Mengenal SPF dan fungsinya untuk kulit ini sering kita jumpai dalam sunscreen. Pastinya kamu sudah familiar dengan istilah SPF ketika hendak membeli sunscreen. SPF seringkali menjadi hal yang kita temukan di produk sunscreen. Karena memiliki peran yang penting dalam melindungi kulit dari dampak buruk paparan sinar matahari. Tetapi, apa sebenarnya SPF itu?
Berikut adalah beberapa informasi mengenai SPF yang penting untuk diketahui. Yuk, simak selengkapnya!
Mengenal SPF dan Fungsinya untuk Kulit!
Apa Itu SPF?
SPF atau Sun Protecting Factor dalam produk sunscreen memiliki peran untuk melindungi kulit dari paparan sinar UVB. Melansir prevention.com, SPF merupakan alat ukur seberapa lama produk sunscreen akan melindungi kulit kita dan sinar UVB. Seperti yang kita tahu, sinar UVB memiliki potensi untuk merusak lapisan kulit sehingga menyebabkan kulit iritasi dan terbakar. Maka dari itu, SPF juga bisa disebut sebagai salah satu aspek yang menentukan tingkat efektivitas produk sunscreen dalam melindungi kulit kita.
Bagaimana SPF Bekerja?
Melansir blog.bonsecours.com, sunscreen memiliki dua metode untuk melindungi kulit dari sinar UV dan menjaganya agar tetap sehat. Chemical sunscreen ber-SPF bekerja dengan menyerap sinar UV sebelum masuk ke lapisan kulit dan menyebabkan kerusakan. Sedangkan mineral sunscreen ber-SPF bekerja dengan menempel di permukaan kulit dan menghalangi sinar UV untuk masuk ke dalamnya.
Kedua jenis tersebut sama-sama efektif dalam melindungi kulit kita dari sinar matahari. Bedanya, chemical sunscreen membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 30 menit untuk mengatur perlindungan dan mulai melindungi kulit dari sinar UV.
Sedangkan mineral atau physical sunscreen segera bekerja dan melindungi kulit secara langsung setelah diaplikasikan. Maka dari itu, Beauties bisa menyesuaikan jenis sunscreen yang akan dipakai dengan kebutuhan dan kondisi kulit kamu.
Tingkat Perlindungan SPF
SPF memiliki beberapa tingkat perlindungan untuk menunjukkan seberapa lama kulit kita terlindungi dari sinar matahari. Beauties tentu sering melihat tulisan SPF dengan angka pada kemasan sunscreen. Nah, angka tersebut mengindikasi waktu yang kulit butuhkan untuk terbakar ketika kulit tidak terlindungi sunscreen. Melansir healthline.com, SPF 30 menunjukkan bahwa kulit membutuhkan waktu 30 kali lebih lama untuk terbakar dibandingkan ketika tidak terlindungi oleh sunscreen.
Begitu pula dengan SPF 50, maka kulit membutuhkan waktu 50 kali lebih lama untuk terbakar dibandingkan ketika tidak terlindungi oleh sunscreen. Namun, hal ini hanya berlaku jika kita mengaplikasikan sunscreen dengan benar dan dalam jumlah yang tepat.
Memilih dan Menggunakan Sunscreen yang Tepat
Agar sunscreen dapat bekerja melindungi kulit kita secara efektif, penting untuk Beauties tahu bagaimana memilih jenis sunscreen dan level SPF yang tepat. Sunscreen dengan minimal SPF 30 lebih direkomendasikan untuk penggunaan sehari-hari, meskipun tidak banyak melakukan kegiatan di luar ruangan. Bagi kamu yang banyak beraktivitas di bawah sinar matahari, maka sunscreen dengan SPF 50 bisa kamu gunakan agar kulit terlindungi lebih optimal, terutama jika kamu memiliki kulit yang mudah terbakar atau alergi terhadap sinar matahari.
Di samping itu, berapapun tingkat SPF yang kamu gunakan, mengaplikasikan kembali sunscreen juga sangat penting untuk dilakukan. Jangan lupa untuk selalu re-apply sunscreen setidaknya 2 jam sekali jika kamu banyak berada di luar ruangan, serta lebih sering ketika kamu sedang berenang atau dalam kondisi berkeringat. Kamu bisa menggunakan sunscreen 15 menit sebelum beraktivitas, dan mengoleskannya pada seluruh bagian kulit yang terbuka termasuk belakang telinga dan leher.
Nah, itulah beberapa informasi seputar SPF pada produk sunscreen yang penting untuk kita ketahui. Sebagus atau semahal apapun sunscreen yang kita pakai tidak akan melindungi kulit kita secara efektif jika tidak menggunakannya dengan tepat. Maka dari itu, jangan lupa untuk selalu re-apply sunscreen kamu, ya!