Minggu, 31 Agustus 2025
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Daftar Makanan Fermentasi Terbaik dan Terburuk Versi Dokter

Daftar makanan fermentasi terbaik dan terburuk versi dokter ini penting untuk kita tahu. Makanan fermentasi memang terkenal bermanfaat bagi kesehatan, tetapi tidak semua makanan fermentasi memiliki manfaat yang sama. Seorang dokter memperingatkan mengenai jenis makanan fermentasi yang baik dan buruk.

Fermentasi adalah proses di mana gula terurai oleh bakteri atau ragi, yang bertujuan untuk meningkatkan keawetan makanan dan menambah jumlah bakteri baik di usus. Makanan yang mengalami proses fermentasi sering kali mengandung probiotik yang baik untuk pencernaan.

Namun, tidak semua makanan fermentasi baik untuk kesehatan. Beberapa di antaranya ternyata dapat berdampak buruk. Ahli gastroenterologi, Will Bulsiewicz, menjelaskan jenis makanan fermentasi mana yang baik untuk dikonsumsi dan mana yang sebaiknya dihindari.

Berikut adalah penjelasan mengenai jenis makanan fermentasi terbaik dan terburuk menurut dokter, seperti yang melansir dari nyopost.com.

Daftar Makanan Fermentasi Terbaik dan Terburuk Versi Dokter

Makanan fermentasi terbaik

Dokter Will mengungkap, “Ketika membicarakan makanan fermentasi, saya akan menempatkan makanan fermentasi dari tumbuhan di urutan paling atas, seperti kimchi atau sauerkraut.” Kimchi terbuat dengan cara mengasinkan dan memfermentasikan sayuran, biasanya kubis dan lobak. Kemudian ditambah dengan bumbu bawang putih, bawang merah, dan saus ikan.

Sedangkan saurkreaut membuatnya dengan memfermentasikan kubis parut. Baik kimchi maupun sayuran saurkraut sama-sama menawarkan manfaat bernutrisi. Kol yang menjadi bahan utama dalam kimchi dan suaerkraut, semuanya dikemas dengan antioksidan dan vitamin C. Dengan kandungan tersebut, makanan ini pun dianggap sebagai makanan super.

Proses fermentasi yang mengubah kubis mentah menjadi kimchi dan sauerkraut menciptakan probiotik yang mendukung mikrobioma usus, dimana hal ini merupakan kunci respon dari sistem imunitas tubuh. Kimchi juga memiliki manfaat baik untuk kesehatan pencernaan.

Sebuah studi yang terbit bulan Januari di BMJ Open menemukan hidangan tradisional Korea yang difermentasi ini dapat membantu mengurangi lemak di area perut, dan berpotensi mengurangi risiko diabetes tipe-2.

Selain itu, makanan super yang difermentasi juga terkenal dapat menyembuhkan mabuk. Ahli gizi Claire Sorlie bahkan merekomendasikan orang-orang untuk mendapat asupan nutrisi dari makanan fermentasi ini daripada membeli suplemen probiotik mahal.

Makanan fermentasi buruk

Daftar Makanan Fermentasi Terbaik dan Terburuk Versi Dokter

Kombucha seringkali disarankan untuk dikonsumsi. Namun, minuman fermentasi ini sebenarnya tidak sebagus itu. Kombucha dibuat dengan bakteri Scoby yang ditempatkan di dalam stoples berisi teh manis. Selama fermentasi, kultur induk melahap gula, menghasilkan asam laktat dan asetat.

Kombucha telah lama menjadi minuman fermentasi yang digemari. Dikenal punya manfaat untuk meningkatkan kekebalan dan energi, meningkatkan kesehatan hati dan mengurangi peradangan usus. Terlepas dari kepopuleran dan manfaatnya, dokter Will memeringati banyak orang untuk berhati-hati.

Menurutnya, kombucha pada dasarnya adalah teh manis berubah menjadi gula, yang sebagian besar dikonsumsi oleh bakteri sebagai bagian dari fermentasi. Namun, masih ada sedikit gula tersisa. Dengan hal ini, dokter itu lebih menyarankan orang-orang membuat kombucha yang difermentasi sendiri di rumah, agar bisa mengontrol kandungan gulanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles