By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: 6 Makanan yang Harus Dihindari saat Program Hamil
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

6 Makanan yang Harus Dihindari saat Program Hamil

Nisrina
Last updated: 2023/08/03 at 10:38 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
SHARE

Makanan dan minuman yang dikonsumsi ibu hamil selama kehamilan harus benar-benar bergizi sehingga bermanfaat bagi bayi.

Contents
Makanan Mentah dan Setengah Matang Wajib Dihindari1. Daging Mentah atau Setengah Matang2. Hati dan Makanan dengan Vitamin A Tinggi3. Susu dan Produknya yang Tidak Dipasteurisasi4. Salad yang Tidak Dicuci 5. Telur Mentah atau Telur Setengah Matang6. Jenis Ikan Tertentu

Makanan yang mengandung kalsium, misalnya, tidak hanya membantu tulang ibu hamil tetap kuat, tetapi juga bermanfaat untuk perkembangan janin. Ada makanan yang harus dihindari selama kehamilan dan ada yang aman untuk dikonsumsi. Apa yang harus dihindari saat program hamil? Berikut penjelasannya.

Makanan Mentah dan Setengah Matang Wajib Dihindari

Buat kamu yang saat ini sedang menjalani program hamil, satu hal yang direkomendasikan adalah untuk tidak stres. Terkadang yang sering dialami pasangan muda saat sedang menjalani program hamil adalah perasaan tertekan dan keinginan menggebu untuk segera punya anak.

Stres dapat mengganggu ovulasi, untuk itu semestinya kamu harus bersikap santai dan rileks. Menerapkan pola hidup sehat juga bagian dari program hamil yang bisa dilakoni, termasuk olahraga dan konsumsi makanan sehat. Terkait makanan, ada jenis makanan yang harus dihindari jika kamu sedang menjalani program hamil. Apa sajakah itu?

1. Daging Mentah atau Setengah Matang

Daging apa pun yang hendak dimakan selama program hamil hendaknya dimasak dengan benar, sampai tidak ada lagi darah keluar dari dagingnya. Mengonsumsi daging mentah atau setengah matang berisiko terinfeksi toksoplasmosis, yaitu parasit kecil yang bisa hidup di daging mentah.

2. Hati dan Makanan dengan Vitamin A Tinggi

Hindari hati dan produk hati, seperti pate hati dan sosis hati. Produk hati memiliki banyak vitamin A di dalamnya dan tidak disarankan untuk pasangan yang sedang menjalani program hamil. Meski begitu,  mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A dosis rendah seperti wortel tetap diperbolehkan.

3. Susu dan Produknya yang Tidak Dipasteurisasi

Sebagian besar susu yang dijual di toko-toko, supermarket, dan restoran umumnya sudah dipasteurisasi, sehingga aman untuk dikonsumsi. Susu yang sudah dipanaskan tidak lagi mengandung bakteri berbahaya seperti toksoplasmosis, listeriosis, dan campylobacter yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

4. Salad yang Tidak Dicuci 

Periksa bahan dalam salad kemasan yang kamu beli untuk memastikan tidak mengandung makanan lain yang harus dihindari. Jika salad telah ditinggalkan pada suhu kamar untuk waktu yang lama, sebaiknya jangan dimakan lagi, karena kemungkinan sudah ada pertumbuhan bakteri. Jika kamu membeli salad siap makan yang belum dicuci sebelumnya, akan tertulis ‘cuci sebelum digunakan’ di kemasannya. Itu artinya kamu perlu mencuci bersih sebelum memakannya.

5. Telur Mentah atau Telur Setengah Matang

Pastikan kamu mengonsumsi telur yang dimasak dengan matang. Telur setengah matang kemungkinan mengandung salmonella di dalamnya. Selain tidak mengonsumsi telur setengah matang atau telur mentah, cobalah untuk menghindari mayones atau mousse.

6. Jenis Ikan Tertentu

Ikan adalah sumber makanan yang baik karena kaya akan vitamin dan mineral. Mengonsumsi ikan setidaknya dua kali seminggu sangat baik untuk kesehatan. Namun, untuk ikan seperti salmon, trout, mackerel, atau herring, ada baiknya jumlah konsumsinya dibatasi karena kemungkinan mengandung polutan yang dapat membahayakan bayi.

Ibu juga harus membatasi jumlah ikan tuna yang dikonsumsi, karena kandungan merkuri di dalamnya lebih banyak daripada ikan lainnya.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina Agustus 3, 2023 Agustus 3, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Waxing vs Shaving, Lebih Aman Mana?
Next Article Radang Tenggorokan Bisa Dipicu Makanan Manis, Ini Penjelasannya
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?