By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Dampak Negatif Menggunakan Softlens
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Dampak Negatif Menggunakan Softlens

Nisrina
Last updated: 2023/07/21 at 10:11 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
ilustrasi pemakaian softlens (foto: pinterest)
SHARE

Pada umumnya, lensa kontak atau softlens dianggap aman untuk digunakan. Itu bisa untuk tujuan riasan atau mempercantik mata atau sebagai pengganti kacamata yang membantu orang yang rabun jauh melihat lebih baik. Ingatlah bahwa softlens memiliki batas waktu. Tidak boleh dipakai selama satu hari, terutama selama berhari-hari tanpa dilepas.

Contents
1. Konjungtivitis atau Mata Merah2. Mata Mengalami Kekurangan Oksigen3. Mata Kering4. Alergi dan Infeksi Mata5. Ulkus Kornea6. Ptosis7. Refleks Kornea Berkurang

Risiko mengalami masalah mata yang serius meningkat jika Anda memakai softlens selama waktu yang lama dan saat tidur. Dampak negatif yang dapat mengintai mata Anda termasuk mata kering dan konjungtivitis. Jika Anda terus menggunakan softlens terlalu lama, perhatikan beberapa dampak berikut:

1. Konjungtivitis atau Mata Merah

Konjungtivitis dan bintil pada mata akan terjadi jika kamu mengenakan softlens terlalu lama, bahkan sampai berhari-hari tanpa melepasnya. Softlens akan menciptakan lingkungan lembap pada mata sebagai tempat berkembang biak mikroorganisme seperti virus dan bakteri.

Selain itu, kornea akan mengalami kekurangan oksigen ketika kamu memakai softlens. Sementara itu, tubuh tidak mampu melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus seefektif yang seharusnya. Giant papillary conjunctivitis (GPC) adalah jenis konjungtivitis paling umum yang dialami oleh pemakai softlens karena iritasi berulang dari lensa kontak.

2. Mata Mengalami Kekurangan Oksigen

Oksigen sangat penting bagi mata. Dengan adanya softlens yang menetap di mata dan menutupi seluruh kornea terlalu lama, maka softlens akan menghalangi oksigen untuk mencapai mata. Maka itu, dengan memakai lensa kontak atau softlens selama berhari-hari hingga sebulan dapat mengurangi pasokan oksigen ke mata.

3. Mata Kering

Sindrom mata kering merupakan fenomena yang terjadi ketika mata menjadi lemah dan gatal. Hal ini akan mengakibatkan kornea menjadi luka. Softlens menyerap sebagian besar air mata untuk menjaga kelembutannya, sehingga mata kamu justru menjadi kering. Kamu dapat menghindari peristiwa ini dengan tidak mengenakan softlens sepanjang waktu dan sering-seringlah mengistirahatkan mata dan menggunakan obat tetes mata untuk membuat kornea tetap terlumasi.

4. Alergi dan Infeksi Mata

Jika kamu memakai softlens terlalu lama, kamu mungkin akan mengalami infeksi pada mata atau alergi dalam jangka panjang. Infeksi terjadi karena abrasi kornea. Jika kamu memiliki mata kering atau jika softlens tidak dipasang dengan benar di permukaan mata, itu dapat menyebabkan abrasi kornea.

5. Ulkus Kornea

Saat bakteri, jamur dan virus muncul pada kornea dan dibiarkan tanpa diobati, maka kondisi ini akan berkembang menjadi tukak kornea. Kondisi ini bahkan dapat menyebabkan kebutaan permanen dalam kasus-kasus yang ekstrem.

6. Ptosis

Apabila kelopak mata kamu mulai mengeluarkan cairan seperti air liur dan kamu kesulitan membukanya, maka kemungkinan kamu mengalami ptosis. Terkadang cairan ini juga dapat bergerak ke dalam jaringan dan menarik kelopak mata, terutama saat softlens akan dilepas.

7. Refleks Kornea Berkurang

Refleks kornea adalah cara otak memberi tahu kelopak mata untuk menutup setiap kali ada bahaya yang masuk. Misalnya, seperti benda terbang, embusan angin, atau apa pun yang dapat merusak mata. Jika kamu terlalu sering mengenakan softlens, maka dapat melemahkan refleks ini. Artinya kelopak mata tidak akan menutup dengan cukup cepat, sehingga dapat menimbulkan bahaya dalam situasi tertentu.

Dengan mengetahui dampak negatif tersebut, kamu perlu lebih memperhatikan kesehatan mata. Ingatlah bahwa semakin lama kamu menggunakan lensa tanpa melepaskannya, maka semakin banyak endapan bakteri dan virus. Ini akan mengurangi suplai oksigen ke kornea hingga akhirnya merusak mata.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina Juli 21, 2023 Juli 21, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Inilah Perbedaan Mata Minus dan Mata Silinder
Next Article Kenali Manfaat Lemon Infused Water Untuk Kesehatan Pencernaan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?