By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Hindari Hal-hal Ini saat Memesan Makanan Online
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Hindari Hal-hal Ini saat Memesan Makanan Online

Nisrina
Last updated: 2023/10/11 at 9:50 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Credit: Creative Market
SHARE

Selama pandemi, Pemerintah telah mengimplementasikan kebijakan #dirumahaja dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh wilayah Indonesia sebagai upaya membatasi aktifitas di luar rumah. Dampaknya, akses untuk menikmati kuliner di luar atau berkumpul di kafe bersama teman-teman menjadi terbatas. Meskipun demikian, kebutuhan akan pangan tetap harus terpenuhi, dan inilah alasan mengapa layanan pesan antar makanan menjadi alternatif yang populer. Melalui layanan ini, kamu masih dapat menikmati hidangan favorit tanpa harus meninggalkan rumah.

Contents
Terlalu Banyak Memberikan Catatan (Notes)Tidak Mencantumkan Alamat yang LengkapMengabaikan Telepon/Chat KurirMenyuruh Kurir untuk Buru-buruMemesan dalam Jumlah yang Tak WajarMemberikan Penilaian yang Buruk Hanya Karena Kesal

Namun, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan ketika memesan makanan melalui layanan pesan antar agar tidak menguntungkan kedua belah pihak. Apa saja hal-hal tersebut? Simak informasinya di bawah ini!

Terlalu Banyak Memberikan Catatan (Notes)

Memesan makannan melalui jasa layanan pesan antar tidaklah sama dengan memesannya langsung di restoran. Jika kamu pesan makanan di restoran, pelayan akan langsung mencatat pesananmu dan kamu bisa request ini dan itu sesukamu. Tapi lain halnya dengan saat memesan makanan dengan kurir. Kurir yang akan memesankan makananmu pasti akan kerepotan jika ada banyak sekali catatan pada pesananmu. Apalagi kalau kamu pesanannya beragam. Kurir berbeda dengan pelayan yang memang sudah dilatih untuk mencatat apa keinginan pelanggan. Sebisa mungkin kurangi pemberian catatan pada pesananmu. Misalkan hanya menuliskan, “Jangan pedas”. Bukan seperti, “Pedasnya sedang saja, pakai cabainya 2 biji saja, jangan terlalu banyak saus, bla… bla..bla…”

Tidak Mencantumkan Alamat yang Lengkap

Kebiasaan ini memang kadang terlupakan karena biasanya kita tidak mau repot menuliskan alamat lengkap. Paling hanya nama jalan, nomor rumah, dan nama kompleksnya saja. Alangkah lebih baiknya jika kamu menuliskan alamat lengkap beserta patokannya. Meski alamat yang diberikan sudah tepat pada titik maps, tapi pada kenyataannya masih banyak kurir yang sering kebingungan saat mencari alamat yang dituju. Jadi selain memberikan alamat sesuai titik maps, berikan juga patokan rumahnya ya!

Mengabaikan Telepon/Chat Kurir

Hayo siapa di antara kamu yang setelah memesan makanan kemudian ponsel ditinggal begitu saja alias tidak dipantau pesanannya. Kurir biasanya akan menelpon atau chat kita, entah itu karena ada item yang kurang, harga tidak sesuai, hingga menanyakan patokan alamat rumah. Jika kamu tidak dalam keadaan stand by, kurir akan merasa kerepotan karena tidak bisa memutuskan.

Menyuruh Kurir untuk Buru-buru

Siapa di antara kamu yang sering menyuruh kurir untuk buru-buru mengantar pesananmu karena sudah lapar? Di tengah pandemi seperti saat ini, hal tersebut seharusnya dihindari karena bisa jadi antrianya dalam restoran ada banyak sehingga kurir harus menunggu terlebih dahulu. Oleh karena itu, sebelum kamu merasa lapar berat sebaiknya langsung saja memesan. Jadi kurir tak perlu terburu-buru mengantar makanan kepadamu.

Memesan dalam Jumlah yang Tak Wajar

Kurir makanan yang mengantar makanan pesanan kamu, biasanya menggunakan kendaraan roda dua alias motor untuk mengantar pesanannya sehingga ada batasan limit yang bisa mereka bawa. Jadi pesanlah dalam jumlah yang wajar. Jika ingin memesan banyak, lebih baik kamu menyewa dua kurir alias memesan dua kali sehingga semua pesanan bisa diantarkan dengan baik.

Memberikan Penilaian yang Buruk Hanya Karena Kesal

Terakhir adalah memberikan penilaian yang buruk hanya karena kamu sedang kesal. Mereka yang bekerja sebagai kurir bisa-bisa kena teguran oleh atasannya dan parahnya bisa saja dipecat. Jadi ketika kamu memberikan penilaian, ingatlah kalau mereka sudah berjuang mengantarkan pesananmu selamat hingga ke tujuan. Lain halnya jika pesananmu tidak sampai atau ada item yang hilang.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: pergikuliner
Nisrina Oktober 11, 2023 Oktober 11, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Mengulik Fakta Unik Nasi Kabaka khas Minangkabau
Next Article Daftar Lengkap Pemenang The Fact Music Awards 2023
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?