikianlah tata cara menyembelih hewan kurban dan beberapa hal Makruh serta Sunnah saat menyembelih hewan kurban yang dapat kamu praktikkan apabila menyembelih hewan kurban. Semoga bermanfaat!

Kisah Perjuangan Irfan: Menabung dengan Koin Hingga Mampu Membeli Hewan Kurban

0

Ketika Anda pergi ke Pasar Ternak Bojong Cideres di Kabupaten Majalengka, Anda akan mendengar suara hewan ternak bersahutan. Berkat Hari Raya Idul Adha diberikan kepada para ‘juragan’ hewan ternak.

Saat di halaman pasar ternak, bunyi rem motornya berderit kencang terdengar nyaring di tengah kebisingan hewan ternak. Seorang pria yang berpakaian lusuh terlihat turun dari mobilnya. Ia tiba di pasar ternak ini dengan tujuan mencari hewan kurban.

Pria itu mendatangi Muhammad Ibrohim, salah seorang “juragan” hewan ternak, sambil menggendong tas berwarna hitam. Orang yang bekerja sebagai pedagang cilok di sekitar itu meminta kambing untuk kurban.
Pria itu langsung mengeluarkan sejumlah uang koin yang dibungkus kantong plastik dari isi tas yang digendongnya setelah menemukan hewan kurban yang memenuhi kriterianya. Dia mengeluarkan koin pecahan Rp500 dan Rp1.000.

Nama pria itu adalah Irfan Krisnayana, dan dia tinggal di Desa Heuleut, Kadipaten, Majalengka.

Irfan mengatakan kepada detikJabar bahwa dia sering menyisihkan uang dari dagangannya untuk berkurban. Dia mengatakan bahwa dukungan anaknya adalah sumber inspirasi ibadah kurban.

Pada Selasa (27/6/2023) Irfan mengatakan, “Awalnya ada dukungan dari anak untuk kumpulin koin. Anak saya ingin kurban, saya kumpulin dari jualan cilok, sehari Rp10 ribu.”

Dengan menyisihkan 10 ribu rupiah setiap hari, Irfan berhasil mengumpulkan uang untuk membeli hewan kurban selama sekitar sepuluh bulan.

Irfan akhirnya berhasil mengumpulkan 3 juta rupiah koin dari perjuangannya. Dari uang ini, dia akhirnya dapat membeli seekor kambing dengan harga 2,5 juta rupiah.

Selama delapan bulan hingga sepuluh bulan (menyimpan uang). Dia berkata, “Alhamdulillah, tahun ini saya bisa kurban untuk anak saya. Uang koin mencapai hampir Rp3 jutaan.”

Dia kemudian menyatakan, “Alhamdulillah, penjual hewan kurban dapat menerima uang koin dari hasil jualan cilok saya, itu uang koin beratnya sekitar 3 hingga 5 kilogram, dan alhamdulillah bisa diterima.”

Muhammad Ibrohim, penjual hewan ternak, tidak keberatan jika pelanggan membeli hewan kurbannya dengan koin.

Ibrohim berkata, “Saya sebagai penjual ya terima saja, apalagi dia pedagang kecil, sampai dia harus mengumpulkan uang hampir sepuluh bulanan katanya.”

Menurut Ibrohim, pengalaman pertamanya adalah membeli hewan ternak dengan pecahan uang koin. Menurutnya, perjuangan pedagang cilok tersebut juga membuatnya terharu.

Dia berkata, “Ini yang pertama. Saya merasa kaget dan terharu juga, pedagang kecil bisa menyisihkan uang dari jualannya, bisa membeli hewan kurban, saya juga ingin membantu dengan hasil yang segitu, bisa kasih hewan kurban yang bagus.”

Menelusuri Kota-kota Terbaik untuk Bekerja: Termasuk Indonesia?

0

MoneyNerd membuat daftar peringkat 25 kota terbesar di seluruh dunia berdasarkan gaji rata-rata, kesempatan kerja, dan biaya hidup. Dalam hal ini, Copenhagen menempati posisi teratas. Dikutip dari CNBC pada Jumat (3/3/2023), kota ini dinobatkan sebagai kota nomor satu di dunia dengan keseimbangan gaji yang kompetitif dan kesejahteraan pekerja yang baik. Di posisi kedua dan ketiga, Copenhagen, Amsterdam, dan New York membuntuti.

Ibu kota Denmark ini menerima gaji rata-rata US$ 44.474, atau setara Rp 680 juta, menurut kurs Rp 15.300. Dia juga memiliki poin keseimbangan kehidupan kerja yang tinggi, dengan skor 8,6 dari 10.

Oslo dan Copenhagen selalu disebut sebagai kota terbaik untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi; keduanya dipuji karena menjadi tempat yang aman, murah, dan menawarkan manfaat menarik bagi karyawan. Di kota-kota ini juga ada kebijakan cuti orang tua yang murah hati dan pekerjaan yang fleksibel.

Sebaliknya, New York masuk ke dalam kategori kota terbaik. Ini karena keseimbangan kehidupan kerjanya lebih baik daripada kota global lainnya seperti Hong Kong dan Dubai, terutama karena tingkat pendapatan penduduknya yang lebih tinggi.

Meskipun Swiss adalah salah satu tempat hidup termahal, New York mampu mengalahkan Swiss karena ada lebih banyak pekerjaan di beberapa industri. Zurich juga mampu mengalahkan Swiss meskipun biaya hidupnya tinggi.

Namun, Beijing, Lisbon, dan Budapest adalah kota-kota terburuk untuk keseimbangan kehidupan kerja, menurut laporan MoneyNerd. Mereka memiliki gaji tahunan rata-rata yang lebih rendah daripada kota lain, dan mereka juga memiliki lebih sedikit pekerjaan yang tersedia.

MoneyNerd menemukan kota dengan penduduk paling bahagia dan pekerjaan dengan gaji tertinggi dengan menggunakan data dari berbagai platform, termasuk Laporan Kebahagiaan Dunia, Glassdoor, LinkedIn, dan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

Daftar Kota dengan Keseimbangan Hidup dan Kerja:

1. Copenhagen

Gaji Rata-rata: US$ 44.474 atau setara Rp 680 juta
Peringkat keseimbangan kehidupan kerja:8,6 dari 10
Peringkat kebahagiaan:7,6 dari 10

2. Amsterdam

Gaji rata-rata:US$ 44.367 atau setara Rp 678,8 juta
Peringkat keseimbangan kehidupan kerja:8,3 dari 10
Peringkat kebahagiaan:7,4 dari 10

3. New York

Gaji rata-rata:US$ 71.401 atau setara Rp 1,09 miliar
Peringkat keseimbangan kehidupan kerja:5,2 dari 10
Peringkat kebahagiaan:7 dari 10

4. Oslo

Gaji rata-rata:US$ 46.196 atau setara Rp 706,98 juta
Peringkat keseimbangan kehidupan kerja:8,5 dari 10
Peringkat kebahagiaan:7,4 dari 10

5. Zürich

Gaji rata-rata:US$ 82.191 atau setara Rp 1,25 miliar
Peringkat keseimbangan kehidupan kerja:7,7 dari 10
Peringkat kebahagiaan:7,5 dari 10

Merasa Stress dengan Pekerjaan? Kenali Istilah Work Life Balance

0

Banyak orang mengabaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan kerja mereka karena pekerjaan yang menumpuk. Hal ini tidak jarang berdampak pada kesehatan mental dan psikis seseorang.

Misalnya, keluhan seperti sakit kepala, nyeri punggung, atau pegal sering diabaikan karena seharusnya merupakan sinyal bahwa tubuh memerlukan istirahat. Melita Andini, seorang penfasilitator kesehatan dari Remedi Indonesia, juga menyoroti hal ini.

Satu hal yang harus diperhatikan adalah jangan sampai pekerjaan membuat Anda lupa menikmati hidup Anda.

Saat berbincang di detikPagi, Kamis (25/5/2023), dia mengatakan, “Menikmati hidup, itu yang suka aku ingatkan pada diri sendiri kalau kerjaan lagi banyak banget, karena sudah pernah kok terjadi work life yang tidak balance dan tidak terintegrasi dengan baik sehingga akhirnya muncul penyakit di tubuh.”

Apa yang Harus Dilakukan Jika Work Life Balance Buruk?

Melati menyarankan agar segera mencari bantuan dan mulai mengubah kebiasaan pola hidup, seperti pola makan, dan pola berelasi. Pola berelasi adalah bagaimana seseorang dapat mempertahankan hubungan dengan orang terdekat, keluarga, dan rekan kerja meskipun mereka sibuk dengan pekerjaan mereka.

Pelan-pelan berhubungan dengan diri sendiri, orang tua, dan pasangan, jadi mereka melatih membagi waktu.

1. Pentingnya To Do List

Membuat to do list sangat penting untuk menyeimbangkan waktu pekerjaan dan kehidupan pribadi. Membuat to do list membuat pekerjaan dalam satu hari lebih teratur dan biasanya memungkinkan seseorang untuk menghindari menunda tugas atau urusan tertentu.

Menunda pekerjaan pasti akan mengganggu Melita sepanjang hari. “Saat kerja fokus, saat makan kita nikmati, bukan main HP tapi pikirannya kemana-mana,” katanya.

2. Nikmati Waktu Makan

Anda dapat mencapai Work Life Balance dengan memberikan waktu istirahat penuh untuk makan tanpa mengganggu.

Dia mengatakan, “Makan itu menyenangkan, makan yang kita kunyah pelan-pelan, tubuh kita juga ramah dengan kita.”

3. Sempatkan Olahraga

Olahraga membuat tubuh menjadi lebih santai, yang membantu tetap fokus dan produktif. Dia berpesan, “Kasih tubuh kita untuk olahraga, untuk relaks, melakukan hal yang kita sukai, itu yang akhirnya aku lakukan.”

4. Jangan Ragu “Say No”

Banyak karyawan merasa tidak enak menolak tugas tambahan di tempat kerja. Meskipun demikian, ada kewajiban tambahan yang harus dipenuhi di luar waktu kerja.

Melita percaya bahwa hal ini harus diperbaiki. Ia menyarankan untuk belajar berani menolak ketika tubuh merasa sudah berada di fase “overwhelmed” setelah bekerja seharian penuh.

Ada orang yang biasanya mulai merasa bersalah ketika mereka mengatakan tidak, nggak enakan, lalu menjadi tertekan, tubuh kita padahal sudah mengalarm, pundaknya sudah pegal, kepalanya sudah pusing, bibirnya sudah pecah-pecah, jadi tubuh kita sangat pintar untuk mengenali.

5. Jangan lupa untuk mengambil cuti!

Setelah berbulan-bulan berkutat dengan pekerjaan, ada saatnya untuk mengambil cuti. Melita menekankan betapa pentingnya bagi pekerja untuk mengambil cuti.

Dia menyimpulkan, “Dan yang paling penting, jangan lupa pakai cuti.”

 

Mengenal Ibadah Wukuf Saat Haji

0

Pada Selasa (27/6), para jemaah haji melakukan ibadah wukuf di Padang Arafah. Mereka biasanya melakukan ibadah ini satu hari sebelum Idul Adha atau pada hari Arafah.

Pemerintah Arab Saudi menetapkan Idul Adha pada Rabu (28/6), tidak seperti yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

Apa artinya wukuf?
Wukuf adalah salah satu ibadah haji yang paling penting adalah wukuf di Padang Arafah; yangmerupakan puncak dari semua ibadah haji.

Wukuf berarti berhenti atau berdiam diri di Arafah dalam keadaan ihram.

Wukuf di Arafah dilakukan pada waktu matahari tergelincir antara 9 dan 10 Zulhijah.

Wukuf dilakukan dalam suasana yang tenang. Jemaah haji dapat melakukannya secara kolektif atau secara berjemaah.

Umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak zikir, istigfar, membaca selawat, dan berbagai doa yang telah diserukan oleh Rasulullah SAW saat melaksanakan ibadah ini.

Doa saat wukuf

Ada banyak doa yang bisa dipanjatkan saat wukuf di Arafah. Berikut beberapa di antaranya.

1. Membaca Tahmid

الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ

Alhamdulillah

Artinya: “Segala puji bagi Allah SWT.”

2. Talbiyah sebanyak tiga kali

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ

Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk. La syarika laka

Artinya: “Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan-Mu, Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sungguh, segala puji, nikmat, dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu”.

3. Takbir dan tahmid sebanyak tiga kali

اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُ ثلاثا

Allāhu akbar wa lillāhil hamd

Artinya: “Allah maha besar. Segala puji bagi Allah.”

Mengenal Keutamaan Puasa Sunah Tarwiyah dan Arafah.

0

Apa keutamaan puasa sunah Tarwiyah dan Arafah yang sangat dianjurkan dilakukan sebelum Idul Adha?
Dua hari sebelum hari raya Idul Adha, atau pada tanggal 8 dan 9 Zulhijah, dilakukan puasa Tarwiyah dan Arafah.

Karena hari raya Idul Adha jatuh pada Kamis (29/6), puasa sunah untuk Tarwiyah dilakukan pada Selasa (27/6) dan Arafah pada Rabu (28/6).

Dilakukan pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijah, atau hari yang dicintai Allah SWT, puasa ini dianggap istimewa dan umat Muslim disarankan untuk memperbanyak amalan sunah lainnya.

Keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah

Puasa Tarwiyah dan Arafah penting dilaksanakan, seperti puasa sunah lainnya, mereka dilakukan dengan menahan keinginan makan dan minum sejak matahari terbit hingga tenggelam.

Berikut adalah beberapa keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah menurut berbagai sumber.

1. Ampunan dosa

Disebutkan bahwa Allah SWT akan mengampuni dosa orang yang melakukan puasa Tarwiyah dan Arafah.

Mereka yang menjalani puasa Tarwiyah menerima dosa satu tahun, dan mereka yang menjalani puasa Arafah menerima dua tahun, satu tahun sebelumnya dan satu tahun berikutnya.

2. Pahala yang melimpah

Siapa pun yang melakukan ibadah sunah selama sepuluh hari pertama bulan Zulhijah akan menerima pahala yang besar. Umat Muslim yang melakukan puasa Tarwiyah dan Arafah juga akan menerima pahala yang sama.

3. Seperti berpuasa setiap hari selama satu tahun

Dalam sebuah hadis, puasa Tarwiyah sebanding dengan berpuasa setiap hari selama satu tahun. Sebaliknya, puasa Arafah sebanding dengan berpuasa selama dua tahun penuh.

Hadis mengatakan, “Siapa yang puasa sepuluh hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan. Dan untuk puasa hari Tarwiyah seperti puasa setahun, dan untuk puasa hari Arafah seperti puasa dua tahun.”

4. Berbuat baik di hari istimewa

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, sepuluh hari pertama bulan Zulhijah dianggap sebagai hari istimewa. Melakukan amalan sunah selama periode ini dianggap sebagai perbuatan baik di hari istimewa.

Itulah beberapa keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah. Semoga bermanfaat

Jet Li Menderita Hipertiroid, Begini Penjelasannya

0

Penampilan aktor laga Jet Li dalam iklan menarik perhatian karena dia terlihat lebih kurus dan disebut lebih tua dari usianya. Karena penyakit hipertiroid yang ia derita sedang kambuh, wartawan mengira aktor 60 tahun itu terlihat lebih tua.

Apa sebenarnya hipertiroid?

Sejak tahun 2010, Jet Li telah diketahui mengidap hipertiroid, kondisi yang disebabkan oleh kadar hormon yang berlebihan dalam tubuhnya.

Hipertiroid atau hipertiroidisme merupakan kondisi saat kadar hormon tiroksin dalam tubuh begitu tinggi. Hormon tiroksin dihasikan oleh kelenjar tiroid. Kelenjar ini terletak pada leher bagian depan.

Metabolisme tubuh diatur oleh hormon tiroksin. Jika ada masalah dengan produksi hormon otomatis, metabolisme tubuh terganggu.

Ada banyak penyakit yang dapat menyebabkan hipertiroid. Ia dapat disebabkan oleh penyakit graves atau penyakit autoimun, menurut beberapa sumber. Tubuh menghasilkan antibodi yang disebut immunoglobulin stimulating thyroid (TSI). Antibodi membuat kelenjar tiroid terlalu aktif dan menghasilkan jumlah hormon yang berlebihan.

Penyebab kedua adalah tiroiditis, atau peradangan pada kelenjar tiroid yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau produksi antibodi yang menyerang kelenjar tiroid. Jika kelenjar rusak, hormon tiroid akan keluar.

Selain itu, nodul tiroid atau gumpalan yang muncul pada kelenjar tiroid, efek samping obat, kanker tiroid, kehamilan, tumor adenoma pada kelenjar hipofisis atau kelenjar di dasar otak adalah beberapa sumber hipertiroid.

Gejala Hipertiroid

Menurut National Institutes of Health (NIH), individu yang mengalami hipertiroid dapat diketahui dengan menunjukkan beberapa gejala, yaitu:

– penurunan berat badan, tetapi dengan nafsu makan yang meningkat
– peningkatan tekanan darah
– tremor
– sering berkeringat
– sulit konsentrasi
– buang air lebih sering
– denyut jantung tidak teratur
– sulit tidur
– mual dan muntah
– rambut rontok
– kelenjar tiroid membesar (gondok)
– ginekomastia atau pembesaran kelenjar payudara pada pria dan gangguan irama jantung atau aritmia.

Itulah penjelasan mengenai hipertiroid yang diderita Jet Li.