By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Inilah Perbedaan Mata Minus dan Mata Silinder
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Inilah Perbedaan Mata Minus dan Mata Silinder

Nisrina
Last updated: 2023/07/21 at 10:03 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
ilustrasi pemeriksaan mata (foto: pinterest)
SHARE

Baik mata minus (miopia) maupun mata silinder (astigmatisme) sama-sama membuat pengidapnya mengalami gangguan penglihatan. Kedua pengidap penyakit mata itu sulit melihat objek secara jelas. Kedua masalah mata ini tak pandang bulu alias bisa menyerang siapa saja.

Contents
Mata silinder, melengkungnya kornea mataSulit Melihat Secara DetailBeda Mata Minus dan Silinder

Laantas, apa sih perbedaan mata minus dan silinder? Berikut pembahasannya!

Mata silinder, melengkungnya kornea mata

Sebenarnya, mata silinder dapat terjadi bersamaan dengan rabun dekat atau rabun jauh, juga dikenal sebagai mata minus atau miopia. Akibatnya, pengidap astigmatisme juga berisiko mengalami masalah mata lainnya. Apa yang menyebabkan mata silinder?

Menurut ahli dari American Academy of Opthalmology, mata silinder terjadi karena kelengkungan kornea atau lensa mata yang tidak rata. Kelengkungan ini menyebabkan sinar cahaya tidak dibiaskan dengan benar. Inilah yang menyebabkan pandangan terdistorsi atau menjado pada jarak dekat atau jauh.

Astigmatisme boleh dibilang sebagai keluhan mata yang sangat umum. Sayangnya, hingga kini para ahli belum mengetahui pasti mengapa bentuk kornea berbeda pada setiap orang. Namun, ada dugaan kalau penyebab mata silinder ini “diwariskan” dari orangtua. Di samping itu, seseorang juga bisa mengembangkan astigmatisme ketika mengalami cedera mata atau operasi mata.

Sulit Melihat Secara Detail

Untuk beberapa kasus, sebenarnya mata silinder ini tak menimbulkan gejala sama sekali. Akan tetapi, ada pula beberapa orang yang bisa mengalami gejala, seperti:

  • Kesulitan membedakan warna yang mirip.
  • Distorsi penglihatan, misalnya melihat garis lurus tampak miring.
  • Kesulitan melihat saat malam hari.
  • Pandangan jadi samar atau tidak fokus.
  • Menjadi sensitif terhadap sorotan cahaya.
  • Sering menyipitkan mata saat melihat sesuatu.
  • Mata mudah lelah dan sering tegang.

Selain itu ada pula gejala astigmatismea ata mata silinder lainnya. Menurut ahli di National Institutes of Health – Medlineplus– Astigmatisme juga bisa membuat pengidapnya sulit untuk melihat objek secara detail, baik dari dekat maupun dari kejauhan.

Beda Mata Minus dan Silinder

Lain mata silender, lain pula mata minus. Mata minus atau rabun jauh dikenal dengan sebutan miopia. Seseorang yang mengidap kondisi ini akan mengalami kesulitan melihat benda jarak jauh. Apa sebabnya?

Pada mata minus, sinar yang direfleksikan dari sebuah objek masuk ke mata melalui kornea, kemudian di foskuskan oleh mata ke retina. Namun, pada mata normal lensa dan korena membiaskan cahaya yang masuk, sehingga bayangan objek difokuskan tetap di retina.

Lalu, apa sih perbedaan perbedaan mata minus dan silinder? Perbedaan antara mata minus dan silinder terletak pada kesalahan refraksinya. Nah, berikut ini beberapa perbedaan mata minus dan silender:

  • Mata minus terjadi ketika cahaya terbentuk di depan retina, bukan tepat di retina. Sedangkan pada mata silinder, cahaya berfokus pada beberapa bagian retina secara bersamaan.
  • Mata minus disebabkan oleh cacat mata pada kelengkungan kornea yang berlebihan. Sementara itu, mata silinder terjadi ketika terdapat kelengkungan abnormal di beberapa bagian kornea.
  • Mata minus biasanya terjadi pada masa kanak-kanak dan dapat menghilang dengan sendirinya pada usia 20 tahun. Sedangkan mata silinder, dapat terjadi pada usia berapa pun.
  • Mata minus menyebabkan orang memicingkan mata untuk fokus melihat kejauhan, sedangkan mata silinder membuat orang memicingkan mata untuk fokus pada objek apa pun.
  • Mata minus dapat menyebabkan strabismus, sedangkan mata silinder dapat menyebabkan penglihatan ganda.
  • Mata minus dapat menyebabkan ketegangan mata, sedangkan mata silinder menyebabkan mata menjadi sensitif terhadap cahaya.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: CNN
Nisrina Juli 21, 2023 Juli 21, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Kematian Pria dengan Berat 200 Kg, 8 Komplikasi Akibat Obesitas yang Perlu Diwaspadai
Next Article Dampak Negatif Menggunakan Softlens
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?