Waspadai jamur kuku yang bisa merusak penampilan ini memang penting bagi kita untuk mengetahuinya. Infeksi jamur pada kuku adalah kondisi umum yang sering terjadi. Gejala penyakit ini meliputi munculnya bintik putih atau kuning di bagian bawah ujung kuku tangan atau kaki. Seiring berkembangnya infeksi, jamur kuku dapat menyebabkan perubahan warna, penebalan, dan kerusakan di tepi kuku.
Jamur kuku bisa memengaruhi beberapa kuku sekaligus. Jika gejalanya ringan dan tidak mengganggu, perawatan mungkin tidak diperlukan. Sebaliknya, jika infeksi jamur membuat kuku terasa sakit atau mengakibatkan penebalan yang signifikan, sebaiknya segera mencari perawatan medis. Apa yang menjadi penyebab jamur kuku yang perlu kita waspadai?
Waspadai Jamur Kuku Yang Bisa Merusak Penampilan!
Infeksi jamur kuku disebabkan oleh berbagai organisme jamur (fungi). Penyebab jamur kuku yang paling umum adalah jenis jamur yang disebut dermatofit. Selain itu, ragi dan jamur juga dapat menyebabkan infeksi kuku. Infeksi jamur kuku dapat berkembang pada usia berapapun, tapi lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua. Seiring bertambahnya usia kuku, maka kuku menjadi rapuh dan kering.
Retakan yang kuku hasilkan memungkinkan jamur masuk. Sementar itu faktor lainnya, seperti berkurangan sirkulasi darah ke kaki dan sistem kekebalan tubuh melemah, juga berperan dalam menyebabkan jamur kuku. Infeksi jamur kuku awalnya dari penyakit kaki atlet, kemudian menyebar dari satu kuku ke kuku lainnya. Faktor-faktor yang meningkatkan risiko seseorang terkena jamur kuku meliputi:
- Berusia tua, karena berkurangnya aliran darah dan pertumbuhan kuku mulai melambat.
- Berkeringat banyak.
- Memiliki riwayat penyakit kaki atlet.
- Berjalan tanpa alas kaki di area umum yang lembab. Seperti kolam renang, gym, dan kamar mandi.
- Memiliki cedera kulit atau kuku, serta kondisi kulit seperti psoriasis.
- Mengidap penyakit diabetes, masalah pada sirkulasi darah, atau sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Gejala Jamur Kuku
Jamur kuku biasanya ditandai dengan beberapa gejala berikut:
- Bentuk kuku berubah.
- Kuku berwarna kehitaman, akibat penumpukan kotoran di bawah kuku.
- Kuku mengeluarkan bau yang tidak sedap.
- Kuku tampak kusam dan tidak cerah.
- Kuku mudah rapuh atau retak.
- Muncul rasa nyeri, khususnya saat ada tekanan pada jari yang terkena jamur kuku.
Jamur kuku juga bisa mengakibatkan terpisahnya kuku dari alas kuku, sehingga pengidap akan merasa nyeri pada ujung kaki atau tangan. Perlu diketahui juga, jika jamur kuku bisa menular dari satu orang ke orang lain. Maka itu, sebaiknya hindari penularan dengan tidak berbagai sepatu yang sudah lama atau kaus kaki dalam jangka waktu lama dengan orang lain. Karena bisa saja sepatu atau kaos kaki mengandung spora jamur.
Cara Mengobati Jamur Kuku
Jika kamu mengalami tanda-tanda keberadaan jamur kuku sebaiknya segera temui dokter. Kondisi ini bisa sulit hilang jika tidak tertangani dengan segera. Perawatan jamur kuku dapat berupa:
- Antijamur Oral. Dokter akan memberi obat untuk membunuh jamur di seluruh tubuh. Cara ini biasanya ampuh menghilangkan infeksi kuku. Perawatan dapat berlangsung selama 2 bulan untuk infeksi pada kuku jari tangan, atau 3 bulan jika terjadi pada kuku kaki.
- Antijamur Topikal. Obat ini dapat kamu oleskan ke kuku dan dapat bekerja pada infeksi yang ringan. Hanya saja obat jenis ini belum bisa menyembuhkan infeksi yang lebih serius. Mungkin kamu perlu mengkombinasikannya dengan obat oral.
- Operasi. Jika perawatan lain tidak berhasil, dokter mungkin perlu mencabut kuku seluruhnya dan membiarkan kuku yang sehat tumbuh kembali pada tempatnya. Namun kuku yang baru juga bisa terinfeksi jika kamu tidak menjaga kebersihan kaki.